APRIJANTI

story, hobby, and beauty blog

Indonesia

Review dan Cara Pakai Scarlett Skin Smoothing Retinol Serum

Wanita ketika sudah menginjak usia kepala tiga rata-rata akan pusing mikirin skincare, "harus pakai skincare anti-aging agar kulit wajah jauh-jauh dari kerutan dan garis halus, ya!" Ceunahhh... Apa kabar aku, ya? Tahun ini sudah menginjak usia 35 tahun tapi masih saja berkutat sama masalah jerawat. 😭 Pengennya, sih, bisa fokus pakai retinol biar kayak orang-orang yang kulitnya licin bin mulusss.

Kenapa kulit wajah kita perlu retinol?

Sebelumnya kita perlu tahu dulu retinol itu apa, sih? Kenapa segitu digandrunginya sama Skincare Enthusiasts?

Retinol adalah turunan Vitamin A yang awalnya, sekitar tahun 1970an, digunakan Peneliti sebagai obat jerawat. Namun ternyata retinol punya satu super power lain, yaitu mampu merangsang produksi kolagen DANNNN... dapat mempercepat proses pembaruan sel-sel kulit mati sehingga tekstur kulit jadi lebih licin bin mulusss. (sumber: hellosehat.com)

Dengan satu kandungan ajaib ini saja di skincare, sebenarnya sudah cukup menangani banyak masalah kulit. Itu makanya banyak dokter kulit dan Skincare Enthusiast yang menyarankan untuk mulai menggunakan retinol secara rutin ketika sudah menginjak usia 25 tahun ke atas.

Sebenarnya masih ada beberapa fungsi retinol lainnya yang baik bagi kulit, tetapi selain banyak kebaikannya, retinol juga punya efek samping pada kulit di awal-awal pemakaiannya. Terlebih lagi jika kalian punya kulit yang cenderung sensitif, kayak aku gini 😣

Awalnya aku anti sama sekali dengan skincare berkandungan retinol, tapi lama-kelamaan luluh juga―penasaran, terus akhirnya coba-coba, deh! Hehehe...

Sejak tahun lalu aku sudah rutin pakai Retinol Toner. Aku mulai dari produk skincare yang punya kandungan retinol paling kecil dan teksturnya paling encer untuk meminimalkan efek sampingnya. Lalu... 

Bagaimana hasilnya setelah pemakaian rutin retinol toner di kulit yang mudah berjerawat?

So far so good, aku puas sama hasilnya. Retinol toner tidak langsung menghilangkan jerawatku, ya, mungkin karena kandungannya yang juga ringan. Efek yang aku rasakan adalah tekstur kulit jadi lebih halus dan mengurangi kadar minyak pada wajah.

Karena efek yang kelihatan itu juga, aku jadi serakah, nih... aku pengen upgrade nyobain retinol serum dengan active ingredients yang lebih tinggi. Siapa tahu, kan, hasilnya bisa lebih bagus lagi (ya, namanya juga ikhtiar) hehehe...

Aku cari-cari retinol serum yang sekiranya ringan di kulit, ketemulah sama serum satu ini:

 Scarlett Skin Smoothing Retinol Serum 

Isi 15ml | Harga normal Rp75,000 | BPOM RI NA 18210100520
retinol-serum-scarlett

Sejak dia launching, serum ini sudah jadi whistlist-ku. Sejarahku sama serum-serumnya Scarlett, kan, cocok banget, ya. Apalagi acne serumnya yang selalu aku repeat order. Entah bagaimana nasib jerawatku tanpa Scarlett Acne Serum, makanya aku ber-husnudzon sama retinol serumnya.

Mari kita bahas packagingnya dulu~

Kemasannya tidak jauh beda dari serum-serum Scarlett lainnya. Kecil mungil dan terbuat dari kaca. Pembedanya hanya pada warna stiker di kemasannya saja, Scarlett Skin Smoothing Retinol Serum punya stiker berwarna toska.

Pada botol kaca dan kemasan kartonnya sudah memuat informasi lengkap mengenai klaim produk, ingredients, cara pemakaian dan cara penyimpanan, expired date, serta hologram untuk mengecek keaslian produk.

serum-scarlett

Jangan lupa untuk selalu cek keaslian produk Scarlett di sini ➔ verify.scarlettwhitening.com
Lalu isi data yang diminta dan masukan kode di bawah barcode untuk mengecek kode serinya. Kalau kemasanku kodenya yang SSPKY7J ini.

serum-scarlett

Setelah mengisi data, nanti keluar deh keterangan keaslian produk Scarlett yang kita miliki seperti ini:
skincare scarlett

Kalau teman-teman perhatikan, hanya di kemasan ini saja Scarlett menuliskan, "NOT FOR PREGNANT WOMAN / TIDAK UNTUK IBU HAMIL" dan juga memberikan note, "Start every 2 or 3 days & gradually increase to daily application. Use consistently for maximum result.

Retinol pada skincare memang termasuk harsh ingredient, makanya di awal aku tulis, "aku pilih-pilih banget sama retinol serum". Selain mudah mengiritasi kulit, retinol tidak boleh digunakan oleh Ibu hamil dan Ibu menyusui, selain itu retinol juga tidak boleh digunakan setiap hari. 

Aku pribadi pakai retinol serum hanya dua kali seminggu. Selain takut iritasi, aku sadar diri karena punya kulit yang lumayan sensitif hehehehe. Namun jika kulit teman-teman cenderung normal dan agak "kulit badak" lalu rutin menggunakan retinol serum dalam jangka waktu lama dan tidak menunjukan masalah, maka retinol serum dapat digunakan setiap hari.

HACKS! Cara Pakai Serum Retinol yang Efektif di Kulit Sensitif:

  • Gunakan retinol hanya di malam hari.
  • Pertama-tama pastikan wajah sudah dicuci bersih, lalu keringkan.
  • Pastikan wajah benar-benar kering, lalu oleskan retinol serum secukupnya.
  • Retinol serum tidak boleh digunakan banyak-banyak, cukup sebesar biji jagung saja sudah meng-cover seluruh permukaan kulit wajah dan leher.
  • Gunakan pelembab minimal 20-30 menit setelah penggunaan retinol serum.
  • Jika teman-teman ingin menggunakan toner/essence sebelum penggunaan retinol serum, maka pastikan kulit wajah benar-benar kering (baiknya diberi jeda 20-30 menit).
  • Jangan gunakan retinol berbarengan dengan skincare eksfoliasi atau produk-produk yang mengandung AHA/BHA/Benzoyl Peroxide karena berisiko bikin kulit tambah kering, mengelupas, dan iritasi.
  • Hindari pemakaian retinol serum selama masa kehamilan dan menyusui.
  • Di awal-awal pemakaian, cukup gunakan retinol serum 2 kali seminggu. Bulan berikutnya bisa lebih sering menjadi 3 kali seminggu. Jika cocok, di bulan berikutnya lagi bisa digunakan hampir setiap hari.

Cara di atas efektif di kulitku, jadi less irritating dan irit penggunaan layer skincare lainnya. Cukup retinol serum dan pelembab saja, sudah beres! 😁

Aku menemukan teknik ini dari TikTokers/Skincare Enthusiast luar negeri yang membagikan pengalamannya menggunakan berbagai teknik penggunaan retinol serum. Cara "pakai retinol di kulit kering" tersebutlah yang paling efektif di kulitnya (dan ternyata di kulitku juga).

Jika teman-teman sampai saat ini belum merasa cocok menggunakan retinol serum, coba deh ganti teknik pemakaiannya kayak cara di atas! Kuncinya harus sabar dan pelan-pelan, ya πŸ‘Œ

Lanjut kita bahas tekstur serumnya~

Scarlett Skin Smoothing Retinol Serum punya tekstur yang agak kental, warnanya juga agak pekat. Aku nggak ada masalah, sih, sama teksturnya. Karena agak kental jadi awet, gitu. Dipakai sedikit saja, kira-kira 3 sampai 4 tetes, cukup untuk seluruh permukaan wajah dan leher.

retinol-scarlett

serum-scarlett

Walau teksturnya kental dan tidak runny di kulit, ketika diratakan sangat mudah karena terasa licin. No efforts banget, deh, pas diaplikasikan ke kulit! Terus... yang paling aku suka, tidak ada wewangian yang mengganggu. Scarlett Skin Smoothing Retinol Serum tidak mengandung fragrance sama sekali 😚

Finish-nya setelah digunakan kulit jadi agak matte. Serum ini bakalan cocok banget buat pemilik kulit berminyak karena bisa mengontrol produksi minyak jadi nggak terlalu keluar. Pas bangun tidur, kulit nggak becek pertamina, shayyy~

Scarlett Skin Smoothing Retinol Serum punya 4 hero ingredients:
  1. ENCAPSULATED RETINOL yang dapat membantu menyamarkan garis-garis halus dan mengencangkan kulit, mempercepat proses regenerasi kulit, meratakan warna kulit, dan mencegah timbulnya jerawat. Disebut "encpsulated" karena serumnya dibuat seperti di dalam kapsul gitu dan tidak langsung diserap kulit saat itu juga―diserap kulit pelan-pelan sehingga less irritating/dibuat agar tidak terlalu mengiritasi.
  2. POMEGRANATE EXTRACT untuk melindungi kulit dari efek buruk sinar UV dan membantu melawan bakteri penyebab jerawat.
  3. HEXAPEPTIDE-8 untuk membantu mencegah tanda-tanda penuaan dini, membantu menghidrasi kulit, dan membantu menyejukkan kulit yang teriritasi ringan.
  4. ALLANTOIN untuk membantu mengidrasi kulit dan membantu menghaluskan kulit.
Aku perhatiin hero Ingredients di atas dibuat sebagai supporting actors supaya tidak/mengurangi efek iritasi penggunaan retinol serum, seperti: kulit kemerahan, kering dan mengelupas.

Ingredients lainnya yang nggak kalah bagus ada kandungan Glycerin, Vitamin C, dan lainnya yang bisa dilihat di sini

kandungan-serum-scarlett

Efek Pemakaian Retinol Setelah 1 Bulan

Alhamdulillah... selama kurang lebih 1 bulan aku mencoba serum ini, dengan durasi pakai seminggu dua kali saja, aku tidak mengalami iritasi. Yay! Yang penting itu aja dulu. Karena hasil dari penggunaan rutin retinol tidak bisa dilihat dalam waktu yang instan, minimal 6 bulan baru kelihatan dan terasa manfaatnya. Iyah, selama itu. Pengguna retinol memang orang-orang yang sabar ygy~

Bonusnya nih, kulitku terasa lebih halus, walau jerawat kadang-kadang masih nongol juga, tetapi minyak di kulit terkontrol banget. Kulit jadi lebih matte gitu, nggak sumuk.

serum-scarlett

6 bulan kedepan mungkin aku bisa kasih update kondisi kulitku di postingan ini, tungguin aja!

Kata aku, teh, Scarlett Skin Smoothing Retinol Serum cocok digunakan untuk pemula yang ingin coba-coba pakai retinol. Dia less irritating, teruji bebas merkuri & hydroquinone, registered by BPOM, sudah dermatologist tested dan clinically tested for non-irritant, local brand skincare yang harganya terjangkau pula, dan teksturnya enakeun. Layak untuk dicoba!πŸ‘Œ

Teman-teman yang mau coba-coba juga, pastikan beli produk Scarlett di official Shop-nya, yah! Langganan aku beli di sini, nih.
Atau bisa juga melalui channel-channel Scarlett official shop lainnya ini: linktr.ee/scarlett_whitening

scarlett-serum

See ya' in the next review!

Comments