Kalau banyak orang bilang wajah kamu kelihatan jauh lebih muda daripada umur aslinya, please... Sist, jangan senang dulu! Bisa jadi kesenangan itu adalah fatamorgana. 🤣
Pernyataan Pak Ngatawi dari perwakilan PT. Pegadaian Persero di atas menampar saya dan temen-temen Blogger lainnya yang hadir di acara Investasi Jaman Now Sabtu kemarin.
Berawal dari rasa penasaran melihat postingan Instagram Tiara, @tiaranab_ yang mereview produk Nutrimoist dari CNI ini, saya tertarik mau ikutan coba juga. Soalnya klaim produknya bagus dan manfaatnya banyak banget. Masa iya sih sebuah pelembab bisa mengobati luka bakar dan sariawan? Sounds like a magic cream 🤔
Sebagai lulusan Teknik Industri yang seharusnya berkerja di ranah manufacture atau pabrik, saya sangat tidak bangga karena main ke pabrik aja bisa dihitung pakai dua jari. 😂 Menurut saya pabrik itu sangat tidak asyik dan monoton. Ke sininya saya jadi paham bahwa kerja di balik meja kantor juga bisa monoton, dan sebenarnya banyak pabrik berteknologi tinggi di Indonesia yang asyik banget untuk dijadikan tempat berkerja. Seperti Pabrik Pocari Sweat yang pernah saya kunjungi pertengahan tahun 2016 lalu.
Produk Cetaphil Gentle Skin Cleanser sebenarnya sudah saya pakai sejak tahun lalu, persis sebelum imlek tahun 2017. Saat itu jerawat dan beruntusan di kulit wajah saya lagi aktif-aktifnya, makanya saya aktif juga mencari skincare yang cocok buat mengatasi jerawat dan beruntusan tadi. Beberapa teman Blogger saya yang punya wajah bermasalah dan sensitif sempat nawari untuk mencoba produk satu ini, tetapi masih saya abaikan. Saya sempat sangsi, "Apa iya cocok buat saya dan efeknya sebagus itu?" Sampai saya lihat ada satu website Online Shop memberikan diskon untuk pembelian produk Cetaphil dan saya tergiur, lalu terbelilah Cetaphil Gentle Skin Cleanser ukuran setengah liter (masih dapat bonus ukuran 125 ml pula). 😄
Jl. Brawijaya Raya No.26, RT.1/RW.2, Pulo, Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12160, Indonesia
Dari awal saya dan Danial memutuskan menikah sampai keriuhan resepsi tersebut berakhir, wacana bulan madu nggak pernah kami bahas. Kepikiran sih ada, tapi pada saat itu kami merasa bulan madu nggak jadi kebutuhan utama.
Siapa yang punya resolusi kayak gitu juga? Saya enggak punya resolusi untuk mengubah penampilan total sih, tapi saya pengen banget awal tahun ini keinginan untuk ganti model rambut dan ganti model kacamata yang hilang sejak tahun lalu terpenuhi. Kalau soal rambut saya masih galau mau dipotong model apa, agak clueless sampai sekarang. Tapi kalau soal kacamata saya udah ketemu jodohnya, dong! Thanks to Clozette Indonesia yang sudah memperkenalkan Optik KMN. Saya jadi ketemu jodoh kacamata baru yang lebih kece. 😍
Skincare Over Makeup bakal jadi salah satu resolusi saya di tahun 2018 nanti. Memasuki usia kepala 3 (siapa yang kemarin bilang saya masih 18 tahun? Hayoo, ngaku!) fokus saya sama skincare makin menjadi-jadi. Selain isu aging yang harus saya hadapi kedepannya, masalah kulit wajah seperti jerawat dan bekas-bekasnya—yang tiap pergi pasti datang lagi itu—enggak pernah usai. :(
Ungkapan tersebut tentu bukan excuse saya menjadi pasrah dan malas mencari jodoh, ya! Tetapi ungkapan tersebut mengajarkan saya untuk selalu menerima dengan ikhlas sebuah kehilangan. So deep, isn't it? Hahaha.
LEBIH PENTING MANA NIH, EYEBROW LINER ATAU EYELINER?
Saya tau banget jawabannya pasti bervariasi. Temen-temen yang punya mata kecil dan rada beler, Eyeliner adalah benda wajib yang harus dipakai sebelum keluar rumah. Kalau enggak pakai bisa-bisa dibilang belum bangun tidur. Sepengalaman? Hehehe... sedangkan temen-temen yang beralis tipis, punya alesan takut bisa ngeliat tuyul kalau enggak pakai Pensil Alis / Eyebrow Liner. Kan Serem! 😧
Maraknya perkembangan dunia kecantikan enggak hanya ditandai dengan kemunculan Merek/Produk Kosmetik baru, tetapi juga tren Makeup Semi Permanen seperti: Sulam Alis, Sulam Bibir, Tanam Benang, Filler, Eyelash Extension, dan semacamnya. Buat sebagian orang dan profesi, kehadiran fenomena tersebut menguntungkan sekali.
Biasanya tiap habis keramas saya sering berandai-andai, kalau aja saya seorang Milyarder hal pertama yang kepengen banget saya beli adalah jasa Kapster Salon Pribadi. 😁
Temen-temen pernah nggak ngebanyangin kalau manusia di dunia isinya orang kulit putih semua ATAU orang kulit hitam semua? Saya, sih, ngebayangin aja ogah, apalagi kejadian beneran. That's why I'm really sad to watch this video! :(
Cara masing-masing orang menjaga kesehatan sangat beragam. Ada yang konsen sama diet dengan menjaga pola makan / mengatur jenis makanan tertentu untuk dikonsumsi. Ada yang lebih memilih olahraga seperti yoga, gym, atau body building. Pun ada yang memilih keduanya, menjaga pola makan ketat sambil rutin berolahraga. Kalau ditanya, "saya ada di sebelah mana? Diet sehat atau olahraga rutin atau keduanya?" Saya pilih keduanya, tapi... saya masih ragu menyebut diri sendiri sebagai pelaku healthy lifestyle yang baik karena masih belum disiplin melakukan keduanya. Hahaha.
Selama trend lip cream masih laris manis di dunia pergincuan Indonesia, selama itu pula saya enggak bakal bosen nge-review. Saya harap temen-temen pembaca juga enggak bosen baca review saya, ya! Please, jangan ada "yah... racun gincu lagi racun gincu lagi!" diantara kita. 😝
Dalam penggunaan complexion seperti base makeup, foundation, dan bedak, saya termasuk pengguna yang irit. Saya kurang cocok menggunakan foundation/bedak berlapis-lapis. Yah, maksimal paling hanya 2 layer foundation + concealer, ditambah sedikit bedak tabur/bedak padat yang dioles menggunakan kabuki brush agar tidak terlalu kelihatan berminyak. Makanya Foundation dan bedak saya lama banget habisnya (kecuali concealer sering dipakai buat nutupi bekas jerawat).
Puasa kemarin, saat orang-orang ribet milihin baju baru mana yang mau dipakai Lebaran, saya malah ribet mikirin gimana caranya bikin jerawat dan bekas-bekasnya tersamarkan. Yes, the struggle is real for acne fighters! Kalau masalah nutupi jerawat pakai makeup, mah, gampang. Ke mall aja saya pakai makeup, apalagi silaturahmi ke rumah saudara?
Kalau kemarin saya sudah review ICON Eyeshadow Palette by ABSOLUTE NEW YORK, kali ini saya mau review produk ABSOLUTE NEW YORK lainnya yaitu Lip Mousse. Lip Mousse ini sejenis Lip Cream tapi full coverage. Apa iya se-full coverage itu? Baca review-nya sampai mentok, ya! 😁
Bisa dibilang ICON Eyesadow Palette by ABSOLUTE NEW YORK adalah produk eyeshadow palet pertama yang saya review di blog. Karena saya enggak terlalu fasih pakai eyeshadow warna-warni di kelopak mata, koleksi eyeshadow palet saya enggak banyak. Paling banter saya punya single eyeshadow, eyeshadow trio (isi 3 warna), dan palet-palet kecil yang berisi 6 warna eyeshadow netral. Namanya juga wanita, selalu iri melihat rumput tetangga.
Salah satu hal yang membuat saya bersyukur dilahirkan di zaman milenial adalah mudahnya melakukan apapun dengan bantuan teknologi. Sekarang ini hampir semua hal dapat saya lakukan melalui satu perangkat handphone saja, mulai dari jasa transportasi, home cleaning, katering, sampai belanja kebutuhan rumah tangga. Walaupun saya dapat digolongkan sebagai kaum urban yang kekinian, sebetulnya saya masih senang cara konvensional, kadang-kadang, kalau sedang banyak waktu.
Kata siapa cari pelembab yang cocok dengan kulit wajah itu mudah? Susah, Sist, saya aja belum ketemu sampai sekarang. Saya lebih mudah ketemu sunblock yang cocok dengan kulit wajah. Entah mengapa, kulit saya yang berminyak kombinasi dan mudah berjerawat ini lebih rewel diolesi pelembab ketimbang sunblock.
Disclamer foto produk: karena keterbatasan waktu, saya foto produk saat malam hari. Hal ini membuat warna produk jadi agak temaram / kurang keluar apalagi blush on warna pink BO 01. Sebagai gambaran, warna produk yang sangat mendekati asli ada di foto swatch dengan media tangan saya.
Menyambung postingan dua minggu lalu, saya janji bikin review dan tutorial contouring pakai PAC NEW CONTOURING KIT. So, here we go!
Kalau ditanya, "teknik makeup mana yang lebih kamu suka, Contouring atau Strobing?" maka akan saya jawab, STROBING! Bukan karena jago tapi karena saya enggak bisa contouring. 😂
"Situ, sih, enak kulitnya mulus, makeup jadi enggak ribet! Coba sini, jerawat di mana-mana, butuh concealer dan foundation berlapis-lapis buat nutupin, tapi... jerawat tetap keliatan. Huhuhu"
Temen-temen pernah dicurhatin hal yang sama atau pernah curhat kayak gitu juga? Saya mah sering. 😂
Persis bulan Maret tahun lalu, saya kembali mewarnai rambut setelah tiga empat tahun absen bereksperimen. Warnanya cokelat hazelnut ke-blonde-blonde-an gitu... saya suka karena pas dengan warna kulit dan wajah. Namun tidak ada yang abadi di dunia ini, bukan? Termasuk warna cat rambut.
Hampir dua bulan blog aprijanti.com sepi tulisan, bahkan bulan februari kemarin saya nggak menulis satu postingan pun, kangen, tetapi rasa malas lebih berat daripada kemauan jari-jari saya menari di atas keyboard laptop butut ini. Mau tau nggak gimana cara biar mood nulis saya balik? Salah satu cara paling ampuh yang sedang saya coba dengan menebar semua produk skincare dan makeup yang belum sempat saya review. Hehehe. Cukup ampuh, setiap duduk depan meja rias saya jadi merasa dipelototin, "tulis gue, nggak? Tulis gue cepetan!" 😝
Makin ke sini tren hidup sehat semakin banyak peminatnya, khususnya masyarakat urban Ibu kota. Di mulai dari komunitas sepeda fixie pada tahun 2012 lalu, memunculkan banyak komunitas olahraga lain seperti lari dan yoga. Lalu yang paling happening sekarang, fenomena diet serta menjamurnya katering sehat. Ternyata sadar hidup sehat sudah menjadi pilihan bahkan menjadi hal lazim yang terus berlanjut.
Usia pubertas, sekitar 12 – 18 tahun, adalah usia di mana sesorang sadar sama penampilan diri. Dari ujung rambut sampai ujung kaki kalau ada kurangnya pasti membuat kita risih dan tidak percaya diri. Begitu juga saya. Saat puber, saya jauh dari kece—kurus dan pemalu. Saya punya kekurangan yang bikin minder luar biasa yaitu bentuk gigi saya tidak rata. Saya jadi punya cita-cita ketika sekolah dulu, jika sudah bekerja dan memiliki penghasilan sendiri maka hal pertama yang ingin saya lakukan adalah pasang Bracket / Behel.
I've been in love with pasta for long looooong time. Mungkin sejak pertama kali lidah saya nyobain pasta, saya udah jatuh cinta sama masakan Italia satu ini. Inget cerita saya waktu mampir ke Gastromaquia, Restoran Spanyol dengan menu andalan seafood, yang saya cari pertama kali tetaplah pasta. Hahaha. Habis gimana dong, udah kadung cintak. 😋
Ada tiga hal dalam hidup yang masih bikin saya galau sampai sekarang. Pertama jati diri, kedua karir, ketiga jerawat. Tolong jangan ketawain poin pertama dan kedua yang terkesan sangat abegeh, APALAGI POIN KETIGA! Hahaha. They are pity but truly true. Ketiga hal tersebut masih saya cari dan perjuangkan. Saya enggak akan bahas poin pertama dan kedua karena biasanya saya tulis melalui postingan curhat ber-hastag #BeforeMidnight. Sedangkan poin ketiga udah sering saya tulis di blog, gimana perjuangannya membasmi jerawat yang tak kunjung usai, sampai akhirnya saya pasrah. *meskipun pasrah tetep berjuang nyari skincare yang cocok, kok.
Banyak kebiasaan yang mulai saya tinggalkan sejak tidak lagi berkeja kantoran, salah satunya nongkrong di kafe lucu bareng temen deket atau rekan kerja. Kangen sih sama kegiatan kayak begitu, cuma akhir-akhir ini saya kesulitan bagi waktu di luar pekerjaan, ditambah ke-mager-an yang setinggi gunung. Sampai saya bosan sendiri. Ahh.. kangen makan Pasta, Pizza, Mocktails dingin, dan suasana remang dengan latar musik akustik.
Malam tahun baru, saat di mana orang-orang menikmati pesta kembang api dan bikin list resolusi, saya malah tidur. Hehehe. Siapa yangkeblukjuga kek saya? Ngacung!
Ternyata... Dokter kalau lagi ngumpul perangainya enggak jauh beda sama kita, ya? Doyan bercanda, doyan karaoke, dan banci tampil juga. Hahaha. Entah karena kewajiban acara atau memang beliau-beliau yang doyan? Saya melihat pemandangan langka minggu kemarin; melihat Dokter dan Staff Manajemen Klinik yang biasanya terkesan serius dan misterius menjadi super pecicilan. Such an entertainment! 😁
Saya pribadi sebenernya jarang banget bikin tampilan makeup glamour, bahkan ke pesta sekalipun masih seneng pakai makeup natural. Kecuali lagi pengen centil dan diliat orang, baru pakai lipstik merah. Hahaha. Tapi gimana kalau ditantangin?
Semoga kita diberi berkah yang lebih berlimpah di tahun ini, ya, mentemen! Saya kagum banget sama semangat kalian bikin resolusi, di mana saya malah mager ngapa-ngapain, termasuk nulis blog. Untunglah ada dua produk unyu yang manggil-manggil untuk difoto dan direview, jadilah Review GARNIER Micellar Water ini sebagai postingan pertama saya di tahun 2017.