APRIJANTI

story, hobby, and beauty blog

Belajar Membuat Video Kreatif Bersama Blogger Perempuan

Saat saya memutuskan untuk menjadi blogger serius tahun lalu, saya tidak lagi berpikir kegiatan menulis/ngeblog hanya untuk memuaskan diri sendiri, tetapi juga harus bermanfaat untuk teman-teman pembaca. Berangkat dari pemahaman itu, saya enggak bosen upgrade ilmu blogging dari sumber internet, gabung di komunitas, sampai ikutan workshop. Terasa banget bedanya ngeblog saya dulu dan ngeblog saya sekarang.
  • Ngeblog dulu: menulis untuk kepuasan pribadi, sudah girang kalau ada komentar yang masuk dari teman-teman dekat, dan jadi malu sendiri kalau ada teman baru yang tau dan tanya, "blognya apa?"
  • Ngeblog sekarang: bahagia banget saat ada komentar-komentar yang masuk karena postingan saya bermanfaat, apalagi kalau ada yang bilang, "terima kasih ya kak infonya!" itu achivement tertinggi buat saya. Saat ini dengan bangganya saya akan menyebut diri sebagai blogger kece di www.aprijanti.com :p

Ngeblog itu seru kalau dilakukan dengan cara yang benar. Selain menulis banyak hal yang bisa saya pelajari berkat hobi ngeblog, seperti: ngulik template blog dan HTML, belajar SEO dan Google Analytics, ngecilin Alexa Rank, Klout Score, DA/PA, bikin gambar yang oke, infografis, sampai video. Banyak, ya? Iya. Saya tidak harus mempelajari itu semua sekaligus, tetapi minimal ada beberapa yang harus saya tekuni betul kalau mau jadi blogger serius. Saya belajar perlahan sambil memilah-milah mana yang sebaiknya saya dalami ilmunya sebagai support konten blog.

Gizi Super Cream, Meneladani Jejak Kecantikan Ibu


“Buah jatuh tak jauh dari pohonnya.” begitu peribahasa bilang. Peribahasa tersebut berlaku pada kebiasaan Ibu, termasuk kebiasaan merawat wajah dan kulit yang menurun kepada anak perempuannya. Sayangnya, pepatah tersebut tidak berlaku buat saya. Hahaha. Ibu saya jenis wanita yang simple, tidak banyak gaya dan pulasan makeup, berbeda dengan saya yang boros produk skincare dan makeup. Produk-produk kosmetik yang beliau kenakan dari dulu mudah dihitung, hanya yang itu-itu saja. Oleh karena itu, kecantikan Ibu di mata saya adalah effortlessly, tidak ribet tetapi bersih dan enak dilihat.

Saya ingat betul ketika kecil dulu, ada satu produk perawatan yang selalu Ibu kenakan sebelum tidur, berbentuk tube kecil berwarna putih, bernama Gizi Super Cream. Pelembab itu terus beliau kenakan sampai saya menginjak bangku kuliah.

Pengalaman Waxing dan Threading di Salon Narsih

Sejak saya kenal ada teknik waxing untuk membersihkan bulu-bulu tubuh secara instan, saya penasaran banget sama Salon Narsih. Menurut review yang saya ketahui dari blogwalking dan forum diskusi perempuan, salon ini juaranya waxing dan threading di Jakarta, jauh sebelum menjamurnya salon-salon waxing yang ada di Mall. Berhubung saya anak angkot banget, sedangkan lokasi Salon Narsih ada di dalam perumahan yang tidak dilalui angkutan umum apapun, saya enggak pernah mampir ke sana. Sampai minggu kemarin saya niat Waxing dan keingetan sama salon ini lagi.

"Sekarang kan ke mana-mana gampang. Tinggal pesen Gojek, sampai ke tempat tujuan. Kenapa saya enggak mampir ke Salon Narsih aja, ya?" pikir saya.


salon, narsih, waxing, threading

Akhirnya sampailah saya di depan rumah No. 24. Saya sempat bingung karena Salon Narsih tidak berplang sama sekali. Mana dekat banget dari sana, ada salon waxing lain pula. Kalau enggak nanya-nanya mungkin saya udah nyasar masuk ke salon waxing berplang besar itu. :D


OPPO F1, Handphone Kamera Cantik untuk Kamu yang Doyan Selfie

handphone, oppo, f1, selfie

Jika dulu pertimbangan seseorang untuk memiliki perangkat telepon selular adalah harus berasal dari merek yang tersohor, sekarang ini, tidak lagi. Sejak banyak merek handphone dari berbagai negara melakukan penetrasi ke pasar Indonesia, masyarakat menjadi sangat dimanjakan oleh berbagai tipe handphone yang dapat disesuaikan dengan keinginan, kebutuhan, serta budget mereka. Merek-merek handphone tersebut juga tidak mau kalah bersaing untuk meningkatkan inovasi dan fitur yang kekinian agar tidak ditinggalkan pasar. Seperti Camera Phone OPPO F1 yang baru saja launching tanggal 3 Februari kemarin, bakal serius memanjakan para pecinta selfie senusantara.

OPPO F1 adalah produk terbaru dari OPPO yang mengusungkan keunggulannya pada sisi kamera.



50's Style at Sociolla Pop Up Store Jakarta Grand Opening Night

Ketika saya mendapatkan undangan untuk datang ke suatu event / acara, selain isi acaranya itu sendiri, hal yang bisa bikin saya girang adalah adanya syarat untuk mengenakan dress code tertentu. Kalau buat sebagian orang itu ribet, buat saya itu tantangan seru, sebisa mungkin pasti saya penuhi. Makanya email undangan Sociolla Pop Up Store Jakarta Grand Opening Night dari Mbak Titaz Permatasari, selaku Community Manager Sociolla, yang masuk pada hari itu langsung saya sambut dengan suka cita. Hahaha.

sociolla, popup, beauty, skincare, tools, hair, ecommerce

Event Sociolla Pop Up Store Launching Party yang saya hadiri Jumat lalu di Atrium Plaza Indonesia berkonsep “Beauty Now and Then” setiap undangan diwajibkan memilih dress code bertema tahun 20-an, 50-an, 90-an, atau 2000-an. "Wahh... bakal heboh, nih! Makin Oldies makin bagus" pikir saya.

Referensi saya untuk berkostum ria malam itu menyontek gaya-gaya film. missalnya: tahun 20-an bisa mencontoh gaya tokoh Daisy Buchanan di film The Great Gatsby, tahun 50-an bisa menyontek gaya-gaya busana pemeran film The Help atau Taylor Swift, gaya 90-an yang ngehitz banget dari serial TV Friends, sedangkan gaya 2000-an? Tidak ada referensi baku, di tahun 2000 setiap orang punya statement gayanya masing-masing.


back to top