17 July 2016

#BeforeMidnight Idul Fitri dan (Semoga) Lembaran Baru

Sebulan lebih, tepatnya beberapa minggu sebelum memasuki bulan Ramadhan, saya mengajukan surat resign dan fully approved bahkan dalam waktu beberapa hari saja (tidak sampai one month notice). Saya berhenti dari pekerjaan sebagai Marketing Associate di salah satu Ecommerce(?) Property Jakarta. Beberapa teman menyayangkan keputusan saya yang tanpa perhitungan matang itu. "Kan, sebentar lagi puasa!" "lu enggak sayang sama THR?"

Saya lebih sayang sama diri saya sendiri.

Saya ngeri, ketika saya bekerja di bulan suci, saya hanya ngedumel dan mengeluh tentang pekerjaan dan hal lain terkait kantor. Saya sulit membayangkan saya menjadi pribadi yang lebih buruk dari sekarang. Saya mundur, istirahat sejenak, enggak mau mikir apa-apa selain, "semoga Tuhan menolong saya untuk tetap memberikan saya rejeki selama bulan Ramadan atau sedikitnya selama saya mendapatkan pekerjaan baru."


Alhamdulillah harapan saya terkabul. Kepasrahan malah membawa saya ke banyak pintu rezeki melalui blog ini. Mungkin ada sebagian teman-teman pembaca yang menyadari selama bulan puasa hampir semua postingan saya berbau pesan sponsor, maafkan, dan semoga tetap dapat dinikmati.

Rezeki tersebut selain dapat memenuhi kebutuhan hidup saya sekaligus membuat saya jadi begitu sibuk, lebih sibuk daripada saya bekerja kantoran dulu. Begadang sampai pagi, bangun sangat siang, pergi ke event-event, begitu terus sampai hampir Lebaran. Ternyata saya belum sanggup jadi pekerja lepas, manajemen waktu saya begitu buruk, dan saya masih butuh banyak pengalaman menghadapi banyak orang.

Bukannya saya tidak bersyukur, hanya saja, saya memiliki tanggung jawab lebih besar ketika mengerjakan tulisan sponsor. Mulai dari draft, konten, sampai foto. Semua harus apik. Beda dengan tulisan curhat remeh-temeh seperti ini, sekali duduk langsung jadi. :))

Lalu, saat ini, apa saya masih jadi full time Blogger? Tidak, saya sudah bekerja lagi mulai minggu kemarin. 

Alhamdulillah harapan saya yang jauh lebih dalam terkabul. Saya sempat memenuhi beberapa panggilan interview selama bulan puasa, diterima, dan galau musti pilih yang mana? Padahal, saat itu saya masih menikmati kebebasan saya menjadi pengangguran, tetapi saya juga butuh uang. Namun saya tidak mau mengulangi kesalahan saya perihal mata pencaharian. Ketika saya hanya mencari uang, yang saya dapatkan hanyalah uang. Saya menuntut lebih banyak dari itu. Saya senang bekerja, saya senang diberi fasilitas dan jaminan keamanan, saya senang berada dilingkungan positif juga nyaman. Banyak sekali senangnya saya. Apakah semua kesenangan itu terpenuhi di tempat kerja saya sekarang? Belum tentu, setidaknya hal-hal positif yang saya harapkan di tempat kerja sekarang memberikan titik terang. AAMIIN.

Mohon Maaf Lahir Batin, ya, teman-teman!

11 comments:

  1. Mohon maaf lahir batin, semoga makin sukses di tempat kerja yg baru :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. mohon maaf lahor batin juga Om Cum! Sukses selalu...

      Delete
  2. Aprieee, congratulations for your new job. Semoga tempat terbaik untuk mencari ilmu dan sarana pengembangan diri :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin, Lia. Makasih ya doanya! Semoga kamu cepat dapat pengganti pekerjaan yang lebih baik juga. :)

      Delete
  3. Halo mba kunjungan pertama ini :D
    Salam kenal dulu.

    Selamat untuk pekerjaan barunya. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Mbak Rosa, salam kenal! Terima kasih ya sudah mampir sini. :D

      Delete
  4. Wah selamat menempuh hidup baru lagi ya mbak, saya juga jadi lebih semangat nih menjalankannya semoga diberi kelancaran dalam melaksanakannya.

    ReplyDelete
  5. Terus berkarya aprie.... Ganbatte ! Enjoy your passion..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama Mirna Tralalaaa. Semangatttt! :D

      Delete
  6. Wah Kak Aprie, ini mah aku bangeeet. Lagi malas. Entahlah sejak menikah aku makin malas huhuhuhuh

    ReplyDelete

Hai, terima kasih sudah berkenan membaca dan berkomentar di postingan blog saya ini. Salam. :)