Apapun Warna Kulitmu, Kamu harus Bangga!

*Postingan blog ini disponsori oleh Clean&Clear Indonesia. Informasi di dalamnya berdasarkan pengalaman yang saya alami. Untuk keterangan lebih lanjut, silakan membaca disclosure.


Temen-temen pernah nggak ngebanyangin kalau manusia di dunia isinya orang kulit putih semua ATAU orang kulit hitam semua? Saya, sih, ngebayangin aja ogah, apalagi kejadian beneran. That's why I'm really sad to watch this video! :(


Sesedih cerita yang mau saya tulis ini...

Dokter Praktek di Klinik Kecantikan tempat saya berkerja adalah perempuan muda yang aktif dan dinamis. Beliau talkative dan enggak pelit kasih info seputar cara merawat kulit. Suatu hari ada Pasien kami yang yang nyeletuk, "kok, kulit Dokternya hitam, ya?"

Bisa menebak gimana reaksi kami semua yang ada di sana saat Pasien tersebut pulang? 💢

Saya enggak habis pikir ternyata di dunia ini, khususnya di Indonesia, warna kulit berasosiasi dengan pekerjaan tertentu. Miris, ya? Seakan-akan wanita yang berprofesi sebagai Dokter Kecantikan harus memiliki kulit putih. Padahal Indonesia punya beragam budaya dengan keunikan manusianya termasuk warna kulit.

Dokter kami punya kulit yang luar bisa mulus. Saat kami, rekan-rekan kerjanya, punya masalah dengan wajah yang mudah berjerawat, komedo, dan berpori-pori besar, iri melihat wajah Si Dokter yang sehat bercahaya, justru salah di mata orang lain hanya karena warnanya tidak seperti warna Susu UHT. 😂

Saya punya banyak masalah kulit, tetapi saya jadi beryukur karena sampai sekarang saya concern gimana cara merawatnya dibanding mikirin gimana cara mengubahnya. Hehehe.

Menurut saya, warna kulit atau warna apapun itu, jika hanya ada satu alangkah membosankan. Makanya saya heran, kenapa masih ada segelintir orang yang menilai warna kulit tertentu lebih unggul daripada warna kulit lainnya? Sehingga mereka berlomba-lomba untuk menyerupai keunggulan yang tidak benar-benar mereka miliki. Apa mereka tahu di belahan dunia lain, bisa jadi, apa yang mereka sudah miliki justru terlihat lebih unggul dan bernilai.

Akhirnya... saya sampai pada kesimpulan kalau perbedaan itu ada untuk kita rayakan. Perbedaan itu ada agar kita bisa saling mengagumi dan memuji satu sama lain.

I am bright no matter what my skin color, and I know you are bright too!

Saya yakin semua wanita adalah cantik dan memiliki kesempatan yang sama. Apapun warna kulitnya, semua wanita bisa jadi Dokter, Blogger, Fotografer, sampai Koreografer.

SETUJU? Mana, nih, suaranya? Kalau setuju yuk ikutan kampanye AKU SETUJU "Bangga Dengan Warna Kulitmu" di sini: http://kbj.review/akusetuju

Melalui link tersebut temen-temen bisa dapat badge unik yang bisa dipilih-pilih seperti foto saya di bawah ini, loh! Terus dipajang deh di media sosial sebagai ajang bangga-banggain diri sendiri. Hahahaa... seru, kan? :D


#BanggaDenganWarnaKulitmu

CONVERSATION

19 comments:

  1. Kayaknya itu udah jadi pandangan masyarakat deh kalau cantik itu putih. Trus didukung sama brand yang mengagung agungkan punya kulit putih.

    Salut sekarang mulai banyak produk yang ingin para wanita pd sama warna kulitnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, sekarang pelan-pelan udah banyak produk yang mendukung gerakan "embrace your self!" ya.
      Enggak penting putih yang penting cerah terawat sesuai warna kulit asli. :D

      Delete
  2. Warna kulitku berubah drastis semenjak kerja, dari yang putih ala nci - nci, sampe jadi mulai kekuningan gini. Dulu pernah pertama - tama menghitam dihina dong, dibilang kumel banget. Tapi tetap bersyukur dengan yang aku punya sampai sekarang sih :)

    Intinya: bahagia dan bersyukur lalu merawat dan menjaga. Udah itu aja.
    :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, paling penting merawatttttt... sampai kita beryukur sendiri dan sadar kulit kita ini cantik ya? :)

      Delete
  3. Aku pernah di masa itu. Pengen punya kulit putih. Untung ga ada dukungan dana, jadi nggak berbuat apapun. Tapi hepi karena sekarang aku bisa nerima warna kulitku. Aku masih suka panik sih, tapi kalau kucel atau tampak ga sehat. Kalau soal warna kulit, nggak masalah. Aku hepi2 aja dengan warna ini hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku kalau tiap jerawatan panik! Hahahaha.. jadi kayak enggak peduli lagi sama warna kulit yang penting dia sehat dan bebas jerawat. :(

      Delete
  4. Aku suka banget sama kulitku. Soalnya eksotis. :v wkwkwkw

    ReplyDelete
  5. Apa pun warnanya, yang penting sehat. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul, Mbak! Aku juga seneng ngeliat kulit eksotis kayak Beyonce atau Halle Berry gitu, manis banget. :)

      Delete
  6. Kadang bertanya-tanya siapa ya yang mengawali iklan kecantikan yang menampilkan model bertransformasi dari kulit sawo matang trus jadi putih pucat seperti vampire itu? Pingin kubanting rasanya itu tipi... *brb minum obat darah tinggi* Hahahaha. Padahal menurutku kulit sehat itu nggak harus putih. Justru aneh kalau mereka berburu obat pemutih kulit, tapi efeknya hanya ke wajah, sementara kakinya tetep aja nggak bisa putih. Malah malu-maluin kan? Yang penting kulit tetap sehat apapun warnanya, betul kan, kak? ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. BETOL! Duhh... malu aku, yang cowok aja mikirnya kayak gini ya "enggak seneng melihat wanitanya belang". Semoga cewek-cewek juga sepemikiran kayak Mas Halim. :(

      Delete
  7. Nice post kak, semua ciptaan tuhan, punya banyak kelebihan^^

    ReplyDelete
  8. ini karena efek jajahan londo hahah. dulu kan yang item itu pribumi, ndeso, kaum rendahan. gitu mungkin kebawa pandangannya sampai sekarang

    ReplyDelete
    Replies
    1. Inlander ya, Nay? Kalau ini bukan cuma kulit aja sih ya. Tapi segala aspek kehidupan Londo seakan-akan lebih baik dari pribumi. Miris. :))

      Delete
  9. Ada temenku kulitnya sawo matang cantik banget kulitnya nggak ada masalah apapun, pori kecil nggak jerawatan dsb dsb. Tapi ngeluh dan berusaha pakek2 krim2 pemutih abal hwaaaa sedih bgt :'''(( tp yg penting aku udh kasih tau sih entah dia dengerin apa engga :'' Semoga artikel ini viral dan menyadarkan orang-orang bahwa semua warna kulit itu cantikkkk hahaha x)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bukan cuma temenmu, temenku juga banyak kok yang begitu. Sedih ya :((
      Semoga temen-temen bisa lebih mengjargai kulitnya. Amiin

      Delete
  10. jadilah ayam yang bangga kalau dirinya ayam, pun bebek, gajah, semut, elang. jangan jadi elang dengan hati ayam, atau ayam dengan keiinginan menjadi elang

    ReplyDelete

Hai, terima kasih sudah berkenan mampir ke blog Aprijanti.com

Saya membaca setiap komentar yang masuk. Jika ada pertanyaan penting, mohon untuk cek kembali balasan saya pada postingan ini, ya! Mohon maaf untuk setiap komentar spam, judi, caci maki, dan komentar yang memiliki link hidup akan saya hapus. Salam. :)

INSTAGRAM