APRIJANTI

story, hobby, and beauty blog

Pengalaman 5 Hari Menggunakan Sheet Mask #BeautyMask5DaysRoutine

*Postingan blog ini disponsori oleh Beauty Mask Indonesia. Informasi di dalamnya berdasarkan pengalaman yang saya alami. Untuk keterangan lebih lanjut, silakan membaca halaman Disclosure. Terima kasih untuk terus membaca dan mendukung blog Aprijanti.com


Skincare Over Makeup bakal jadi salah satu resolusi saya di tahun 2018 nanti. Memasuki usia kepala 3 (siapa yang kemarin bilang saya masih 18 tahun? Hayoo, ngaku!) fokus saya sama skincare makin menjadi-jadi. Selain isu aging yang harus saya hadapi kedepannya, masalah kulit wajah seperti jerawat dan bekas-bekasnyayang tiap pergi pasti datang lagi ituenggak pernah usai. :(

Saat temen-temen lain seusia saya hanya tinggal fokus pada masalah aging, saya harus mikirin juga gimana cara nemuin skincare anti aging yang cocok sama kulit kombinasi dan acne prone gini. Sedih, Beb... tapi di situ tantangannya. Pelan-pelan saya menemukan produk-produk skincare yang sesuai jenis kulit dan mampu menangani permasalahannya. Salah satu produk skincare yang berandil besar dalam memperbaiki tekstur kulit saya adalah Sheet Mask.

Review Sigma Beauty Brushes: 3DHD Max Kabuki & F83 Curved Kabuki


Ada ungkapan bilang, "kalau jodoh takkan kemana" Saya percaya. Kalian percaya, enggak?
Ungkapan tersebut tentu bukan excuse saya menjadi pasrah dan malas mencari jodoh, ya! Tetapi ungkapan tersebut mengajarkan saya untuk selalu menerima dengan ikhlas sebuah kehilangan. So deep, isn't it? Hahaha.

Kurang lebih empat bulan lalu saya kehilangan 2 Set Makeup Brush di Bandara. Sedih banget, Sist!  😭 Sangking keselnya sama pihak Bandara, saya cuma bisa ngomel dan berdoa semoga diberi rezeki yang cukup untuk beli Makeup Brush satu per satu lagi setiap bulannya. Dimulai dari yang paling urgent: kuas makeup mata, kuas Blush On, dan kawan-kawannya. See? Saya enggak pasrah dan malas mencari jodoh kuas makeup, kan? :D

Inez Color Contour Plus Eyebrow Liner & Inez Intense Color Liquid Eyeliner


LEBIH PENTING MANA NIH, EYEBROW LINER ATAU EYELINER?

Saya tau banget jawabannya pasti bervariasi. Temen-temen yang punya mata kecil dan rada beler, Eyeliner adalah benda wajib yang harus dipakai sebelum keluar rumah. Kalau enggak pakai bisa-bisa dibilang belum bangun tidur. Sepengalaman? Hehehe... sedangkan temen-temen yang beralis tipis, punya alesan takut bisa ngeliat tuyul kalau enggak pakai Pensil Alis / Eyebrow Liner. Kan Serem! 😧


Pengalaman Eyelash Extension di Suga Rush Senopati


Maraknya perkembangan dunia kecantikan enggak hanya ditandai dengan kemunculan Merek/Produk Kosmetik baru, tetapi juga tren Makeup Semi Permanen seperti: Sulam Alis, Sulam Bibir, Tanam Benang, Filler, Eyelash Extension, dan semacamnya. Buat sebagian orang dan profesi, kehadiran fenomena tersebut menguntungkan sekali.

Contohnya aja temen saya, nih. Dia seorang Marketing yang setiap hari wajib tampil rapi untuk ketemu Klien. Sejak kenal Sulam Alis dan Eyelash Extension, dia merasa hidupnya terbantu karena enggak perlu lagi lama-lama makeup di depan cermin.

Bagaimana dengan saya? Kalau ditanya mengenai hasrat untuk mencoba fenomena tersebut, sih, sebenernya biasa aja. Saya belum merasa butuh / kepengen coba-coba. Makeup dan segala macam tools-nya masih jadi mainan yang asyik buat saya. Hehehe. Tapi... ini anggapan saya sebelum melihat temen sendiri yang pasang Eyelash Extension dengan kelentikan dan panjang natural. Idihh... kok dia jadi cakep banget, ya? *Lalu timbullah benih iri—kepengen juga. 😂

Review Nobby by TESCOM Beauty Collagen Hair Dryer


Biasanya tiap habis keramas saya sering berandai-andai, kalau aja saya seorang Milyarder hal pertama yang kepengen banget saya beli adalah jasa Kapster Salon Pribadi. 😁 

Mengapa, oh, mengapa? Karena saya malas keramas. Who's on my side? 😂

Keramas adalah kerjaan paling rempong sedunia. Bayangin, mandi normal saya aja lebih lama dibanding mandi selow kebanyakan orang, gimana kalau ditambah keramas? Hahaha. Saya pun merasa lelah sendiri tiap habis keramas dengan rambut sepanjang dan setebal ini, belum lagi proses pengeringan yang luar biasa makan waktu. Makanya sebuah alat hair dryer esensial buat saya.

Tetapi... sama halnya dengan wajah, rambut yang selalu diberi panas bakalan bermasalah. Sebut saja masalah seperti kering, bercabang, kusam, dan sebagainya sering dialami oleh orang yang rutin menggunakan alat hair dryer atau catokan. Solusinya ada 3! Pertama: jangan pakai hair dryer sama sekali, kedua: pakai hair dryer ditambah suplemen rambut yang banyak supaya tetap sehat, ketiga: pakai hair dryer yang sudah banyak mengandung suplemen agar rambut tetap sehat.

Hayooo, pilih yang mana?

Apapun Warna Kulitmu, Kamu harus Bangga!

*Postingan blog ini disponsori oleh Clean&Clear Indonesia. Informasi di dalamnya berdasarkan pengalaman yang saya alami. Untuk keterangan lebih lanjut, silakan membaca halaman Disclosure. Terima kasih untuk terus membaca dan mendukung blog Aprijanti.com

Temen-temen pernah nggak ngebanyangin kal…

Sun Chlorella, Solusi Cantik dan Sehat dari Dalam

*Postingan blog ini disponsori oleh CNI Indonesia. Informasi di dalamnya berdasarkan pengalaman yang saya alami. Untuk keterangan lebih lanjut, silakan membaca halaman Disclosure. Terima kasih untuk terus membaca dan mendukung blog Aprijanti.com


Cara masing-masing orang menjaga kesehatan sangat beragam. Ada yang konsen sama diet dengan menjaga pola makan / mengatur jenis makanan tertentu untuk dikonsumsi. Ada yang lebih memilih olahraga seperti yoga, gym, atau body building. Pun ada yang memilih keduanya, menjaga pola makan ketat sambil rutin berolahraga. Kalau ditanya, "saya ada di sebelah mana? Diet sehat atau olahraga rutin atau keduanya?" Saya pilih keduanya, tapi... saya masih ragu menyebut diri sendiri sebagai pelaku healthy lifestyle yang baik karena masih belum disiplin melakukan keduanya. Hahaha. 

But, it better you keep trying than do nothing, right? Apalagi setelah menginjak usia 30 tahun, kesadaran saya akan pentingnya menjaga kesehatan makin menjadi-jadi.

Review iSHINE Velvet Cream Lips (All Shades)

lip cream lokal

Selama trend lip cream masih laris manis di dunia pergincuan Indonesia, selama itu pula saya enggak bakal bosen nge-review. Saya harap temen-temen pembaca juga enggak bosen baca review saya, ya! Please, jangan ada "yah... racun gincu lagi racun gincu lagi!" diantara kita. 😝  

Saya nulis review dengan perasaan bangga loh, lagi-lagi ada lip cream lokal yang kualitasnya sama—bahkan ngalahin lip cream merek luar negeri. *terus heran kenapa lip cream ini enggak booming, ya?* Kalau temen-temen sempet mampir ke gerai C&F Perfumery, coba deh salah satu warnanya! Dijamin review saya yang terkesan penuh pujian ini enggak bohong. :p

My Favorite L'OREAL Paris True Match Foundation

*Postingan blog ini disponsori oleh L'Oreal Paris Indonesia. Informasi di dalamnya berdasarkan pengalaman yang saya alami. Untuk keterangan lebih lanjut, silakan membaca halaman Disclosure. Terima kasih untuk terus membaca dan mendukung blog Aprijanti.com


Dalam penggunaan complexion seperti base makeup, foundation, dan bedak, saya termasuk pengguna yang irit. Saya kurang cocok menggunakan foundation/bedak berlapis-lapis. Yah, maksimal paling hanya 2 layer foundation + concealer, ditambah sedikit bedak tabur/bedak padat yang dioles menggunakan kabuki brush agar tidak terlalu kelihatan berminyak. Makanya Foundation dan bedak saya lama banget habisnya (kecuali concealer sering dipakai buat nutupi bekas jerawat).

Saya irit begitu bukan karena hemat atau benci makeup menor, ya, tetapi karena ngeri sama kulit sendiri yang gampang jerawatan ini! Pemakaian complexion yang berlebihan bikin wajah saya gampang mutung *macam pacar yang dilupain tanggal ulang tahunnya gitu, deh. Kalau udah mutung besoknya beruntusan. Berabe, kan? :(

L'OREAL White Perfect Clinical, A New Holy Grail Whitening Cream?

*Postingan blog ini disponsori oleh L'Oreal Paris Indonesia. Informasi di dalamnya berdasarkan pengalaman yang saya alami. Untuk keterangan lebih lanjut, silakan membaca halaman Disclosure. Terima kasih untuk terus membaca dan mendukung blog Aprijanti.com


Puasa kemarin, saat orang-orang ribet milihin baju baru mana yang mau dipakai Lebaran, saya malah ribet mikirin gimana caranya bikin jerawat dan bekas-bekasnya tersamarkan. Yes, the struggle is real for acne fighters! Kalau masalah nutupi jerawat pakai makeup, mah, gampang. Ke mall aja saya pakai makeup, apalagi silaturahmi ke rumah saudara?

Nah, masalahnya, gimana caranya saya ngumpetin wajah yang banyak nodanya ini saat saudara berkunjung ke rumah, sedangkan saya paling anti pakai makeup di dalam rumah. Enggak mau lah saya keki, udah dicecar pertanyaan "kapan kawin?" tambah dinyinyiri pula, "itu bekas jerawat kok enggak ilang-ilang, ya?" 

(Baca juga full review L'Oreal True Match Liquid Foundation)

Review ABSOLUTE NEW YORK Lip Mousse (Urban Color)


Kalau kemarin saya sudah review ICON Eyeshadow Palette by ABSOLUTE NEW YORK, kali ini saya mau review produk ABSOLUTE NEW YORK lainnya yaitu Lip Mousse. Lip Mousse ini sejenis Lip Cream tapi full coverage. Apa iya se-full coverage itu? Baca review-nya sampai mentok, ya! 😁

ICON by ABSOLUTE NEW YORK Eyeshadow Palette (Exposed Color)


Bisa dibilang ICON Eyesadow Palette by ABSOLUTE NEW YORK adalah produk eyeshadow palet pertama yang saya review di blog. Karena saya enggak terlalu fasih pakai eyeshadow warna-warni di kelopak mata, koleksi eyeshadow palet saya enggak banyak. Paling banter saya punya single eyeshadow, eyeshadow trio (isi 3 warna), dan palet-palet kecil yang berisi 6 warna eyeshadow netral. Namanya juga wanita, selalu iri melihat rumput tetangga.

Saya gemez kalau liat temen yang lancar pakai eyeshadow tiga-empat warna sekaligus. GMZ! Pengen bisa juga. Lebih gemez lagi, pengen punya Eyeshadow Palet isi banyak juga. 😺

Ketika diniatkan beli, saya mau eyeshadow palet yang bagus sekalian, baik warna, tekstur, maupun kandungannya. Tapi produk yang saya mau enggak ramah kantong alias mahal, jadinya belum juga dbeli sampai sekarang :D


Pengalaman Berbelanja dengan HappyFresh Apps


Salah satu hal yang membuat saya bersyukur dilahirkan di zaman milenial adalah mudahnya melakukan apapun dengan bantuan teknologi. Sekarang ini hampir semua hal dapat saya lakukan melalui satu perangkat handphone saja, mulai dari jasa transportasi, home cleaning, katering, sampai belanja kebutuhan rumah tangga. Walaupun saya dapat digolongkan sebagai kaum urban yang kekinian, sebetulnya saya masih senang cara konvensional, kadang-kadang, kalau sedang banyak waktu.

Lain halnya ketika saya sibuk entah karena pekerjaan atau kegiatan padat di luar atau juga karena cuaca yang tidak memadai, saya pasti mengandalkan aplikasi untuk melakukan ini itu.

Kayak kemarin ketika pulang kerja dan mengecek isi kulkas, saya baru sadar bahan masakan sudah pada habis, sisa telur 2 butir dan sosis yang tidak seberapa. "Gimana masak buat sahur besok?" pikir saya. Saya lebih terbiasa masak daripada memesan makanan melalui aplikasi, disamping mahal, makanan restoran juga tidak selalu sehat, bukan?

Review Bioderma Hydrabio Serum

Kata siapa cari pelembab yang cocok dengan kulit wajah itu mudah? Susah, Sist, saya aja belum ketemu sampai sekarang. Saya lebih mudah ketemu sunblock yang cocok dengan kulit wajah. Entah mengapa, kulit saya yang berminyak kombinasi dan mudah berjerawat ini lebih rewel diolesi pelembab ketimbang sunblock. 

Kalau kata orang bilang, "ya, belum ketemu aja jodohnya." 😆

So, saya mengakalinya dengan memakai serum atau face oil ketika mau tidur. Sepertinya wajah saya lebih cocok sama kandungan pelembab yang super ringan dan cepat meresap macam serum, emulsion, dan sebagainya. Tapi, kan, serum lebih mahal dari pada pelembab wajah biasa, ya? *pengen nangis* makanya saya belum banyak coba produk serum, agak takut juga belinya karena mahal, kalau enggak cocok bikin sedih.

Nah, salah satu serum yang pernah saya coba dan saya pakai sampai sekarang adalah Bioderma Hydrabio Serum. Klaimnya sangat cocok digunakan oleh wajah sensitif dan super kering. Lalu untuk wajah oily kombinasi macam saya gini gimana, dong? Baca aja reviewnya sampai mentok ya!

Review Bioderma Hydrabio Serum

Review & Tutorial Contour dengan PAC New Contouring Kit

Disclamer foto produk: karena keterbatasan waktu, saya foto produk saat malam hari. Hal ini membuat warna produk jadi agak temaram / kurang keluar apalagi blush on warna pink BO 01. Sebagai gambaran, warna produk yang sangat mendekati asli ada di foto swatch dengan media tangan saya.

Menyambung postingan dua minggu lalu, saya janji bikin review dan tutorial contouring pakai PAC NEW CONTOURING KIT. So, here we go!

PAC New Contouring Kit

Pepatah bilang, "tak kenal maka tak sayang." Nah, ada baiknya, sebelum saya bikin tutorial contouring, saya review dulu produknya, ya! Supaya temen-temen dapat gambaran juga, dan siapa tau jodoh sama palette ini. 💘


Team Contouring atau Team Strobing?

Kalau ditanya, "teknik makeup mana yang lebih kamu suka, Contouring atau Strobing?" maka akan saya jawab, STROBING! Bukan karena jago tapi karena saya enggak bisa contouring. 😂

Tampil Cantik walau Wajah Jerawatan. Gimana Caranya?

"Situ, sih, enak kulitnya mulus, makeup jadi enggak ribet! Coba sini, jerawat di mana-mana, butuh concealer dan foundation berlapis-lapis buat nutupin, tapi... jerawat tetap keliatan. Huhuhu"

Temen-temen pernah dicurhatin hal yang sama atau pernah curhat kayak gitu juga? Saya mah sering. 😂

Saat teman sebaya mengalami masalah jerawat di usia remaja, sialnya, saya jerawatan di usia 25 tahun ke atas. Puber yang telat kalau kata orang. Yah, saya syukuri aja. Setidaknya saya jerawatan disaat saya sudah paham ilmu skincare dan makeup, jadi enggak terlalu panik dan frustasi. Selowww aja Sist, semua masalah terlewati termasuk masalah jerawat. Trust me! :)))

Tapi.. saya enggak selamanya bisa selow. Ada saat di mana saya panik mau nutupin jerawat dan bekas-bekasnya dengan cepat dan instan. Saat ada pesta, saat ada acara formal, dan saat interview kerja. Momen-momen kayak gitu mana mungkin saya lewatkan dengan wajah yang penuh jerawat, apalagi kalau ada foto dan selfie segala? Sedih mah kalau diceritain. 😢

Hal paling maksimal yang bisa saya lakukan cuma mengompress jerawat dengan air dingin/ es batu lalu menutupinya dengan concealer dan foundation macam kue lapis. Tapi... mau sampai kapan? Saya juga mau dong kulitnya mulus bak Mbak-Mbak Korea, minimal Mbak Bae Suzy, lah. *ngarep aja dulu*

derma angel acne patch
3 Jenis Kemasan Derma Angel Acne Patch

#1Bulan1Buku Birthday Giveaway #TEMANTAPIMENIKAH

Terima kasih banyak atas partisipasi teman-teman yang sudah ikut Giveaway #1Bulan1Buku. Pemenangnya kali ini adalah: 1. Sandra Hamidah dengan postingannya: Belajar Kebudayaan Sunda di Museum Sri Baduga 2. Rhena Indria dengan postingannya: Review Drama Korea: Strong Woman Do Bong Soon Nantikan Give…

Hair Coloring di Pointcut Salon by Irwanteam

pointcut,salon,irwanteam

Persis bulan Maret tahun lalu, saya kembali mewarnai rambut setelah tiga empat tahun absen bereksperimen. Warnanya cokelat hazelnut ke-blonde-blonde-an gitu... saya suka karena pas dengan warna kulit dan wajah.  Namun tidak ada yang abadi di dunia ini, bukan? Termasuk warna cat rambut.

Dari awal bulan Maret tahun lalu sampai April tahun ini, kurang lebih setahun, saya belum juga re-touch warna rambut kembali. Luntur? Ya, jelas. Rambut bagian bawah pirang, rambut baru bagian atas hitam. Semua teman saya bilang, "ih, bagus ya rambutnya jadi ombre!" Saya bingung itu pujian atau sarkasme? Hahaha.

Alhamdulillah... minggu kemarin akhirnya saya dapat kesempatan untuk re-touch warna rambut bareng Clozette Indonesia di Pointcut Salon by Irwanteam, Benhil, Jakarta. Leyeh-leyeh sambil sambil treatment pakai produk Kerastase di Irwanteam Hairdesign Salon, sih, saya pernah. Hadeuhhh.. servisnya enggak usah ditanya, one of my best experience in Salon, deh! Tapi baru kali ini saya mampir ke Pointcut Salon.

Review PIXY Lip Cream (All Shades)

pixy,lipstick

Hampir dua bulan blog aprijanti.com sepi tulisan, bahkan bulan februari kemarin saya nggak menulis satu postingan pun, kangen, tetapi rasa malas lebih berat daripada kemauan jari-jari saya menari di atas keyboard laptop butut ini. Mau tau nggak gimana cara biar mood nulis saya balik? Salah satu cara paling ampuh yang sedang saya coba dengan menebar semua produk skincare dan makeup yang belum sempat saya review. Hehehe. Cukup ampuh, setiap duduk depan meja rias saya jadi merasa dipelototin, "tulis gue, nggak? Tulis gue cepetan!" 😝

PIXY Lip Cream adalah produk pertama yang kepengin banget saya review. Mengingat sudah sejak dua bulan lalu saya dikirimi dua nomor shade terakhir, yang masih baru dan anget, yaitu nomor 05 dan 06. Empat nomor lainnya saya dapatkan waktu traveling ke Jepang bareng Tim PIXY Indonesia, Trans 7, dan Fimela.com. Lengkap sudah semua warna. Yay! Selain dikoleksi baiknya diceritain, nih.

7 Kebiasaan Murah yang Menyehatkan

source: unsplash.com

Makin ke sini tren hidup sehat semakin banyak peminatnya, khususnya masyarakat urban Ibu kota. Di mulai dari komunitas sepeda fixie pada tahun 2012 lalu, memunculkan banyak komunitas olahraga lain seperti lari dan yoga. Lalu yang paling happening sekarang, fenomena diet serta menjamurnya katering sehat. Ternyata sadar hidup sehat sudah menjadi pilihan bahkan menjadi hal lazim yang terus berlanjut.

Terlepas dari tuntunan untuk menjadi sehat atau hanya menjadikan tren hidup sehat sebagai gaya semata, buat saya pribadi, tren ini mendatangkan kegembiraan. Pasalnya saya tidak lagi dianggap sebagai orang yang sok sehat sendirian. Dengan banyaknya komunitas yang bisa saya pilih dan ikuti, kegiatan lari menjadi menyenangkan dan pola makan food combining menjadi lebih semarak karena sudah banyak pengikutnya.

Sebenarnya banyak cara murah dan gratis yang bisa diterapkan untuk menyehatkan jiwa dan raga. Cara-cara murah itu saya sebut sebagai "merubah kebiasaan". Berikut kebiasaan-kebiasaan yang sudah saya terapkan dan masih saya usahakan sampai saat ini.


1. Bangun Pagi
Kalau kamu orang terdekat saya pasti akan tertawa, seorang Aprie punya cita-cita bangun pagi? Wong tidur saja hobi. Kalau enggak terpaksa harus bangun, ya, saya bisa nempel di kasur sampai besok paginya lagi. Hahaha... tetapi enggak bisa saya pungkiri, manfaat bangun banyak banget. Badan saya jadi segar dan jam tidur saya jadi teratur. Dengan bangun lebih pagi otomatis saya jadi sulit begadang – jam 11 malam bawaannya mata sudah berat – ngantuk – tidur – lalu bangun lebih pagi, Begitu siklusnya.


Cerita Tentang Operasi Graham Bungsu

*Postingan blog ini disponsori oleh Betadine Indonesia. Informasi di dalamnya berdasarkan pengalaman yang saya alami. Untuk keterangan lebih lanjut, silakan membaca halaman Disclosure. Terima kasih untuk terus membaca dan mendukung blog Aprijanti.com

betadine,obat,kumur

Usia pubertas, sekitar 12 – 18 tahun, adalah usia di mana sesorang sadar sama penampilan diri. Dari ujung rambut sampai ujung kaki kalau ada kurangnya pasti membuat kita risih dan tidak percaya diri. Begitu juga saya. Saat puber, saya jauh dari kecekurus dan pemalu. Saya punya kekurangan yang bikin minder luar biasa yaitu bentuk gigi saya tidak rata. Saya jadi punya cita-cita ketika sekolah dulu, jika sudah bekerja dan memiliki penghasilan sendiri maka hal pertama yang ingin saya lakukan adalah pasang Bracket / Behel.

Setelah melewati tahun pertama bekerja akhirnya cita-cita saya kesampaian. Saya pasang Behel di RSGM UI, Salemba. Pertimbangan saya pasang Behel di sana selain faktor biaya, juga kelengkapan alat-alatnya, jadwalnya yang sistematis, dan Dokter gigi yang yang menangani sudah spesialis. Saya agak insecure pasang behel di klinik gigi apalagi di tempat praktek yang bukan dokter spesialis. Mending di Rumah sakit yang sudah jelas, deh.

Dia yang Berpulang di Usia Muda

Berita kematian tidak pernah tidak mengejutkan saya, padahal kedatangannya mutlak. 

Rasa-rasanya, belum kering air mata teman-teman Beauty Blogger atas berpulangnya Rini Cesillia 3 bulan lalu, Sabtu kemarin kami mendengar kabar duka kembali. Moechamad Adi Maryanto atau dikenal sebagai Cumilebay tel…

10 Pasta Cooking Hacks by Chef Joshua & San Remo Indonesia


I've been in love with pasta for long looooong time. Mungkin sejak pertama kali lidah saya nyobain pasta, saya udah jatuh cinta sama masakan Italia satu ini. Inget cerita saya waktu mampir ke Gastromaquia, Restoran Spanyol dengan menu andalan seafood, yang saya cari pertama kali tetaplah pasta. Hahaha. Habis gimana dong, udah kadung cintak. 😋

Jangan ditanya gimana happy-nya saya waktu diajak main, makan, dan masak-masak pasta ke Kitchen Lab San Remo Indonesia, sueneng tidak terkira. Udah kebayang-bayang rasa cream carbonara, keju mozarela, dan berbagai saus pasta lainnya. Nyammm~

Berburu Skincare Murah di Blanja.com

*Postingan blog ini disponsori oleh Blanja.com Informasi di dalamnya berdasarkan pengalaman yang saya alami. Untuk keterangan lebih lanjut, silakan membaca halaman Disclosure. Terima kasih untuk terus membaca dan mendukung blog Aprijanti.com

e-commerce

Ada tiga hal dalam hidup yang masih bikin saya galau sampai sekarang. Pertama jati diri, kedua karir, ketiga jerawat. Tolong jangan ketawain poin pertama dan kedua yang terkesan sangat abegeh, APALAGI POIN KETIGA! Hahaha. They are pity but truly true. Ketiga hal tersebut masih saya cari dan perjuangkan. Saya enggak akan bahas poin pertama dan kedua karena biasanya saya tulis melalui postingan curhat ber-hastag #BeforeMidnight. Sedangkan poin ketiga udah sering saya tulis di blog, gimana perjuangannya membasmi jerawat yang tak kunjung usai, sampai akhirnya saya pasrah. *meskipun pasrah tetep berjuang nyari skincare yang cocok, kok.

Tipe kulit wajah saya oily kombinasi. Sebenernya wajah saya contoh yang tidak perlu menggunakan banyak macam produk skincare, the less I use skincare product the better the result. Asal punya sunblock, beberapa produk pembersih wajah, serum dan nightcream, saya aman.

Santai Sore di Gastromaquia Senopati

gastromaquia, restaurant, spanyol

Banyak kebiasaan yang mulai saya tinggalkan sejak tidak lagi berkeja kantoran, salah satunya nongkrong di kafe lucu bareng temen deket atau rekan kerja. Kangen sih sama kegiatan kayak begitu, cuma akhir-akhir ini saya kesulitan bagi waktu di luar pekerjaan, ditambah ke-mager-an yang setinggi gunung. Sampai saya bosan sendiri. Ahh.. kangen makan Pasta, Pizza, Mocktails dingin, dan suasana remang dengan latar musik akustik. 

Gayung bersambut, saya dapat kesempatan untuk datang dan mencicipi langsung menu-menu yang tersedia di restoran fancy bergaya spanyol yang terletak di kawasan Senopati, Jakarta Selatan. Terima kasih ya, Gastromaquia Jakarta dan Clozette Indonesia! Happy banget karena jarak Restoran Gastromaquia dan tempat tinggal saya ternyata cukup dekat.

NYU Crème Hair Colour, Pewarna Rambut Sehat Bebas Amonia

*Postingan blog ini disponsori oleh NYU Crème Hair Color  Informasi di dalamnya berdasarkan pengalaman yang saya alami. Untuk keterangan lebih lanjut, silakan membaca halaman Disclosure. Terima kasih untuk terus membaca dan mendukung blog Aprijanti.com

pewarna rambut

Malam tahun baru, saat di mana orang-orang menikmati pesta kembang api dan bikin list resolusi, saya malah tidur. Hehehe. Siapa yang kebluk juga kek saya? Ngacung!

Ngomong-ngomong resolusi, dari tahun ke tahun, saya enggak pernah bikin. Saya cuma ngedumel aja dalam hati gitu, “Ya Tuhan, tahun ini saya pengen PC baru, upgrade kamera, dan re-touch warna rambut. Tolong kabulkan ,ya Tuhan!” *yaelah Sist, itu sama aja resolusi kali* Hehehe. Kalau PC dan Kamera memang perlu effort besar, tapi kalau re-touch warna rambut harusnya mah udah saya laksanakan jauh-jauh hari, ya?

Saya galau. Kira-kira mau ganti warna apa, pakai merek yang sama atau cobain merek pewarna rambut lainnya, ya? Kelamaan galau akhirnya lupa. Ini rambut udah turun banget warnanya tapi enggak keurus. Huh!

Estetiderma 20th Anniversary & Pre Launch New Skincare Packaging

*Postingan blog ini disponsori oleh Estetiderma. Informasi di dalamnya berdasarkan pengalaman yang saya alami. Untuk keterangan lebih lanjut, silakan membaca halaman Disclosure. Terima kasih untuk terus membaca dan mendukung blog Aprijanti.com

klinik,estetiderma

Ternyata... Dokter kalau lagi ngumpul perangainya enggak jauh beda sama kita, ya? Doyan bercanda, doyan karaoke, dan banci tampil juga. Hahaha. Entah karena kewajiban acara atau memang beliau-beliau yang doyan? Saya melihat pemandangan langka minggu kemarin; melihat Dokter dan Staff Manajemen Klinik yang biasanya terkesan serius dan misterius menjadi super pecicilan. Such an entertainment! 😁

Tanggal 15 Januari kemarin, saya dan lima orang Blogger lainnya diundang untuk ikut merayakan ulang tahun Klinik Estetiderma yang ke-20. Cukup berumur ya untuk ukuran Klinik Perawatan Kulit wajah? Acara yang berlangsung di Hotel Santika Premier Hayam Wuruk, Jakarta Barat, berlangsung meriah. Meriah bukan hanya karena ada bintang tamunya, tapi juga karena acaranya betul-betul dimanfaatkan sebagai ajang berkumpul para Dokter dan Staff Manajemen Klinik Estetiderma se-Indonesia. Turut hadir juga tamu spesial yaitu Penyanyi Denada yang menghibur kami di puncak acara, Lois Merry Tangel (Putri Pariwisata Indonesia 2016), Putty Erwina (Putri Pariwisata Jakarta), dan 6 orang Blogger keren. Ehem!

Wet N Wild Glam Look Make Up Tutorial


Saya pribadi sebenernya jarang banget bikin tampilan makeup glamour, bahkan ke pesta sekalipun masih seneng pakai makeup natural. Kecuali lagi pengen centil dan diliat orang, baru pakai lipstik merah. Hahaha. Tapi gimana kalau ditantangin?

Wet n Wild Indonesia bareng Blogger Ceria Community menantang 30 orang Blogger dan Vlogger untuk membuat video makeup tutorial dengan tema Glam Look. Setelah mendaftar, alhamdulillah, saya jadi salah satu peserta terpilih yang mendapatkan seperangkat alat perang di bawah ini. Yay!


The Affordable Garnier Micellar Cleansing Water

SELAMAT TAHUN BARU 2017 🎉

Semoga kita diberi berkah yang lebih berlimpah di tahun ini, ya, mentemen! Saya kagum banget sama semangat kalian bikin resolusi, di mana saya malah mager ngapa-ngapain, termasuk nulis blog. Untunglah ada dua produk unyu yang manggil-manggil untuk difoto dan direview, jadilah Review GARNIER Micellar Water ini sebagai postingan pertama saya di tahun 2017.


Saya dapat produk GARNIER Micellar Cleansing Water saat menghadiri event GARNIER Beauty Blogger Gathering bareng Pevita Pearce bulan November tahun lalu. Iya, Pevita Pearce yang punya paras mirip saya itu jadi Brand Ambasadornya. Sebelum datang ke event, saya enggak pernah coba produk Micellar Water ini sama sekali, hanya denger selentingan temen-temen yang sudah coba lebih dahulu dan mereka bilang bagus. Saya belum tertarik hunting karena masih punya dua produk Micellar Water lainnya. Saya pikir daripada mubazir, mending cobanya nanti aja kalau stok sudah habis.

Ternyata temen-temen saya betul, produk ini bagus! Saya jatuh hati sejak pemakaian pertama. Pengennya, sih, dari bulan kemarin langsung review produk ini, tapi saya tahan dulu, setidaknya sampai satu bulan pemakaian, untuk melihat reaksinya di kulit saya yang over sensitif dan gampang jerawatan. So, is the product really worth to try? Baca terus reviewnya sampai habis, yess. 😁

back to top