Dia yang Berpulang di Usia Muda


Berita kematian tidak pernah tidak mengejutkan saya, padahal kedatangannya mutlak. 

Rasa-rasanya, belum kering air mata teman-teman Beauty Blogger atas berpulangnya Rini Cesillia 3 bulan lalu, Sabtu kemarin kami mendengar kabar duka kembali. Moechamad Adi Maryanto atau dikenal sebagai Cumilebay telah berpulang.

Saya sedih dan maunya tidak percaya saja. Kenapa, Om Cumi, kenapa? 😢

Saya bertemu Om Cumi pertama kali ketika beliau menjadi salah satu pembicara di Workshop Blogger Perempuan Network. Komunikasi kami berlanjut setelah acara, Om Cumi ini sangat rajin menyapa teman-teman Blogger via blog walking dan komentar media sosial. Itu sebab kami semua begitu kehilangan. Padahal beliau Travel Blogger terkenal; padahal blog beliau sudah ngehitz paripurna, kok ya masih mau berkunjung ke blog kami yang bukan siapa-siapa dan rajin menyapa?

Saya belajar dari Om cumi, bagaimana caranya menjadi orang besar namun tetap membumi.

Rini Cesillia dan Om Cumi adalah Blogger panutan Indonesia; sosok inspiratif yang kepulangannya begitu tiba-tiba. Mereka berpulang di usia muda. Mereka berpulang ketika sinarnya masih benderang.

Adalah kepulangan mereka memberi saya renungan besar. Siapapun bisa berpulang kapan saja, saya, kamu, dia, mereka. Tidak perlu merasa siap atau tidak, ketika dipangil, ya, kita harus pulang. Tetapi saya begitu ngeri, sudah cukup baikkah saya saat pulang nanti?

Berapa banyak orang yang tertawa bersama ketika saya hidup menjadi tidak begitu penting saat saya tahu bahwa berapa banyak orang yang menangis ketika saya mati menandakan hidup saya cukup berarti, dan dicintai, seperti Rini dan Om Cumi.

Semoga tempat kalian di sana begitu nyaman, RIP.

CONVERSATION

11 comments:

  1. Sedih ya. Kadang kapan waktu seseorang itu harus pergi ga pernah kita ketahui.

    ReplyDelete
  2. Sama, aku jadi termenung pas denger kabar itu kak Pri. Kaget, padahal kematian itu begitu deket sama kita :(

    ReplyDelete
  3. saya juga sedih mendengarnya..padahal akhir tahun kmrn sempet ke solo dan jalan bareng jeng jeng..kmrn pas aku wa gak dibales..ternyata.. :(

    ReplyDelete
  4. kalau untukku ini memberi peringatan untuk mengingat kematian, menyiapkan kehidupan yang lebih kekal nanti disana..

    ReplyDelete
  5. heuu...Aprie. yang begini bikin kita lebih sadar

    ReplyDelete
  6. Kematian adalah pengingat buat kita, bahwa pada gilirannya kita juga akan mati. Masih gak percaya mas Cumi meninggal dunia.

    ReplyDelete
  7. belum pernah jumpa secara langsung dengan om cumi, tapi banyak blogger disekitar Babang mengabarkan kebaikan dan kerendahan hatinya. pernah kaget sekaligus happy pas waktu itu Blog Babang baru berusia 2 bulan tapi tiba-tiba om cumi nyasar ninggalin komen. sejak itu jadi rajin saling blog walking. tenang disana ya om cumi 😇

    ReplyDelete
  8. baca ini, jadi sedih lagi :((((((((

    ReplyDelete
  9. Aku juga masih ngga mengira kalau Mas Cumi udah meninggal mba. Aku suka sama kekocakannya dia di blog. Semoga amal ibadahnya diterima di sisi-Nya ya..

    ReplyDelete
  10. Terima kasih ya teman-teman komentarnya... Mari kita doakan Mas Cumi di sana. 🙏

    ReplyDelete
  11. Semoga yang berpulang dtrima amal kebaikan serta ditenpatkan disisi-Nya. Amien..
    Kak Aprie, kata2nya singkat tapi bikin nangis...😢😢😢😢😢

    ReplyDelete

Hai, terima kasih sudah berkenan mampir ke blog Aprijanti.com

Saya membaca setiap komentar yang masuk. Jika ada pertanyaan penting, mohon untuk cek kembali balasan saya pada postingan ini, ya! Mohon maaf untuk setiap komentar spam, judi, caci maki, dan komentar yang memiliki link hidup akan saya hapus. Salam. :)

INSTAGRAM