APRIJANTI

story, hobby, and beauty blog

Jl. Ks. Tubun No.2-4, RT.4/RW.2, Kota Bambu Sel., Palmerah, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11420, Indonesia

Empowerment of Women from Avoskin & Torajamelo

"Tenun itu hanya pintu, tujuan utamanya adalah harga diri wanita."

Merinding saya mendengar ucapan Ibu Dinny Jusuf, CEO Torajamelo, di acara Beauty Soiree Avoskin X Torajamelo yang saya hadiri jumat lalu di Museum Tekstil Jakarta.


Brand tenun dan brand skincare kok bisa bikin event bareng, ya? Apalagi ada permintaan untuk undangan mengenakan pakaian Torajamelo selama acara, walaupun hanya dipinjemin tetap aja saya excited mengenakan baju yang terbuat dari bahan tenun Wanita Toraja. Celana yang saya kenakan di gambar di atas adalah celana tenun Torajamelo. Bagus, ya? Temen-temen saya bilang saya mirip wanita gipsi. Hehehe... Thank you for the compliment!

Acaranya berlangsung santai banget. Kami yang ada di sana rasanya seperti bukan menghadiri sebuah event tetapi makan siang santai sambil ngegosip. 😂


Mas Anugrah Pakerti selaku CEO Avoskin membuka acara dengan cerita-cerita program CSR yang sudah dijalankan oleh PT. AVO Innovation Technology. Jadi sebelum berkerjasama dengan Torajamelo, kegiatan CSR Avoskin biasanya memberikan support untuk kegiatan/proyek yang sekali berjalan saja. Menurut Mas Aan, sapaan akrabnya, kegiatan CSR dengan Torajamelo dirasa lebih efektif karena terus berkelanjutan sampai setahun kedepan.

Di event ini sekaligus meresmikan kerjasama CSR PT. AVO Innovation Technology dan Torajamelo yang punya kesamaan misi memberdayakan wanita dengan mendukung penenun-penenun wanita Toraja agar hidupnya lebih sejahtera. So touching :'(

Anugrah Pakerti, CEO Avoskin & Sofia Sari Dewi, Head Marcomm Torajamelo

Kakak Sofia Sari Dewi sebagai Head Marcomm of Torajamelo dan juga member Rubby Community of Avoskin menjelaskan pentingnya support untuk para Penenun Toraja. Kebanyakan dari mereka adalah kepala keluarga yang suaminya tewas dalam konflik daerah atau TKW yang menjadi korban majikan sehingga harus balik ke kampungnya dan menghidupi keluarga kembali. Cerita lengkap tentang perjuangan hidup wanita Toraja bisa teman-teman baca di akun instagram @yayasanpekka

Saya aja dengernya miris ketika tahu keahlian Penenun dibayar rendah karena kurangnya pengetahuan produksi dan pemasaran. Melalui Torajamelo yang sudah bergerak selama 10 tahun, ada 1000 Penenun produktif yang dibina untuk menghasilkan bahan tenun berkualitas sehingga dihargai tinggi di pasar lokal dan internasional. Dampak tersebut pasti akan mengangkat ekonomi keluarga di sana; mengangkat harga diri Wanita Toraja kembali sehingga mereka tidak perlu lagi dilecehkan.

Koleksi Torajamelo yang dipamerkan di Musem Tekstil, Jakarta

Kalau punya rezeki berlimpah, rasanya saya pengen borong semua koleksi Torajamelo ini. Simple tetapi kaya, etnik tetapi modern, dan juga berkelas. Iya, kan? Koleksi lainnya juga bisa temen-temen liat di foto di bawah ini. Kesepuluh Blogger undangan mengenakan koleksi Torajamelo, bahkan sampai ke asesoris-asesorisnya! Saya bangga banget bisa cobain Torajamelo ❤

Anugrah Pakerti, Sofia Sari Dewi, Ibu Dinny Jusuf, dan 10 Blogger undangan
Koleksi Torajamelo lainnya bisa diliat di Butiknya di Kemang Timur 62, Jakarta Selatan atau melalui website: torajamelo.com 

Selain dapat pouch gemes dari Torajamelo, saya juga dapat 2 produk Avoskin yang selalu sold out di mana-mana, Perfect Hydrating Treatment Essence (PHTE) dan Avoskin Brightening Cream. Yay! Siapa yang udah pernah coba?

Saya penarasan dan gatel banget pengen coba, tetapi berhubung weekend ini saya resepsi pernikahan dan dianjurkan tidak menggunakan skincare baru dulu, jadilah saya tahan-tahan. Minggu depan kelar resepsi, saya pasti langsung coba dan review lengkap!


First Impression saya mengenai dua product best seller Avoskin: Wow! The Packaging super good. Semua kemasan produk Avoskin terbuat dari kaca karena konsen terhadap lingkungan. Limbah kaca lebih cepat diurai dan dimanfaatkan dibanding limbah plastik.

Untuk teksturnya sendiri PHTE sedikit lebih kental dibanding produk essence yang pernah saya coba. Ada kesan dingin ketika digunakan, namun kadar alkoholnya tidak sebanyak yang temen-temen bayangkan. Saya hanya sedikit terganggu sama bau parfumnya aja, sih. Selebihnya OK.


Avoskin Brightening Cream punya bau yang lebih calming dibanting PHTE. Teksturnya rich namun gampang menyerap dikulit Kemasannya imutttt banget, jadi travel friendly dan nggak bakal makan tempat kalau dibawa ke mana-mana. Karena penggunaannya hanya untuk malam hari, ukuran 10 gr saya rasa cukup digunakan sampai 1 bulan lamanya.

Tungguin review lengkap dan hasil pemakaiannya di kulit saya, ya! 😉

Comments

  1. Jadi pengen coba yang Avoskin Brightening Cream, penasaran pas lihat bentuknya:)) hehe

    ReplyDelete
  2. Serunya, sayang aku ga dateng yah :(

    ReplyDelete

Post a Comment

Hai, terima kasih sudah berkenan mampir ke blog Aprijanti.com

Saya membaca setiap komentar yang masuk. Jika ada pertanyaan penting, mohon untuk cek kembali balasan saya pada postingan ini, ya! Mohon maaf untuk setiap komentar spam, judi, caci maki, dan komentar yang memiliki link hidup akan saya hapus. Salam. :)

back to top