APRIJANTI

story, hobby, and beauty blog

Healthy and Low Calorie Lifestyle with ION Water

Kalau aja saya tidak berkaca pada penyakit yang pernah diderita almarhum Bapak, mungkin sampai sekarang saya nggak terlalu peduli sama kesehatan. Saya anak Bapak. Saya pikir darah kami pasti sama dan penyakit yang ada pada almarhumah Bapak, pasti juga berpotensi menyerang saya jika saya nggak memiliki kesadaran untuk melakukan pola hidup sehat.

Semudah stretching setiap pagi, olahraga rutin walau cuma seminggu sekali, banyak minum air putih, istirahat cukup, hindari begadang, dan memilih makanan & minuman yang baik untuk tubuh kita.


Menurut Bapak Ricky Suhendar, Marketing Direktur Amerta Indah Otsuka pada acara launching ION Water yang saya hadiri kamis lalu di Thamrin Nine Ballroom mengatakan, "masyarakat Indonesia saat ini cenderung memiliki kesadaran untuk menjalani pola hidup sehat. Riset Mintel mengatakan bahwa 75% masyarakat Indonesia ingin memiliki pola makan yang sehat dan 58% lainnya ingin melakukan lebih banyak olahraga."

Ricky Suhendar, Marketing Direktur Amerta Indah Otsuka

Dari riset yang hanya wacana "keinginan", saya jadi paham masyarakat Indonesia, khususnya daerah urban, sudah melek banget sama pola hidup sehat, tinggal aktualisasinya nih yang nggak semua orang bisa konsisten (termasuk saya, kok) 😅

Di acara launching ION Water saya dapat insight, banyak cara sederhana yang bisa kita terapkan untuk menjaga pola hidup sehat. Salah satunya ini: sempatkanlah melakukan peregangan/yoga sederhana di kantor.

Sebelum acara di mulai, kami semua yang hari di acara launching ION Water mempraktekkan peregangan/yoga sederhana dulu selama 15 menit. Manfaatnya banyak sekali, selain bisa menghindari stress karena load pekerjaan, peregangan/yoga sederhana akan memperlancar sirkulasi udara masuk ke tubuh kita, otot-otot pun jadi rileks.

Wah... kalau saya tulisin lengkap tutorial peregangan/yoga sederhana yang saya dapat di event, kayaknya bakal panjang banget. Temen-temen bisa searching tutorialnya di youtube, yah. :)

Instruktur Yoga di acara launching ION Water

Peserta yang hadir melakukan Yoga bersama. Seru! 😆

Sesi yang paling insightful adalah materi yang dibawakan oleh Dokter Haekal Yassier Anshari serta bincang-bincang dengan Jenahara Nasution, seorang Fashion Designer dan Social Media Activist.

Dokter Haekal Yassier Anshari

Dari Bapak Dokter, saya jadi tahu kalau tubuh mengandung cairan yang terdiri dari air dan ion yang dapat membantu sel tubuh untuk beregenerasi. Cairan tersebut akan menyusut seiring aktivitas kita sehari-hari, apalagi kalau beraktivitas berat. Cairan berupa air dapat diganti oleh konsumsi air putih yang cukup, namun bagaimana jika cairan ion yang hilang? Digantinya pakai apa hayooo?

Ion ditubuh dapat diganti dengan makanan bergizi tinggi, sayur, dan buah-buahan. Siapa di sini yang jarang banget makan sayur dan buah-buahan? Saya sekurang-kurangnya pasti mengkonsumsi buah-buahan saat pagi hari. Walau hanya sepotong Pepaya. Manfaatnya penting banget untuk pencernaan. Sedangkan manfaat Ion tubuh secara umum adalah  untuk membantu regenerasi sel-sel tubuh, meningkatkan metabolisme tubuh, sehingga dapat memperkuat sistem imun dan meningkatkan kinerja saraf dan otak.

Kebayang, kan, kalau tubuh kita kekurangan ion? Agak seram. 😓

Melalui inovasinya PT. Amerta Indah Otsuka, penghasil produk makanan dan minuman yang sehat dan berkualitas, meluncurkan produk terbaru bernama ION Water.

ION Water adalah minuman ion rendah kalori yang cocok untuk mereka yang ingin mengembalikan cairan dan ion tubuh yang hilang namun dengan komposisi rendah kalori. 

Peluncuran produk ini dilatarbelakangi pentingnya kesadaran akan gaya hidup sehat dan pentingnya menjaga hidrasi tubuh, sekaligus mendukung program Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, dalam upayanya memasyarakatkan hidup sehat untuk Indonesia yang lebih baik. Hal ini juga sejalan dengan filosofi perusahaan, "Otsuka-people creating new products for better health worldwide."

Komposisi ION Water persis seperti ion tubuh manusia.
Di dalam ION Water mengandung: Natrium 23 mEg/L, Kalium 5 mEg/L, Kalsium 1 mG/L, Magnesium 0.5 mG/L, Klorida 16 mEg/L, Sitrat 10 mG/L dan Laktat 1 mG/L, yang mudah diserap oleh tubuh dan dapat mengembalikan cairan serta ion tubuh dengan optimal. Selain itu, Ion Water juga tidak mengandung pemanis buatan dan pengawet sehingga aman dikonsumsi bahkan oleh Ibu hamil dan menyusui.


ION Water hanya mengandung 35 kkal.
Ion Water sudah bersertifikasi halal oleh MUI. Karena tidak mengandung pemanis dan pengawet buatan, rasanya lite banget!  Tidak manis. Ketika saya mencoba ION Water, tidak ada rasa manis yang menempel di mulut.

Kalau temen-temen lagi ke Supermarket/Minimarket, di bagian minuman kemasan bisa lihat dan bandingin kandungan kalori yang ada pada produk-produk tersebut. Pasti nggak ada yang sekecil ION Water. Rata-rata minuman kemasan memiliki 2-3 kali besar kkal ION Water. ION Water hanya memiliki 35 kkal, sedangkan minuman kemasan manis laiinya memiliki 70-150 kkal.

Buat saya pribadi amat disayangkan apabila kita masih mengkonsumsi minuman kemasan bertajuk "minuman kesehatan" tetapi memiliki kalori dan kadar gula yang tinggi. Bukannya sehat malah kena diabetes, Sist! 😩


Mirip curhatannya Jenahara Nasution, nih. Dulu beliau pernah sakit keras akibat lifestyle yang tidak sehat. Makan junkfood, banyak gula, kurang air putih dan selalu begadang, bikin Jenahara drop dan masuk Rumah Sakit. Setelah penyakitnya sembuh, Jenahara jadi ketat menjaga kesehatan dan selalu pilah-pilih makanan & minuman yang masuk ke tubuh. Sakit bikin kapok, Sist! Gitu juga perasaan saya saat melihat Almarhum Bapak sakit. Sebisa mungkin saya tidak mau kena penyakit ulah saya lalai menjaga kesehatan.

Siapa yang habis baca ini masih bandel konsumsi makan dan minum nggak sehat? Kurang-kurangin, ya...

Di acara launching ION Water saya dikenalin sama snack-snack enak nan sehat. Kayaknya gampang yah bikin sandwich tuna simple gini untuk sarapan. Rasanya enak banget! Saya sampai habis 2 *eh 😂


Ada juga stan khusus untuk memeriksa kadar kalori tubuh. Bakal ketauan nih, kira-kira Bapak ini masih normal atau sudah obesitas ya? :p


Setelah memeriksa kadar kalori tubuh, kita diberi saran sebaiknya mengkonsumsi makanan apa, olahraganya yang bagaimana, dan lain sebagainya. Persis medical check up.

Sebagai bahan informasi, pada gambar di bawah ini ada beberapa menu yang biasa kita santap saat makan siang beserta jumlah kalorinya. Wow! Saya kaget ternyata gado-gado yang sering saya makan kalorinya nggak beda sama nasi goreng telur. Padahal saya makan gado-gado biar sehat dan menghindari kalori tinggi. Hiks. Sayur emang paling bener dikonsumsi raw.


Sedangkan pada tabel di bawah ini adalah makanan pengganti rendah lemak. Catat atau save aja gambarnya kalau butuh, ya. Yuk mulai jaga makanan yang rendah lemak!


Serta selalu menjaga cairan tubuh agar tidak dehidrasi dan kekurangan ION. Salam sehat!


Comments

back to top