APRIJANTI

story, hobby, and beauty blog

Bulan Madu Impian di The Dharmawangsa Jakarta

Dari awal saya dan Danial memutuskan menikah sampai keriuhan resepsi tersebut berakhir, wacana bulan madu nggak pernah kami bahas. Kepikiran sih ada, tapi pada saat itu kami merasa bulan madu nggak jadi kebutuhan utama.

10 Pasta Cooking Hacks by Chef Joshua & San Remo Indonesia

I've been in love with pasta for long looooong time. Mungkin sejak pertama kali lidah saya nyobain pasta, saya udah jatuh cinta sama masakan Italia satu ini. Inget cerita saya waktu mampir ke Gastromaquia, Restoran Spanyol dengan menu andalan seafood, yang saya cari pertama kali tetaplah pasta. Hahaha. Habis gimana dong, udah kadung cintak. 😋

Santai Sore di Gastromaquia Senopati

Banyak kebiasaan yang mulai saya tinggalkan sejak tidak lagi berkeja kantoran, salah satunya nongkrong di kafe lucu bareng temen deket atau rekan kerja. Kangen sih sama kegiatan kayak begitu, cuma akhir-akhir ini saya kesulitan bagi waktu di luar pekerjaan, ditambah ke-mager-an yang setinggi gunung. Sampai saya bosan sendiri. Ahh.. kangen makan Pasta, Pizza, Mocktails dingin, dan suasana remang dengan latar musik akustik. 

Gili Iyang, Saya Jatuh Cinta!

Gili Iyang bukan nama lelaki yang sedang saya kencani. Gili Iyang adalah nama pulau kecil berjarak setengah jam dari Pulau Madura. Kalau temen-temen pernah ke Lombok, pasti sudah tidak asing lagi mendengar kata "Gili". Sebutan Gili ternyata tidak hanya ada di Lombok, di Madura pun banyak. Lalu, kenapa saya bisa jatuh cinta dengan Gili Iyang?

Traveling ke Jepang [Part 3] Tokyo Disneysea dan Shinjuku


Sampai juga di postingan terakhir Traveling ke Jepang Ala #PIXYTokyoBeautyTrip. Agak sedih, nih, nulisnya, saya enggak tau kapan bisa ke luar negeri lagi dan menuliskan catatan perjalanan sepanjang dan se-excited ini. Well, semoga nanti ada rezekinya, ya, atau siapa tahu kan PIXY ngajak saya main lagi. Hahaha *ngarep* Aamiin! :D

Traveling ke Jepang [Part 2] Ginza dan Harajuku!

Postingan ini adalah lanjutan dari Traveling ke Jepang Ala #PIXYTokyoBeautyTrip [Part 1] yang sudah saya tulis kemarin. Pada postingan part 2 ini, saya akan menuliskan catatan perjalanan hari kedua kami di Tokyo. Ada yang bisa nebak, kira-kira kami ngapain aja? Kegiatan kami enggak jauh-jauh dari kecantikan dong, namanya juga Beauty Trip. Hehehe.

Rangkaian kegiatan hari kedua kami adalah: Tokyo City Tour keliling Ginza dan Harajuku, makan ramen fenomenal, dan hair makeover di Watanabe Salon.

Traveling ke Jepang [Part 1] Aoyama dan Shibuya Street

Sampai postingan ini di tulis, saya masih sering halu ngerasain sejuknya udara musim gugur di tengah kota, capeknya jalan kaki pakai heels keliling Aoyama, Shibuya, dan Harajuku, naik kereta rombongan, tengah malem keluyuran jajan es krim, tiap pagi sarapan onigiri tuna mayo super lezatnya 7-Eleven, dan adegan-adegan syuting di sepanjang jalan, "anak-anak, ayo kita siap-siap lagi, ya!" teriak Mas Pebi, kru Selebriti Siang Trans7.

Ah, saya kangen mereka. Saya kangen Tokyo.

Tempat Nongkrong Ngehits di Surabaya

Temen saya pernah bilang, kalau main ke Jawa Timur harus spare budget besar karena terlalu banyak tempat wisata bagus dan transportasi yang agak mahal di banding pelesir ke dearah pulau Jawa lainnya. Oh! *langsung nabung ketat*

3 Restoran yang Wajib Kamu Kunjungi di Bogor

Apa yang pertama kali terlintas di kepala kamu saat ada teman teriak, "duh, gue butuh piknik nih!"

Pasti tempat-tempat jauh seperti Pantai, Gunung, Pedesaan, dan tempat wisata lainnya yang jauh dari Ibukota. Padahal kita, termasuk saya sendiri, kadang enggak kepikiran kalau berwisata atau sekedar piknik tidak harus dilakukan di tempat yang jauh. Yah, minimal sebelahan kota, deh! Contohnya kayak tempat Wisata Hutan Mangrove PIK yang pernah saya datangi tahun lalu. Atau pelesir ke kota Bogor yang punya banyak taman dan wisata kuliner? Hmm... kenapa enggak.

One Day Tour ke Pabrik Pocari Sweat

Saya tidak menyangka petualangan kami ke Pabrik Pocari Sweat Sukabumi menjadi pengalaman yang begitu berkesan di bulan Ramadan 2016.

Bobok-Bobok Ganteng di Zenrooms Cilandak

Liburan panjang awal bulan kemarin pada ke mana, guys?

Saya tahu Jakarta sepi banget saat itu, semua orang merayakan libur panjang, saya sendiri? Enggak punya rencana selain menulis dan istirahat, sampai... seseorang ngajak saya bobok-bobok di Hotel!

Merayakan Malam Tahun Baru di The Packer Lodge

Entah sudah berapa lama saya tidak merayakan hiruk pikuk malam tahun baru. Terakhir kali waktu kuliah dulu, saya dan teman-teman segeng SMA bikin acara nginep bareng dengan susunan acara: ngobrol sampai tengah malam, nyemil, dan bikin es susu soda. Mirip-mirip Pajama Party gitu, deh. Pada tahun-tahun berikutnya, saya tidak lagi merayakan malam tahun baru di luar dengan siapapun. Perayaan membuat saya lelah, apalagi kalau musti ke luar rumah melewati jalan Jakarta yang padat dan berdesakan? Bayanginnya saja sudah bikin capek duluan. Saya emoh menghabiskan energi demi libur yang cuma satu hari.

Piknik di Taman Suropati

Sabtu kemarin saya dan geng piknik santai di Taman Suropati. Sebenar-benarnya piknik, kami duduk-duduk di Taman sambil mengobrol apa saja dari petang sampai tengah malam. Mulai dari Taman riuh dengan suara tawa anak kecil dan ragam komunitas sampai dengan kegaduhan sirene polisi yang menertipkan parkir liar dan pedagang kaki lima di sisi Taman. Kami juga tidak lupa membawa alas bercorak vintage, bekal makan dan kudapan yang berlimpah serta mengenakan pakaian yang cerah agar menambah keceriaan piknik.

Wedangan Modern ala Cafe Tiga Tjeret Solo

Di Ibukota sekarang, makanan khas daerah Jawa Tengahan yang biasa kita sering dengar dengan nama Wedangan, Angkringan, atau Nasi Kucing, sudah bukan lagi jadi kuliner langka. Bisa kita temui di sepanjang jalan Setiabudi, Fatmawati, sampai di pinggiran luar Mall besar seperti Blok M Square. Tampilannya pun dibuat mirip seperti yang ada di daerah, dengan gerobak sederhana dan tikar sebagai alas lesehan untuk menjamu tamu yang mampir. Jika di Ibukota penampilan warung Angkringan tadi dibuat kedaerah-daerahan sehingga mirip bentuk asalnya, justru kebalikan dengan Wedangan modern yang saya singgahi di Solo awal bulan lalu, Cafe Tiga Tjeret Old Time Cafe.

Jelajah Sejarah di Museum Purbakala Sangiran

Tepat seminggu kemarin saya plesir ke Solo dengan tujuan wisata utama: Museum Purbakala Sangiran, atau dunia internasional mengenalnya sebagai Sangiran Early Man Site. Terletak di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, Museum Purbakala sangiran berjarak tempuh kurang lebih 17 km, dengan durasi kurang lebih 40 menit mengendarai kendaraan dari kota Solo.

Kuliner Cordoba dari Bakmie Oriental ke Es Krim K-Pop

Dari awal niat saya ke PIK bukan cuma untuk piknik di Taman Wisata Alam Angke Kapuk, tetapi juga kulineran! Mau pelesir ke mana saja, urusan icip-menyicip wajib hukumnya. Berhubung saya tidak paham daerah Utara Jakarta tetapi nafsu untuk mencoba berbagai makanan lucu menggebu-gebu, kami pilihlah tempat makan yang tidak terlalu jauh dari Taman Mangrove. Ruko Cordoba namanya. Jarak tempuh dari Taman Mangrove ke Ruko Cordoba tidak sampai satu kilo, dari kami turun BKTB hanya tinggal berjalan lurus saja menuju jajaran ruko bergaya mediterania. Ruko Cordoba merupakan salah satu pusat hiburan di PIK, segala bentuk hiburan seperti tempat karaoke, massage, waxing, dan berbagai tempat makan ada.

Wisata Pesisir di Taman Mangrove PIK

Sebagai bagian dari masyarakat urban yang aktif dan mudah jenuh dengan rutinitas kekotaan, saya merasa piknik adalah hal wajib. Minimal sebulan sekali harus pelesir ketempat yang jauh dari bising dan dekat dengan alam. Jika waktu dan biaya tidak memadai, tidak perlu mahal-mahal, sebuah taman kota dengan banyak pepohonan buat saya sudah lebih dari cukup; sudah membuat hati dan pikiran kembali fresh besok harinya.

Wisata Lengkap di Ujung Kulon

Dari sedikit tempat wisata yang sudah saya kunjungi, sejauh ini, Ujung Kulon adalah destinasi yang menawarkan spot-spot wisata paling lengkap. Ujung Kulon tidak hanya menyajikan wisata bahari seperti yang ada di Kepulauan Seribu, lebih dari itu, rangkaian pulau-pulau di sekitar Ujung Kulon akan memuaskan mata kita dengan pemandangan alamnya yang bukan hanya pantai dan laut tropis. Juga hutan, sungai, hewan-hewan liar, dan beberapa daerah konservasi yang teduh.

Sempilan Surga Bernama Dieng

"Sikunir bagus, tapi sekarang ini Prau lebih populer," begitu cerita Pak Yasip tentang Gunung Prau yang kami tanyakan di dalam bus Pahala Kencana, Rawamangun, 8 Agustus kemarin.

Hal-Hal Yang Membuat Saya Ingin Kembali Ke Bangkok

1. Bolak-balik Bandara bukanlah aktivitas reguler buat saya. Maka perjalan berangkat dari rumah, menunggu berjam-jam di Bandara, dan saat terbang di pesawat menjadi moment langka yang menyenangkan. Saya suka sekali berada di Bandara, entah mengapa. Rabu menjelang siang saya sudah tiba di Bandara Suvarnabhumi, sendirian. Rasanya seperti pemenang. Seperti ketika pertama kalinya saya bisa mengemudikan sepeda dengan lancar; tanpa jatuh dan kagok-kagok.
back to top