Cerita Tentang Operasi Graham Bungsu & Betadine Obat Kumur

*Postingan blog ini disponsori oleh Betadine Obat Kumur. Informasi di dalamnya berdasarkan pengalaman yang saya alami. Untuk keterangan lebih lanjut, silakan membaca disclosure.

betadine,obat,kumur

Usia pubertas, sekitar 12 – 18 tahun, adalah usia di mana sesorang sadar sama penampilan diri. Dari ujung rambut sampai ujung kaki kalau ada kurangnya pasti membuat kita risih dan tidak percaya diri. Begitu juga saya. Saat puber, saya jauh dari kecekurus dan pemalu. Saya punya kekurangan yang bikin minder luar biasa yaitu bentuk gigi saya tidak rata. Saya jadi punya cita-cita ketika sekolah dulu, jika sudah bekerja dan memiliki penghasilan sendiri maka hal pertama yang ingin saya lakukan adalah pasang Bracket / Behel.

Setelah melewati tahun pertama bekerja akhirnya cita-cita saya kesampaian. Saya pasang Behel di RSGM UI, Salemba. Pertimbangan saya pasang Behel di sana selain faktor biaya, juga kelengkapan alat-alatnya, jadwalnya yang sistematis, dan Dokter gigi yang yang menangani sudah spesialis. Saya agak insecure pasang behel di klinik gigi apalagi di tempat praktek yang bukan dokter spesialis. Mending di Rumah sakit yang sudah jelas, deh.

Ternyata pilihan saya tepat, walaupun prosesnya rempong bin panjang, saya puas sama hasilnya. Saya sudah lepas behel di tahun ketiga pemakaian, lebih cepat dibanding teman-teman saya yang pasang behel di tempat lainnya. 

Dari pengalaman pasang behel, saya dapat banyak banget wawasan soal gigi. Alhamdulillah… saya dapat dokter yang cerewet ke pasien. Beliau sering kasih wejangan perihal merawat gigi.

“Jangan pakai tusuk gigi, ya! Nanti gusinya turun. Tusuk giginya diganti sama Dental Floss aja kalau ada makanan yang nyempil.”

“Jangan suka motong makanan pakai gigi depan, nanti tuanya tonggos! Kalau makan apel dipotong-potong aja, langsung kunyah. Kalau makan tulang ayam juga dikunyah pakai gigi geraham.”

dan wejangan sejenis lainnya yang masih saya ingat betul sampai sekarang. Thanks, Dok, your words is worth!

Sebelum behel terpasang, saya melakukan rangkaian pengecekan gigi seperti rontgen, cetak gigi, dan operasi graham bungsu. Kok, serem amat cabut gigi pakai operasi? Iya, soalnya ketika graham bungsu dicabut butuh dua sampai empat jahitan (tergantung seberapa besar gigi graham bungsunya), makanya disebut “operasi”.

Graham bungsu saya dioperasi karena tumbuh abnormal: tidur kesamping. Dokter saya bilang, bukan cuma graham bungsu saya yang memiliki kasus seperti ini. Masalah graham bungsu yang tumbuh abnormal: tidur atau miring, hampir dimiliki oleh 80% orang Indonesia. Faktor pemicunya adalah makanan lunak dan malas mengunyah. Iya sih, saya ngaku, waktu kecil dulu kalau makan pasti diemut, males ngunyah, dan males makan yang keras-keras.

gigi,graham,bungsu
(Graham bungsu yang tumbuh abnormal | source: wekoadhiarto.blogspot.co.id)

Sebenarnya selama gusi baik-baik saja dan tidak mengganggu mulut, graham bungsu tidak perlu dicabut. Tetapi untuk kasus pengguna behel seperti saya, wajib hukumnya dicabut karena jika dibiarkan kedepannya akan mendorong gigi lainnya. Pakai behel sekian tahun akan sia-sia kalau gigi berantakan kembali gara-gara si graham bungsu bergerak ke depan, kan?

Selain sebagai persiapan memakai behel, graham bungsu wajib dicabut kalau sudah mengganggu gusi, mebuat gigi bolong, dan menekan syaraf mulut. Ciri-ciri graham bungsu sudah mengganggu syaraf mulut: penderita sering merasakan pusing tetapi tidak sembuh walau dikasih obat.

Kedua graham bungsu bawah saya dioperasi secara bergantian. Operasi tidak memakan waktu lama. Saran saya, cari dokter yang sudah spesialis, ya! Saya dapat 2 jahitan untuk graham bungsu kiri bawah, dan 3 jahitan untuk graham bungsi kanan bawah. Masing-masing membutuhkan waktu 2 minggu sampai pulih. Adapun pantangan dan hal yang harus diperhatikan pasca operasi graham bungsu adalah:
  1. Dilarang minum dan makan hangat/panas, sebaiknya pilih minuman yang dingin-dingin, dan dianjurkan makan es krim beberapa jam setelah operasi.
  2. Dilarang mengunyah kuat-kuat, sebaiknya pilih makanan lunak seperti bubur dingin.
  3. Dilarang menyikat gigi di daerah jahitan
  4. Dilarang kumur-kumur menggunakan obat kumur penyegar mulut, sebaiknya berkumur dengan obat kumur antiseptic yang baik untuk luka mulut.

Saya ingat banget selesai operasi saya diberikan cairan berwarna merah untuk berkumur, bau dan rasanya persis seperti obat Betadine untuk luka kulit. Ternyata, cairan merah itu adalah Betadine obat kumur. Kalau tidak karena operasi graham bungsu kayaknya saya enggak ngeh sama produk ini. Maklum, saya jarang banget pakai mouthwash dan sejenisnya.

Oleh Dokter, saya dianjurkan untuk membeli beberapa botol sebagai persediaan. Betadine obat kumur mempercepat kesembuhan luka sekaligus mencegah bakteri masuk ke dalam mulut.

betadine

Walau rasanya aneh, saya masih menggunakan Betadine Obat kumur saat butuh. Manfaat Betadine Obat Kumur bukan hanya untuk pasien operasi graham bungsu tetapi juga dapat digunakan saat sariawan, sakit gigi, gusi bengkak, bau mulut, dan gejala sakit tenggorokan.

Buat jaga-jaga agar tidak tertular penyakit yang sama, ketika ada anggota keluarga yang sakit, saya biasakan kumur-kumur pakai Betadine Obat Kumur supaya virus dan bakteri tidak menular. Selain itu, Betadine Obat Kumur baik digunakan oleh pecinta gorengan! Hahaha… awas, kebanyakan gorengan bisa bikin sakit tenggorakan. Nah, Betadine Obat Kumur ini ampuh banget mencegah sakit radang tenggorokan.

betadine

Sekian cerita tentang operasi graham bungsu dan manfaat Betadine Obat Kumur yang pernah saya alami. Btw, kalian punya pengalaman yang sama saat operasi graham bungsu? Atau… punya metode lain untuk menyembuhkan luka mulut? Cerita di kolom komen, ya! :D


Salam,

CONVERSATION

7 comments:

  1. di Indonesia mah emang lebih terkenal tusuk gigi lah ketimbang dental floss x)
    Jadi kepengen coba juga deh Betadine, aku lagi sariawan ini. Udah seminggu belum sembuh haha :')

    ReplyDelete
    Replies
    1. Co, gih! Semoga lekas sembuh sariawannya ya :)

      Delete
  2. Masalah gigi geraham itu aku banget. Dan masih mundur untuk operasi karena udah dua kali foto (dalam rentang waktu 5-6tahun) posisi akar deket banget sama syaraf :(

    Aku masih suka pake tusuk gigi nih hiksss...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau kasusnya gitu, cari dokternya yang udah ahli operasi gigi ya, Li... dicabut aja kalau udah ganggu dan bikin pusing.

      Aku dari sebelum pakai behel enggak pernah pakai tusuk gigi. Sekarang selalu sedia dental floss yang ada gagangnya sih, lebih ganpang dipakai, harganya murah gak sampai 15 ribu.

      Delete
  3. Baca ini jadi membongkar memoriku tentang bedah gigi, rasanya nanonano...3x ngerasain dibedah giginya, dan ada yang pake drama sampe bengkak karena complicated :(

    Bener banget tuh, dilarang pakai tusuk gigi, dulu pas masih ada yang bolong, gatel banget rasanya pakai tusuk gigi. Sekarang kudu bawa dental floss kemanapun pergi, eeh tapi udah nda ada yg lubang sih cm kadang ada yg suka nyelap nyelip disela2 gigi haha...
    Nice share kaka apri ^_^


    ReplyDelete
  4. Gigi geraham aq tumbuhnya k arah pipi di suruh oprasi sih ,cuma takut ka huhu ,btw aq ngak suka bau bethadinenya hahah

    ReplyDelete

Hai, terima kasih sudah berkenan mampir ke blog Aprijanti.com

Saya membaca setiap komentar yang masuk. Jika ada pertanyaan penting, mohon untuk cek kembali balasan saya pada postingan ini, ya! Mohon maaf untuk setiap komentar spam, judi, caci maki, dan komentar yang memiliki link hidup akan saya hapus. Salam. :)

INSTAGRAM