26 January 2016

Mengenal Penyakit Mata dan Cara Mengatasinya

Sabtu kemarin saya menghadiri undangan Healthy Talk di Ciputra SMG Eye Clinic. Bincang-bincang ringan berjudul "Healthy Eyes & Happy Life" yang berlangsung selama kurang lebih satu jam itu dibawakan oleh dr Utami Noor Syabariah. SPM sebagai pembicara tunggal. Dokter Utami adalah spesialis Ophthalmologist yang menangani pasien-pasien bedah mata seperti katarak dan bedah LASIK.


Dari bincang-bincang ringan itu, banyak banget ilmu-ilmu berat seputar penyakit dan kesehatan mata yang saya dapat. Berhubung saya adalah pengguna komputer aktif dan pemakai kacamata berminus 4, rasanya presentasi beliau bermanfaat sekali, memberi saya masukan penting seputar penyakit mata yang umumnya diderita oleh usia pekerja. Serta bagaimana cara menanganinya.

Pemakaian komputer, laptop, dan smartphone yang tinggi membuat masalah kesehatan mata paling banyak dialami oleh usia pekerja. Bener, kan? Jaman sekarang siapa sih yang absen pakai komputer, laptop, atau sedikit-sedikit nengokin layar handphone? Efek negatifnya memang tidak seperti makan cabai, langsung berasa saat itu juga, tapi tahu-tahu anak-cucu kita matanya minus semua. Sebelum terlalu jauh, yuk! Kenali masalah mata yang biasanya dialami oleh usia pekerja.


1. Asthenopia atau Mata Lelah

Mata Lelah adalah keluhan mata akibat aktivitas tinggi penggunaan layar monitor, selama selama 8-10 jam perhari, atau lebih. Gejala-gejala Mata Lelah seperti: mengalami pusing, sakit di sekitar dahi, pelipis, dan tulang hidung bagian atas.

2. Mata Kering

Mata Kering adalah masalah mata karena kelenjar air mata tidak dapat memproduksi air mata atau memproduksi air mata dengan kualitas yang buruk. Gejalanya ditandai dengan sensasi terbakar pada mata, gatal-gatal, kemerahan, dan penglihatan menjadi tidak stabil. Penyebab Mata kering antara lain:
- Penyakit bawaan seperti Sjogren, Rematik, Diabetes, dan lainnya
- Konsumsi Obat
- Kurang berkedip
- Pemakaian lensa kontak 

3. Reactive Errors

Reactive Errors adalah penyakit mata rabun. Myopia (rabun jauh), Hypermetropia (rabun dekat), dan Astigmatism (mata silindris) termasuk ke dalam Reactive Errors, dan hanya dapat diobati dengan penggunaan alat bantu baca seperti: kacamata dan lensa kontak, serta operasi seperti: LASIK, ReLEx SMILE, dan IOL (Intraocular Lense / tanam lensa).

Ada 3 macam Reactive Surgery atau Metode Operasi LASIK untuk penderita rabun jauh, yaitu:

1. PRK
PRK adalah kepanjangan dari Photo Refractive Keratectomy, merupakan generasi pertama pembedahan mata menggunakan laser. Operasi PRK dilakukan dengan cara mengiris bulat lapisan retina, seperti ilustrasi pada gambar di bawah ini. Waktu pemulihannya cukup lama bila dibanding operasi laser generasi kedua dan ketiga.

2. LASIK
LASIK adalah generasi kedua operasi mata menggunakan laser. Irisan pada Kornea mata tidak sebanyak operasi bedah PRK, sehingga waktu pemulihannya lebih cepat. Operasi LASIK dapat diterapkan pada pasien dengan maksimal minus 18.

3. SMILE (SMall-Incision Lenticule Extraction)
Generasi terbaru dari operasi LASIK, irisannya hanya 4 mm, dan waktu pemulihannya cepat sekali. Menurut dr Utami, pasien bedah SMILE setelah operasi bisa langsung jalan-jalan ke Mall. Widih... namun SMILE juga ada kelemahannya, minus maksimal pasien yang diperbolehkan untuk melakukan operasi ini adalah 10 saja.

Ketiga macam Reactive surgery di atas efektif dilakukan untuk mengurangi Myopia, sedangkan untuk Hypermetropia dan Astigmatism perlu penanganan yang lebih ekstra. Usia yang dianjurkan untuk melakukan operasi LASIK adalah antara 20-40 tahun, usia di mana penyakit Rabun Dekat belum mendekat, dan katarak belum mengerak.


4. Presbyopia atau Mata Tua

Mata Tua adalah kehilangan kemampuan mata untuk melihat obyek dekat atau benda yang kecil. Bila saat menonton, layar Televisi terlihat sangat jelas, namun remote control di tangan terlihat kabur, berarti kita sedang menderita penyakit Mata Tua. Mata Tua hanya dapat dikoreksi dengan kacamata baca dan tindakan operasi.

5. Katarak

Katarak adalah perubahan lensa mata yang seharusnya jernih dan tembus pandang menjadi keruh, sehingga objek yang dilihat menjadi kabur dan menyebabkan penderita tidak bisa melihat dengan jelas. Penyebab utama Katarak adalah paparan sinar UV yang masuk ke mata secara kontinu. Mulai dari titik protein kecil lama-lama menjadi tebal lalu menghalangi sinar masuk sampai ke dalam mata. Oleh karena itu penyakit Katarak kebanyakan terjadi pada usia tua, diatas 40 tahun, di mana titik-titik protein tadi sudah matang menjadi kristal Katarak.

Apa saja gejala Katarak?
- Pandangan mata kabur, suram, seperti ada bayangan yang berkabut
- Pada saat melihat warna, tampak pudar atau cenderung menguning
- Mata menjadi sensitif terhadap cahaya / silau, terutama pada malam hari
- Ketajaman penglihatan menurun
- Patut diwaspadai pula pada penderita rabun jauh yang mengalami kenaikan minus secara drastis, bisa jadi itu karena Katarak.


Agar terhindar dari penyakit-penyakit mata di atas, dr Utami membagikan 7 tips bagaimana caranya memiliki mata yang sehat:


1. Cek Mata Rutin
Lakukanlah pemeriksaan mata secara rutin, minimal 6 bulan sekali. Jika tidak sempat melakukan pemeriksaan mata ke Dokter, kita juga dapat melakukan cek mata sendiri di rumah. Dengan cara menutup mata satu persatu sambil melakukan pembacaan tes huruf.

pemeriksaan, mata

2. Ketahuilah Riwayat Penyakit Keluarga
Ini penting! Dengan mengetahui riwayat penyakit keluarga, kita dapat mengatasi penyakit mata dengan lebih mudah. Mengetahui riwayat penyakit keluarga seperti Diabetes, Hipertensi, dan Stroke berarti meghindari penanganan dan penggunaan obat yang tidak tepat.

3. Makanlah Makanan Mata

Antioxidant, vitamin Omega-3, buah dan sayuran sangat baik dikonsumsi untuk menjaga kesehatan mata. Tapi jangan salah kaprah, ya, makanan sehat tidak dapat menyembuhkan penyakit mata yang hanya bisa diobati dengan pembedahan seperti rabun jauh, rabun dekat, dan katarak.

4. Eye Protection
Gunakan pelindung ketika melakukan aktivitas outdoor berat. Selain menghindari sinar UV yang berlebihan, penggunaan kacamata juga membantu menghindari benda-benda asing masuk ke dalam mata.

Saya sudah lama kepingin punya kacamata anti UV tapi belum juga kebeli. Maklum, kacamata anti UV untuk mata minus seperti saya ini lebih mahal harganya daripada kacamata UV untuk Si Mata Normal. Harus banget investasi beli kacamata UV kayaknya, daripada umur 40 mata udah Katarak. :(

5. Istirahatkan Mata
Jangan lupa berkedip! Ini penting agar mata tidak kering. Kadang kalau sudah keasyikan ngeblog dan browsing internet saya suka lupa berkedip. Tahu-tahu mata sudah kering. Dr Utami bilang, ada metode efektif yang bisa diterapkan untuk mengistirahatkan mata, yaitu metode 20-20-20. Artinya, setiap 20 menit pandanglah sesuatu sejauh 20 feet (6 meter) selama 20 detik.

6. Gunakan Lensa Kontak dengan Bijak

Banyak kasus infeksi mata yang disebabkan oleh pemakaian lensa kontak, apalagi lensa kontak fashion yang bewarna-warni. Menurut dr Utami, warna dari lensa kontak fashion tersebut dapat menempel ke dalam mata. Jika memang harus menggunakan lensa kontak, sebaiknya gunakanlah lensa kontak One Day, karena semakin lama jangka waktu pemakaian lensa kontak justru kualitasnya semakin buruk.

Do's:
- Cucilah tangan dan tempat penyimpanan lensa kontak setiap habis digunakan.
- Keringkan tangan dan tempat penyimpanan lensa kontak dengan tisu.
Don'ts:
- Jangan mengeringkan tangan dan tempat penyimpanan lensa kontak dengan lap.
- Jangan meminjamkan lensa kontak kepada orang lain.

7. Gaya Hidup Sehat

  • Dengan berhenti merokok seseorang dapat menurunkan resiko penyakit mata AMD (Age-Related Macular Degeneration), Katarak, dan kerusakan saraf optik.
  • Mengucek mata sangat dilarang karena bisa menyebabkan iritasi dan robeknya selaput mata yang ditandai dengan mata merah dan pedih.
  • Bersihkanlah makeup mata secara maksimal. Khususnya kaum wanita, seperti saya yang setiap hari pakai eyeliner dan maskara, dr Utami menyarankan agar melakukan double clensing pada riasan mata. Pertama gunakanlah eye makeup remover / baby oil, kedua bilas dengan facial wash agar kotoran dan sisa minyaknya terangkat.
  • Jaga mata agar tetap bersih. Jika mata perih, kelilipan, dan terkena bahan kimia berat, langkah pertama yang musti dilakukan adalah membilas mata dengan air bersih mengalir. Bilas dengan air minum / air mineral yang disiramkan ke mata, bukan menenggelamkan mata ke dalam baskom air, ya! Harap diingat, "air mengalir"
  • Jangan percaya rumor
Rumor: terapi alternatif dapat menyembuhkan katarak dan rabun dekat.
Fakta: katarak dan rabun dekat hanya dapat diobati dengan melakukan operasi pembedahan pada lensa dan kornea mata. Orang India zaman dahulu memang dapat menyembuhkan Katarak tanpa operasi, dengan cara menjedotkan kepala si penderita sehingga gumpalan katarak lepas dan jatuh ke dalam rongga mata. Cara itu ampuh membuat penderita Katarak kembali bisa melihat dalam radius dekat, tetapi Katarak tadi tidak benar-benar hilang, bukan?

Rumor: air rebusan daun sirih dapat membuat mata menjadi lebih jernih.
Fakta: daun sirih yang tidak steril dapat menimbulkan jamur dan penyakit baru. Dari beberapa kasus pasien yang matanya mengalami infeksi, banyak penyebabnya datang dari penggunaan obat alternatif yang tidak benar itu. So, jauh-jauh dari rumors sebelum bertanya ke ahlinya.


***
Setelah sesi presentasi dan tanya jawab bersama dr Utami selesai, kami semua diajak berkeliling ke dalam klinik. Dalamnya mewah sekali, berbau steril, seperti Rumah Sakit mahal. No Worry deh kalau mau konsultasi atau operasi di sini, semua tenaga medisnya ahli. Pada lorong klinik, kita dapat melihat bingkai-bingkai sertifikat dokter yang akan menangani pasien-pasien penyakit mata. Sedikit narsis sih, tapi dekorasi seperti ini malah membuat saya sebagai pasien merasa aman dan terjamin dengan kualitas dokternya.

Kami juga diajak melihat-lihat mesin LASIK dan ReLEx SMILE dari dekat. Begini nih penampakannya.

Pusat Informasi Ciputra SMG Eye Clinic

Alat Operasi LASIK


Alat Operasi ReLEx SMILE

Keluarga dan kerabat dapat melihat jalannya operasi dari balik kaca tempat saya berdiri mengambil foto ini. Ketika dijelaskan lamanya operasi LASIK dan SMILE yang hanya memakan waktu sepuluh menit per satu mata, saya kaget! Saya pikir operasi bedah tersebut bisa memakan waktu sampai berjam-jam lamanya. Ternyata hanya dibius tetes saja, pasien tetap terjaga selama operasi.

FYI, operasi ReLEx SMILE di Jakarta baru ada di Ciputra SMG Eye Clinic, lho. Informasi biaya operasi ada di bawah ini:
  • Biaya Operasi LASIK IDR 25,000,000
  • Biaya Operasi ReLEx SMILE IDR 32,000,000
  • Biaya tambahan untuk konsultasi, obat dan lainnya sekitar IDR 4,000,000

Jika teman-teman ada yang berminat untuk melakukan operasi LASIK / ReLEx SMILE di Ciputra SMG Eye Clinic, saya punya voucher potongan harga senilai IDR 1,000,000 yang dapat digunakan sampai tanggal 23 Februari 2016. Hubungi saya pada menu kontak di atas, ya. Voucher saya kirimkan secara cuma-cuma, alias GRATIS! :)

Sebelum pulang kami semua dapat kesempatan mencoba Eye Screening dengan mesin modern. Peserta bermata minus maupun normal kebagian semua. Saat Eye Screening ini saya sedang menggunakan lensa kontak, jadi hasil minusnya tidak terlalu akurat. Pada gambar di bawah ini, saya capture hasil Eye Screening Mbak Hermini yang lebih kelihatan. Lihat minusnya, cukup tinggi, ya? Minus 7 dengan silindris sekitar 1,5. Ckckck. Mbak Hermini disarankan untuk menggunakan kacamata berbingkai bulat. Menurut tenaga medis di sana, minus besar akan lebih stabil jarak pandangnya jika menggunakan bingkai kacamata yang bulat dan lebar daripada bingkas kacamata yang berbentuk kotak dan kecil.

Eye Screening

Alamat Ciputra SMG Eye Clinic:
Lotte Shopping Avenue fl.5
Ciputra World 1, Jl. Prof. Dr. Satrio Kav 3-5
Hotline: 0813 1500 0306
Telpon: 021 29888138

*sumber tulisan: slide presentasi dr Utami Noor Syabariah. SPM, dan brosur Ciputra SMG Eye Clinic.

32 comments:

  1. ane udah semangat-semangat baca, pas sampe biaya, eh buset, mahalnyoo

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, gan, emang biaya operasi LASIK rata-rata segitu. :(

      Delete
  2. Aku mata kering, dari 2011. Awalnya dikira minus, pas periksa sampe 3dokter mata,,,ketahuan. Jadinya harus jaga makan..jangan lemak2

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sampai sekarang masih? Penyebab utamanya karena makanan berlemak itu emang? :O *kepo banget* Semoga lekas mereda ya, Nay!

      Delete
  3. Seru ya, mengais ilmu tentang mata juga touring :)
    Makasih share ilmunya Aprie.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Teh, seruuu, dapat ilmu dan dapat kesempatan eye screening gratis pula. :D

      Delete
  4. wah harus sefing self eye check dulu deh kalo gitu. makasih infonya Aprie!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hu'um, Mba Jata. Semoga matanya sehat terus! :D

      Delete
  5. Wah, biaya operasi mata lumayan ya. Makanya harus menjaga mata dg baik....

    ReplyDelete
  6. Mataku minus mba, udah sekitar 15 TAHUNAN. Seperti nya gak kurang kurang minus nya

    ReplyDelete
  7. Mataku minus mba, udah sekitar 15 TAHUNAN. Seperti nya gak kurang kurang minus nya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Minus memang gak bisa berkurang, Mbak. Akan bertambah seiring usia, bahkan bisa double jadi minus dan plus.

      Delete
  8. Presbyopia atau Mata Tua hanya dapat dikoreksi dengan pemakaian kacamatan dan operasi. Hiks.... langsung mewek deh. Itu penyakitku dan aku sudah lelah berkacamata. Kalo operasi selain biayanya yang mahal, juga takut, ih. Sayang ga bisa ikutan acara ini, pasti menarik banget ini kalo hadir langsung yaa? TFS, Apri, ini berguna banget infonya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, operasinya mahal sekali. Saat ini lebih baik menjaga mata biar gak bertambah parah penyakitnya ya, Mbak. Saya pun punya minus yang naik terus. :(
      Kalau ada Talk Show Mata lagi nanti kuinfo deh!

      Delete
  9. Aku dulu minus 8 sama 10, terus operasi semacem operasi katarak gitu. Sekarang jadi plus 1.
    Pengen nyembuhin, belum ketemu dokternya lagi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Walah, dari minus bisa jadi plus? :O

      Delete
  10. Waduh, bahaya sama mata lelah nih karena liburan ini ya kurang lebih mantengin laptop terus. Tapi, untung dapet ilmu baru dengan metode 20 20 20. Terima kasih loh kak saya baru tau itu.
    Ternyata budget operasi lasik segitu ya? Wajib kudu mesti jaga mata banget ini mah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, semangat jaga matanya! Saya pun seringnya lupa istirahat dan ngedip kalau udah di depan laptop.

      Delete
  11. aku belum pernah cek kondisi mata.. udah lama pengen diperiksain tapi gak tau kok belum kesampaian... dan ternyata memang wajib periksa ya mbak... makasih sudah berbagi :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Mbak Helni, sama-sama. Check mata umum dulu aja kalau ada keluhan. :)

      Delete
  12. Baru nyadar kalau memasukkan mata ke dalam air itu gak boleh. Harusnya pakai air mengalir. Aku termasuk yang kena rabun jauh. Makasih sharingnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Air mengalir dan juga bersih. Kalau bisa pakai air matang aja ya, Mbak.

      Delete
  13. Sebenarnya mata minus bisa ga sih disembuhkan secara alami, tanpa biaya yang mahal.
    Misalnya makan wortel, latihan mata. Apa itu hanya mitos yang sebenarnya tidak bisa disembuhkan.

    ReplyDelete
  14. Sebenarnya mata minus bisa ga sih disembuhkan secara alami, tanpa biaya yang mahal.
    Misalnya makan wortel, latihan mata. Apa itu hanya mitos yang sebenarnya tidak bisa disembuhkan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sepertinya belum ada yang bisa nyembuhi minus secara alami dengan hasil yang signifikan. Ada teman saya bisa bikin stabil minus, minusnya tidak turun tapi tidak bertambah makin naik juga, dengan cara membatasi penggunaan kacamata dan sering melihat radius jauh. Susah ya?

      Delete
  15. Mata ku juga suka lelah tp bukan karna menghadap layar komputer 8-10jam tp karna lelah memandang dia bermesraan dengn kekaaih baru nya #GagalMoveOn

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya, Ampun! Tabah yah :( *pukpukin om Cumi*

      Delete
  16. Udaah semangat baca dari atas kebawah perihal penyakit mata dan pengobatannya, berhubung mata sudah minus 2 dan kepengin sembuh eh pas baca ada lasik jadi makin semangat. Dibaca terus dibaca eh sampai pas estimasi biaya utk lasik ternyata 25 juta :') duh mahal sekali

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Mas Fandhy. Teknologi Lasik itu luar biasa, jadi harga pun pasti mengikuti. :')

      Delete
  17. Sudah pake kacamata dari SMP dan minus makin bertambah aja ini, malah tambah silindis pula sekarang huhu tapi gak pengin lasik, takut. Liat harganya makin gak pengin hahaha. Makasih infonya ya Mba.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebenarnya operasi LASIK enggak menakutkan, enggak ada darah-darahan dan cuma 10 menit! Tapi liat harganya emang menakutkan. :)))

      Delete

Hai, terima kasih sudah berkenan membaca dan berkomentar di postingan blog saya ini. Salam. :)