APRIJANTI

story, hobby, and beauty blog

Pengalaman Photo Facial Treatment di ZAP Clinic Lotte Shopping Avenue


Jerawat, oh, jerawat... masalah satu ini selalu bikin saya emosi, dan sialnya enggak pernah kelar. Hilang sebiji numbuh seribu biji. 😭 Saya sempet pesimis sama masalah jerawat, sebodo teuing lah, dikasih obat apa aja enggak mempan, ke dokter kulit pun enggak cocok. Ternyata jerawat saya enggak cuma butuh obat tetapi perawatan yang tepat.

Makanya, saya bersyukur bulan April lalu dikasih kesempatan untuk mencoba Face Rejuvenation Treatment di ZAP Clinic Menteng. Gara-gara treatment tersebut saya ngerasain lagi yang namanya muka mulus bebas jerawat. Terharu. Temen-temen bisa baca pengalaman saya di link ini: Pengalaman Perawatan Face Rejuvenation di ZAP Clinic Menteng

Seumur-umur, saya baru ngerasain perawatan kulit Face Rejuvenation, ya, di ZAP Clinic. Akhirnya jadi langganan ke sana, dan beberapa kali balik perawatan ketika kulit wajah udah ngasih sinyal "hemmm... perlu disuntik sinar ZAP lagi, nih!" hehehe.

Kakak Dilangkahi Menikah, Salah Adiknya?

Tentu saja bukan salah adiknya, salahkan mitos yang mengatakan: kalau kakak, apalagi kakak perempuan, yang dilangkahi adiknya menikah, apalagi adik lelaki, maka sang kakak akan jadi perawan tua.


Mitos itu kejam, tetapi buat saya, lebih kejam lagi seorang kakak yang tidak meridai pernikahan adiknya.

Dengan sedih Ibu saya berbicara ditelepon, beliau baru saja bertengkar dengan adik saya. Ketika saya tanya kenapa, Ibu saya tidak mau menjawab kecuali saya pulang ke rumah dan menanyakannya langsung.

Saya pulang. Saya bertanya, "kalian bertengkar kenapa?" Ternyata musababnya bukanlah perkara baru. Adik saya bilang ingin menikah tetapi Ibu tidak merestui. Ibu saya menginginkan saya menikah lebih dulu. Hal ini bukanlah perkara baru yang pernah kami bahas. Entah sudah berapa banyak diskusi sampai perdebatan yang kami lakukan ulah urusan pernikahan.

Aplikasi ISTC Bikin Wanita Melek Investasi Saham

*Postingan blog ini disponsori oleh Indosat. Informasi di dalamnya berdasarkan pengalaman yang saya alami. Untuk keterangan lebih lanjut, silakan membaca halaman Disclosure. Terima kasih untuk terus membaca dan mendukung blog Aprijanti.com

source: pexels.com | edited by: Aprijanti

Bagi sebagian wanita,  kata "investasi" dan "saham" terdengar begitu rumit dan njelimet di telinga, apalagi ketika dipraktikan. Adakah pembaca yang merasa seperti itu juga? Iya, saya pun begitu. Nabung aja susah apalagi disuruh investasi? 😁

Tanpa kita sadari, sejak kecil kita sudah belajar investasi melalui banyak media, seperti celengan dan tabungan. Setelah dewasa kita mengenal deposito, emas, properti, reksadana, dan saham. Ragam jenis investasi tersebut pasti sudah sering kita praktekan, kecuali... saham.

Featured: Blog Reservasi.com

"Apri, artikelnya udah tayang, ya. Makasih atas waktunya, jangan lupa di-share!"

Begitu pesan singkat Mas Dzul, Content Writer di Reservasi.com yang menghubungi saya melalui facebook messenger kemarin. Wah... I got more features. ❤

Terima kasih, ya! Mas Dzul dan Reservasi.com atas tulisan…

Launching Buku Blue Valley Series

launching buku

Tanggal 15 Desember kemarin, saya menggantikan Teh Ani Berta hadir ke acara launching buku Blue Valley Series di daerah Duren Tiga, Jakarta Selatan. Walaupun rezeki saya hadir ke acara karena menggantikan Teh Ani, saya sebagai pembaca selalu bangga datang ke acara sastra seperti teater, malam puisi, meet and greet penulis, sampai launching buku baru. Rasanya tuh kayak jumpa fans. Biasanya saya cuma lihat karya mereka melalui lembaran kertas, melalui acara saya bisa melihat sosok mereka langsung. Dalam hati kecil berharap juga, "kapan saya bisa kayak mereka, ya?" hehehe.

*ngayal aja dulu, kesampaiannya kemudian*

Acara launching buku Blue Valley Series agak unik dari acara launching buku kebanyakan. Lebih meriah, manis, formal, tetapi tetap syahdu. Ketika datang ke lokasi, tamu yang hadir disuguhi lantunan lagu dari penyanyi cantik Wizzy Wiliana dan Band. Beberapa camilan lezat dan juga kopi buatan Barista menemani kami sebelum acara dimulai. Launching buku Blue Valley Series serupa pesta kebun yang cantik.

Local Brand Bazaar and Fashion Show at Sienta Pop Up Playground

*Postingan blog ini disponsori oleh Toyota Indonesia. Informasi di dalamnya berdasarkan pengalaman yang saya alami. Untuk keterangan lebih lanjut, silakan membaca halaman Disclosure. Terima kasih untuk terus membaca dan mendukung blog Aprijanti.com

source: Nyna/Sociolla

Temen-temen udah liat kan gimana gemesnya saya main sama banyak anjing lucu di acara Dog's Day Out tengah bulan lalu? Nah, minggu kemarin saya diajak main ke Pop Up Playgorund lagi, tapi kali ini konsepnya berbeda. Tema acara yang menjadi penutup rangkaian event Toyota Sienta Pop Up Playgorund adalah UNLOCK YOUR WEEKEND FASHION BAZAAR.

Di sini, selain bisa melihat jejeran stan baju-baju wanita, craft, dan asesoris merek lokal, mata saya juga termanjakan sama model-model yang memeragakan busana di sekeliling lokasi acara. Seru loh bisa lihat model cantik jalan di tempat nogkrong. 😁

Tips Mengenakan Makeup dalam Waktu Singkat di Dalam Mobil

*Postingan blog ini disponsori oleh Toyota dan Sociolla. Informasi di dalamnya berdasarkan pengalaman yang saya alami. Untuk keterangan lebih lanjut, silakan membaca disclosure.


Wanita yang selalu mengandalkan makeup saat beraktivitas formal pasti paham betul kalimat ini, "setelat-telatnya waktu berangkat, wajah enggak boleh polos!" Bukannya saya enggak percaya diri untuk berpenampilan bare face, namun, saya suka enggak enak hati kalau terlihat kurang rapi di harapan rekan kerja. Wajah saya yang banyak kurangnya ini―jerawat dan bekasnya di mana-mana, pastinya lebih enak dipandang orang kalau diberi sedikit polesan makeup.

Saya punya kebiasaan buruk yang sudah jadi rahasia umum, sering telat! Ampunnn... kelemahan satu ini bikin saya harus kreatif memanfaatkan waktu, termasuk waktu buat makeupan. Enggak jarang saya bawa perlengkapan makeup lengkap ke mana-mana biar bisa polas-poles di dalam Taksi. Hah! Emang bisa? Bisa, dong!

Gili Iyang, Saya Jatuh Cinta!


Gili Iyang bukan nama lelaki yang sedang saya kencani. Gili Iyang adalah nama pulau kecil berjarak setengah jam dari Pulau Madura. Kalau temen-temen pernah ke Lombok, pasti sudah tidak asing lagi mendengar  kata "Gili". Sebutan Gili ternyata tidak hanya ada di Lombok, di Madura pun banyak. Lalu, kenapa saya bisa jatuh cinta dengan Gili Iyang?

Saya senang pelesir, tetapi kalau disuruh pilih ke Gunung atau ke Pantai? Saya akan pilih Gunung. Saya senang pepohonan hijau, udara yang sejuk, dan ketenangan alam dibanding kedinamisan pantai, ombak dan panas matahari yang beriak-riak. Dari sedikit pantai yang pernah saya kunjungi, saya senang ke Ujung Kulon karena di sana tidak hanya menyajikan kekayaan alam berupa pasir putih dan pantainya yang bersih tetapi juga hutan hijau yang masih dihuni oleh banyak flora dan fauna lucu. 

Saya lupa kalau saya tinggal di Indonesia. Pasti banyak pulau yang sama bagusnya atau bahkan lebih daripada Pulau Peucang yang pernah saya kunjungi di daerah Ujung Kulon.

Facial Scrub Alami JUARA Radiance Enzyme Scrub


Kalau disuruh milih, "lebih rela uang habis untuk beli makeup atau skincare?" Saya pasti akan jawab skincare! Saya enggak terlalu pemilih sama makeup, marek lokal dengan harga terjangkau asal enak dipakai udah cukup buat saya, tapi kalau udah ngomongin skincare, saya jadi pemilih luar biasa. Apalagi sejak wajah jadi gampang jerawatan, saya rela deh beli skincare mahal asal cocok sama wajah. (Habis itu sedih enggak bisa jajan sebulan. Hahaha!)

Saya concern sama skincare jauh dari sebelum saya kenal lipstik, eyeliner, concealer, dan kawan-kawannya. Sejak awal kuliah, saya rajin scrubbing dan maskeran seluruh badan. Kemudian... negara api menyerang ada berita yang bikin saya syok sampai saya enggak mau scrubbing wajah maupun badan lagi. Berita dari femaledaily.com ini: AS Larang Skincare dengan Microbeads: Kapan Giliran Kita? bikin saya sadar ternyata banyak sekali produk scrubbing yang butirannya itu menggunakan bahan kimia plastik atau microbeads atau biasanya tertulis polyethylene dan polypropylene di ingredients.

Moana dan Cita-Cita yang Tertunda

"Andai aja dulu gue enggak nurut omongan Bokap, mungkin sekarang gue udah jadi penulis." Kiki, 25 tahun, Beauty Blogger penggemar burger.

Saya yakin bukan cuma Kiki yang pernah ngomong kata-kata penyesalan. Kamu pasti pernah. Dia juga pernah. Mereka pun sama. Bahkan Moana, karakter utama dalam film animasi Disney terbaru, Moana. Andai aja Moana tidak nekat berlayar dengan kapal kecil yang disembunyikan ayahnya di gua, pasti dia akan ngomong dengan kata-kata yang sama seperti Kiki ucapkan di atas. Sayangnya, Moana tidak. Moana lebih memilih jadi anak pemberontak yang menuruti kata hati untuk meyelamatkan dunia walau keputusannya bertentangan dengan pendapat ayahnya yang seorang kepala suku.

film,moana,disney
source: movies.disney.co.uk

Selasa malam kemarin, selepas event ZAP Blogger Gathering, saya dan Kiki nongkrong cantik di Sabang. Tiba-tiba obrolan kami jadi mengalir ke buku, sastra, penulis, dan... cita-cita. Agak kaget, sih, waktu denger Kiki bilang dia bercita-cita jadi seorang Penulis sejak SMP. 

Saya tahu tulisan-tulisan Kiki di blognya yang ber-header Hot Burger itu bagus, tapi saya baru tahu kalau dia pernah menang lomba karya tulis ilmiah se-Jakarta Barat. Kiki belum pernah cerita sebelumnya.

"Kamu tau enggak, Beb, (panggilan kami ke semua personil grup) kalau gue enggak dilarang Bokap masuk sastra UI, mungkin aja sekarang gue udah jadi sesuatu! Yah, okelah kalau gue enggak jadi penulis nantinya, tapi nama UI bisa dipakai ke mana-mana." Keluh alumni Teknik Minyak Trisakti ini.

Penyesalan selalu ada di akhir cerita?

Featured: MNC Channel | Tips Merawat Rambut Diwarnai


Sesungguhnya postingan ini adalah Featured Post yang telat. Saya sudah upload featured video dengan MNC Channel ini di youtube dan media sosial sejak tiga bulan lalu. Niat banget mau published ke blog juga, tapi lupa! 😅

Nah, berhubung weekend harus ada postingan #WeekendCantik, tapi saya enggak ada waktu untuk foto-foto produk seminggu ini karena lagi ngebolang ke Madura dan Surabaya, jadilah saya bikin postingan Tips Merawat Rambut Diwarnai dari rangkuman video wawancara saya dan Mbak Vega, Host MNC Living Ideas. *siapa tahu ada yang penasaran melihat saya grogi dan awkward saat masuk TV pertama kali, boleh banget loh ditonton dan di-bully sampai habis. :)))



LANEIGE BB Cushion Pore Control No.21 (Natural Beige)

laneige,bb chusion

Saya niat banget mau review produk ini dari enam bulan lalu, karena tertunda terus, jadinya baru sempet ditulis sekarang. Hehehe. Terima kasih, ya, Dingo Beauty Indonesia yang sudah berbaik hati memberi saya full size produk LANEIGE BB Cushion Pore Control No.21 untuk dicoba!

Ketika menerima produk untuk pertama kali, saya excited banget. Produk ini adalah BB Cushion pertama yang saya miliki. Saya sudah pernah coba beberapa BB/CC/DD cream dengan kemasan tube biasa, baik dari merek lokal maupun merek korea, tetapi BB Cushion yang memiliki keunggulan pada kemasannya yang seperti bedak padat ini, belum pernah coba sebelumnya. Kira-kira cocok enggak ya di wajah saya yang oily kombinasi? Emm... simak terus reviewnya sampai bawah. 😏

Dog's Day Out at Sienta Pop Up Playground

*Postingan blog ini disponsori oleh Toyota dan Sociolla. Informasi di dalamnya berdasarkan pengalaman yang saya alami. Untuk keterangan lebih lanjut, silakan membaca disclosure.


Salah satu harapan terbesar saya yang belum kesampaian adalah punya satu-dua ekor anjing di rumah. Gemezzz tiap liat hewan setia dan gampang dilatih ini, apalagi kalau liat matanya yang manja, rasanya hati adem tentram gitu. Hahaha. Saya pun enggak punya trauma apa-apa sama anjing, jadi enggak ada rasa takut untuk dekat dan peluk-peluk, kecuali anjingnya galak dan denial sama orang selain owner-nya. Makanya waktu pihak Sociolla dan Toyota nawari beberapa Blogger untuk dateng ke acara Toyota Sienta POP UP PLAYGROUND "Unlock Your Dog's Day out" saya langsung mengiyakan. Kapan lagi bisa main seharian sama doggy-doggy lucu. 😘

Rebranding Blog Aprijanti.com

rebranding,blog
source: unsplash.com | edited by: Aprijanti

Kalau bukan karena materi Ibu Ina, salah satu pembicara di workshop The Power of Content yang saya ikuti akhir bulan Oktober lalu, mungkin saya enggak paham betapa pentingnya personal branding. Kegelisahan mengenai konten blog yang saya alami beberapa bulan belakangan ternyata hanya perlu satu jawaban, personal branding!


KENAPA MENURUT SAYA PERSONAL BRANDING ITU PENTING?

Karena saya tidak mau dikenal orang sebagai Blogger, thok! Saya membuat konten apa aja di blog, belum tentu orang-orang tau. Saya menuntut diasosiasikan oleh sesuatu yang sangat saya, maka ketika orang-orang butuh solusi atas permasalahan yang sama, mereka akan mencari blog saya.

Kedengerannya ribet, ya? Eugh... jangan salah, menyusun ulang atau rebranding blog lebih ribet dari itu. Saya jadi harus meraba-raba lagi, kira-kira konten apa yang harus saya tulis dan sebaiknya tidak saya tulis di dalam blog ini.


3 END - Cara Elegan Mengakhiri Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak

Source: unsplash.com | Edited by: Aprijanti

Tiap melihat berita kejahatan, apalagi kejahatan terhadap perempuan dan anak, rasa-rasanya saya mau berubah jadi Superhero biar bisa melempar penjahatnya ke Mars. Cita-cita ini serius. Sayangnya saya bukan Superhero. Sayangnya saya manusia dengan kekuatan seadanya yang terpaksa rela bersedih hati melihat berita kejahatan cepat menguap. :(

Ayo coba kita flashback, masih ingatkah teman-teman berita ini?
- Saori, gadis keturunan Jepang yang habis dipukuli pacarnya sampai babak belur.
- Seorang siswi di Lampung yang diperkosa dan dibunuh oleh sepuluh orang remaja.
- Angeline, gadis cilik 8 tahun yang mayatnya ditemukan terkubur di bawah kandang.

Masih ingatkah mereka? Saya ingat. Saya ngilu. Saya enggak kuat membayangkan andai saya ada di posisi seperti mereka. *nangis*

Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak bukan cuma itu. Tahukah temen-temen, ada 35 kasus kejahatan terhadap perempuan dan anak yang terjadi setiap harinya di Indonesia. Fakta tersebut saya dapatkan dari Mamam Suherman, biasa disapa Kang Maman, penulis buku best seller dan juga pembicara Workshop The Power of Content 3 Ends bersama SEREMPAK.ID di BINUS FX Senayan yang saya hadiri kamis lalu.

The Power of Content

konten,blog,workshop
Source: unsplash.com | Edit by Aprijanti

Tepat setahun yang lalu, blog saya berganti domain menjadi .com. Saya pun jadi rajin mengikuti berbagai komunitas blogger dan workshop blogging. Sejalan dengan itu, blog saya ketiban banyak rejeki, mulai dari hadiah menang lomba blog, review berbayar dan article placement, sampai menjadi Buzzer di social media.

Harusnya sekarang saya fokus ke depan, memikirkan bagaimana caranya agar blog ini lebih menghasilkan. Namun hal ini malah bikin saya gelisah sendiri; saya merasa jalan ngeblog seperti ini sudah baik tetapi ada yang salah dengan konten blog saya, apalagi setelah dua kali secara tidak sengaja saya mendengar Teh Ani menyampaikan pesan, "Blognya jangan seperti etalase toko." saya kayak lagi ditampar. Hahaha.

Pernyataan saya di atas bukan berarti saya sedang mengejek atau tidak menghargai teman-teman Blogger yang semua isi postingannya berbayar, bukan, bukan pula saya menampik berbagai rezeki yang datang dari blog. Saya hanya sedang gelisah memikirkan konten blog ini akan dibawa ke mana kedepannya?

Traveling ke Jepang [Part 3] Tokyo Disneysea dan Shinjuku


Sampai juga di postingan terakhir Traveling ke Jepang Ala #PIXYTokyoBeautyTrip. Agak sedih, nih, nulisnya, saya enggak tau kapan bisa ke luar negeri lagi dan menuliskan catatan perjalanan sepanjang dan se-excited ini. Well, semoga nanti ada rezekinya, ya, atau siapa tahu kan PIXY ngajak saya main lagi. Hahaha *ngarep* Aamiin! :D

Rangkaian kegiatan hari terakhir kami adalah: main ke Tokyo Disneysea, Beauty Spa di Green Plaza Shinjuku, dan menghabiskan malam terakhir di Shibuya.

Sekitar jam 11 siang kami baru sampai di Tokyo Disneysea. Saran saya, datanglah lebih pagi karena luas tempatnya 70 hektar lebih dan mainannya banyak banget. So, enggak akan cukup waktu untuk keliling dan menikmati setiap permainan yang tersedia kalau kita enggak spare waktu seharian. Contoh kasus, kami antri salah satu wahana permainan jam 2 siang tapi baru bisa naik jam 6 sore. Kalau rela menunggu 4 jam sambil mengantri wahana lain, sih, OK. Coba kalau kamu diburu-buru waktu, tiket seharga 7400 Yen terasa mahal betul.

Traveling ke Jepang [Part 2] Ginza dan Harajuku!

Postingan ini adalah lanjutan dari Traveling ke Jepang Ala #PIXYTokyoBeautyTrip [Part 1] yang sudah saya tulis kemarin. Pada postingan part 2 ini, saya akan menuliskan catatan perjalanan hari kedua kami di Tokyo. Ada yang bisa nebak, kira-kira kami ngapain aja? Kegiatan kami enggak jauh-jauh dari kecantikan dong, namanya juga Beauty Trip. Hehehe.

Rangkaian kegiatan hari kedua kami adalah: Tokyo City Tour keliling Ginza dan Harajuku, makan ramen fenomenal, dan hair makeover di Watanabe Salon.

Sebelum saya cerita tentang serunya kegiatan di atas, saya mau tunjukin daerah tempat kami menginap. Saya bersyukur banget kami enggak menginap di hotel, pemandangan seluk beluk perumahan di Tokyo bisa kami lihat setiap hari. Asli, rumah warganya unik-unik banget. Kayak gini contohnya.

rumah,house,tokyo,japan
Bentuk rumahnya kawai banget. Enggak ngerti lagi :(

Traveling ke Jepang [Part 1] Aoyama dan Shibuya Street

Sampai postingan ini di tulis, saya masih sering halu ngerasain sejuknya udara musim gugur di tengah kota, capeknya jalan kaki pakai heels keliling Aoyama, Shibuya, dan Harajuku, naik kereta rombongan, tengah malem keluyuran jajan es krim, tiap pagi sarapan onigiri tuna mayo super lezatnya 7-Eleven, dan adegan-adegan syuting di sepanjang jalan, "anak-anak, ayo kita siap-siap lagi, ya!" teriak Mas Pebi, kru Selebriti Siang Trans7.

Ah, saya kangen mereka. Saya kangen Tokyo.

travel,shibuya,tokyo,japan

Dua minggu lalu, saya masih kucar-kacir mencari wardrobe apa yang kira-kira cocok dipakai di Tokyo awal Oktober? Saya masih was-was sama visa dengan lampiran isi tabungan yang bukan main dikitnya, kira-kira lolos di kedutaan Jepang enggak, ya? Hahaha. Finally... all done well. dua belas orang berangkat juga ke Tokyo pada Kamis malam, 13 Oktober 2016.

Wanita Berbelanja Lingerie Bukanlah Hal Tabu

lingerie,asmaraku.com

Saya masih ingat beberapa tahun lalu Ibu pernah berkomentar "Ih, ini kan celana dalam wanita nakal!" saat melihat G-String lucu berwarna pink yang baru aja saya beli. Saya hanya tertawa menanggapi komentar Ibu. Padahal beli G-String bukan untuk lucu-lucuan semata. G-String diciptakan agar wanita tetap nyaman mengenakan rok tanpa terlihat bayangan celana dalamnya. Biarpun sudah dilapisi basic pants lagi, tetap aja garis tepi jahitannya sering nyeplak. Iya, enggak? Akhirnya saya cari solusi dengan mengenakan G-String dan basic pants ketika memakai rok sepan. Aman.

Memang... bagi sebagian orang tua, pakaian dalam dengan model "tidak biasa" adala hal aneh dan tabu. Apalagi kalau disangkutpautkan dengan imajinasi pria dan sebagainya. Jangankan orang-orang zaman dulu, orang zaman sekarang aja masih menganggap pakaian dalam wanita adalah hal tabu untuk dibicarakan apalagi dituliskan model begini. Hehehe.

Belajar Teknik Food Photography Ala Captain Ruby

food,blogger,blogging,captainruby

Salah satu hal menyenangkan dari menjadi seorang Blogger adalah sering diundang ke event seru! Seru buat saya bisa ketemu temen-temen Blogger lainnya, acaranya menarik dan interaktif, juga materi dari pembicaranya berbobot. Pulang-pulang bisa bawa tulisan kayak postingan saya sekarang ini. :D

Tersebutlah Minggu kemarin saya dan temen-temen Blogger lainnya diundang untuk hadir ke acara Brightspot x Jenius Live di Senayan City. Acara yang bertema "Market of the future" ini berlangsung dari tanggal 30 September-2 Oktober 2016. Sejak dimulainya acara Jumat lalu, 30 September 2016, banyak postingan tentang Brightspot berseliweran di timeline socmed saya. Saya kira acara ini hanya berisi bazar makanan dan pakaian lucu yang ada di Brightspot Market (stan dengan tenda megah di samping Senayan City) ternyata banyak juga Talkshow keren yang berlangsung di area Jenius Live ( di Lobby Senayan City lantai 1).

Rata-rata pembicara yang mengisi Talkshow adalah praktisi teknologi digital, konten digital dan media social, Blogging, Vlogging, dan Financial Planning. Ilmunya masa kini banget, kan? Serunya lagi, acara ini gratis! Bahkan peserta yang aktif bertanya bisa dapat goodie bag dari penyelenggara.


Perjalanan Saya Ke Jepang Dimulai Dari Sini

PIXY,event,tokyo


Sudah kelima kalinya handphone saya berdering dari nomor yang sama. Panggilan pertama sampai ketiga tidak saya hiraukan, biasanya suara di balik nomor-nomor berformat 021 adalah tawaran kartu kredit, KTA atau asuransi. Tapi ini sudah panggilan kelima. Kok dia enggak nyerah juga, ya? Saya curiga bukan dari tawaran hutang. Saya harus angkat panggilan masuk ini, tapi saya sedang di tengah-tengah meeting internal kantor, gimana caranya? Galau. Akhirnya panggilan masuk itu nekat saya angkat juga.

"Selamat, ya Mbak Aprie terpilih jadi 10 besar finalis PIXY Blogging Competition. Penjuriannya masih berlangsung. Paling cepat sore nanti sudah keluar nama pemenangnya, paling lambat besok siang saya telepon lagi kalau Mbak Aprie termasuk dari dua orang pemenang."

Deg! Sambil merinding, saya cuma bisa teriak kesenengan. Dalam hati. Ya, gimana? Wong lagi di tengah meeting. Angkat telepon aja ditegor apalagi teriak-teriak, Sist. :(

Cara Seru Kirim dan Terima Paket Lewat JNE POPBOX

*Postingan blog ini disponsori oleh JNE. Informasi di dalamnya berdasarkan pengalaman yang saya alami. Untuk keterangan lebih lanjut, silakan membaca disclosure.


Anak kosan, single, dan punya banyak kegiatan kayak saya gini, wajar dong kalau nerima paket aja enggak sempet? *lalu yang baca nyembur semua* :)))

Eh, tapi ini pengalaman pribadi, kok. Sejak jadi Blogger Sosialita, kadang ada aja paket yang datang baik dari Brand atau dari saya beli sendiri via online shop untuk di-review. Maklum, belanja via online shop masih jadi favorit saya karena irit waktu, tenaga, dan biaya.

Walau belanja via online shop punya banyak keuntungan, tetap aja ada kelemahannya. Sebut saja, paket salah alamat dan penerima, paket lama sampainya, Si Bapak Pos nyasar lalu nelpon berkali-kali tapi enggak paham juga di mana lokasi tertulis (padahal udah saya jelasin, "kosan saya masuk gang, Pak!" samping Masjid dan Kuburan, lurus, terus mentokkkk." *terus jadi emosi* *pasang emot nangis*)

Me Time di Irwan Team Hairdesign Salon


Menjelang weekend gini paling enak ngebayangin bisa duduk-duduk santai di salon, creambath-an sambil dipijit, terus pulang-pulang rambut udah cetar membahana efek blow Si Hair Stylist. *kibas-kibas rambut* weekend goals banget enggak sih? :))

Iya, itu cerita saya weekend kemarin.

Akhirya... setelah berbulan-bulan lamanya, saya sempet juga perawatan ke salon. Padahal rambut saya diwarnai, minimal sebulan sekali perlu merawat rambut biar enggak kering macam sapu ijuk. Beruntungnya saya dan kesembilan BloggerBabase lainnya dapat kesempatan untuk mencoba treatment di Irwan Team Hairdesign cabang terbaru, cabang ke-13 di Lippo Mall Puri Indah.


3 Restoran yang Wajib Kamu Kunjungi di Bogor

*Postingan blog ini disponsori oleh Traveloka. Informasi di dalamnya berdasarkan pengalaman yang saya alami. Untuk keterangan lebih lanjut, silakan membaca halaman Disclosure. Terima kasih untuk terus membaca dan mendukung blog Aprijanti.com

Source: pexels.com | Edited by: Aprijanti

Apa yang pertama kali terlintas di kepala kamu saat ada teman teriak, "duh, gue butuh piknik nih!"

Pasti tempat-tempat jauh seperti Pantai, Gunung, Pedesaan, dan tempat wisata lainnya yang jauh dari Ibukota. Padahal kita, termasuk saya sendiri, kadang enggak kepikiran kalau berwisata atau sekedar piknik tidak harus dilakukan di tempat yang jauh. Yah, minimal sebelahan kota, deh! Contohnya kayak tempat Wisata Hutan Mangrove PIK yang pernah saya datangi tahun lalu. Atau pelesir ke kota Bogor yang punya banyak taman dan wisata kuliner? Hmm... kenapa enggak.

Ngomong-ngomong kuliner Bogor, saya punya tiga referensi tempat makan yang wajib kamu cobain, nih. Wajib. Pakai. Banget. Dicobain kalau lagi mampir ke Bogor. Sebelum menyesal, yok! intip tiga tempat makan ngehits ini.

Weekend Ini Ke Mana? Ke Festival Jak-Japan Matsuri Aja!

*Postingan blog ini disponsori oleh Penyelenggara Jak-Japan Matsuri 2016. Informasi di dalamnya berdasarkan pengalaman yang saya alami. Untuk keterangan lebih lanjut, silakan membaca halaman Disclosure. Terima kasih untuk terus membaca dan mendukung blog Aprijanti.com


SOALNYA ADA JKT48 MANGGUNG DI SANA! WAAAA~~~

Niat utama saya untuk ikut festival Jak-Japan Matsuri tahun ini memang JKT48! Hahaha. Padahal saya bukan Wota. Dari dulu saya penasaran banget pengen nonton Teater JKT48 di FX, karena banyak awam bilang aksi panggung mereka asli bagus, tetapi enggak pernah kesampaian. Saya ngeri kalau datang ke Teater sendirian, takut awkward. Nah! Mumpung ada festival The Bigest Matsuri in Jakarta dan dedek-dedek JKT48 adalah salah satu special performance-nya, cita-cita saya bakal kesampaian besok. :D


Enam tahun yang lalu saya pernah menonton festival yang sama. Kala itu niat saya datang cuma seru-seruan aja, bisa liat banyak cosplay, tarian daerah, jajan enak, lampion dan kembang api sebagai penutup acara. Untuk ukuran festival besar, tiket masuk Jak-Japan Matsuri murah banget! Tahun ini aja HTM Jak-Japan Matsuri 2016 cuma IDR 30,000 Gaess~ dan itu untuk dua hari. DUA HARI! *nulisnya sambil melotot*

Referensi Produk Makeup untuk Pemula


*Tulisan ini saya ikut sertakan pada program round up post di www.liaharahap.com

Seharusnya postingan ini sudah published sebelum tanggal 21 Agustus kemarin. Saya lupa berat! Maaf ya, Lia. Semoga masih bisa berkontribusi. :D

Awal tahun lalu, saya pernah membuat postingan dengan judul hampir mirip postingan sekarang, yaitu Basic Makeup yang Perlu Diketahui oleh Pemula. di postingan itu, saya memaparkan beberapa informasi mengenai tips sebelum membeli produk makeup dan tren makeup statement untuk temen-temen yang baru mau belajar makeup.

Nah, kalau pada postingan ini, anggap aja part 2-nya postingan kemarin, saya akan sharing produk-produk apa yang sebaiknya dimiliki oleh pemula. Lengkap sama merek dan tipe/shade-nya. Tentunya, produk-produk yang bakalan saya mention nanti sudah pernah saya coba. Dijamin Recommended, Sist!

10 Tips Hemat Ala Anak Kosan

*Postingan blog ini disponsori oleh Paylesser. Informasi di dalamnya berdasarkan pengalaman yang saya alami. Untuk keterangan lebih lanjut, silakan membaca halaman Disclosure. Terima kasih untuk terus membaca dan mendukung blog Aprijanti.com

hemat

Tiga bulan sudah saya menjalani kehidupan sebagai anak kos (lagi). Sebenarnya ini bukan kali pertama saya ngekos, waktu zaman kuliah, saya pernah jadi anak kos selama tiga tahun di Beji Depok. Setelah lulus, saya balik ke rumah orang tua dan bekerja.

Wacana tinggal sendirian saat bekerja sudah ada dari dulu, tapi enggak pernah kesampaian karena saya selalu khawatir masalah financial. Kalau takut melulu kapan mandirinya, kan? Jadilah sebelum Ramadan kemarin saya nekat ngekos (lagi). Padahal enggak lama setelah ngekos, saya sudah berstatus pengangguran. Kebayang kan, gimana pusingnya ngatur keuangan pas dompet lagi tipis-tipisnya.

Mengatur keuangan ala anak kos jelas lebih menantang dibanding ala anak rumahan. Ada uang tambahan yang harus saya keluarkan setiap bulannya. Kalau biasanya saya bawa makan dari rumah, sekarang seharian saya harus cari makan di luar. Dan hal lainnya yang bisa bikin bengkak pengeluaran. Berat memang, tapi bukan berarti enggak bisa. Gara-gara uang yang saya punya semakin terbatas, saya jadi semakin kreatif. Sebut aja akal-akalan. :p

Secantik Wanita Jepang dengan PIXY Two Way Cake Cover Smooth

bedak_pixy


Dari sekian banyak wanita cantik di seluruh dunia, menurut saya yang punya skin goal paling bikin iri adalah wanita Jepang. Siapa sih yang enggak mau punya kulit cerah, halus, mulus ditambah body ramping mirip wanita dari negeri matahari terbit itu? Saya yakin enggak ada yang nolak. Hehehe. Ternyata, selain punya gaya hidup dan makanan sehat, wanita jepang juga punya banyak pilihan produk skincare dan makeup terbaik. Pantesan muka mereka mulus-mulus, ya? Padahal tampilan makeup-nya enggak kelihatan terlalu berlebihan.

Saya ingat banget dari kecil sampai duduk di bangku SMA, saya masih pakai bedak bayi. Awal kuliah baru deh atas saran Ibu, saya beli bedak yang agak dewasa dikit (((dewasa dikit))) tapi harganya masih pas untuk kantong mahasiswa. Ayo coba tebak bedak padat apa saya beli pertama kali? Yup, PIXY Ultimate Makeup Cake yang kemasannya warna pink. Kira-kira selama empat tahunan saya masih pakai bedak itu, ringkes untuk mahasiswa, ringan di muka, dan enggak bikin break out. Lalu sempat gonta-ganti bedak sampai sekarang. Makanya awal Agustus kemarin, saya girang banget datang ke acara PIXY Two Way Cake Cover Smooth Launch and Blogger Gathering di Hotel Ciputra. Emmm.. jadi ingat masa lalu kan, terus penasaran juga kepengen coba produk barunya. *feeling excited*


Meet & Greet Selena Gomez The Revival Tour Konser


Mungkin ini yang disebut rezeki nomplok. Enggak pernah kebayang sebelumnya, saya bisa dapat kesempatan nonton konser Selena Gomez The Revival Tour Jakarta + Meet & Greet tanggal 23 Juli lalu. Huwaaaa! Anak-anak Selenator Indonesia pasti paham kan gimana senengnya saya? *loncat sampai ke langit lapis 12*

Terima kasih berat kepada Creative Disc yang sudah memasilitasi saya untuk ketemu langsung dan peluk-peluk artis idola. It's like a dream? Iya, banget! Kelar nonton konser banyak temen saya tanya, "Selena in real person kayak apa?" "Tingginya seberapa?" "Wanginya bagaimana?" Hahaha.... ada-ada aja sampai segala wangi ditanya. :)))

Penasaran juga? Mending saya ceritain dari awal.

Food Blogging, Cara Asyik Memperkenalkan Budaya Indonesia

Source: unsplash.com | Edited by: Aprijanti

Ada satu quotes yang melekat banget dalam ingatan saya, yaitu quotes-nya John F Keneddy yang berbunyi, "Jangan tanyakan apa yang negara ini berikan kepadamu tapi tanyakan apa yang telah kamu berikan kepada negaramu." Bayangin! Saya masih SD disuruh mencerna quotes model beginian. Yang ada malah nyinyir, "dihh.. situ mah enak Negarawan bisa berkontribusi buat negara, nah sini mah sapalah? Rakyat jelata biasa yang boro-boro punya cita-cita jadi Politikus." :)))

Semakin gede saya semakin mengerti ternyata wujud pengorbanan yang dapat saya berikan untuk negara tidak berarti harus menjadi JFK atau menjadi Sri Wahyuni Agustiani, Atlet angkat besi yang menang piala perak di Olimpiade kemarin, dulu. Saya yang rakyat jelata ini ternyata juga bisa berkontribusi untuk negara. Caranya? Became a Blogger! Huahahaha.

Jujur, waktu berstatus karyawan biasa, saya hampir enggak pernah tuh mikirin kontribusi untuk orang lain. Setiap hari yang saya pikirin cuma soal gaji, pengeluaran, beli ini, beli itu, kalau nyisa baru amal (seringannya sih lupa). Semenjak ngeblog, saya mendapatkan kepuasan yang lain. Saya sadar kemampuan menulis saya tidak seberapa, tetapi ada satu-dua feedback dari pembaca yang merasa terbantu melalui tulisan ini, rasanya luar biasa. Lebih luar biasa daripada momen menerima uang job review. Ternyata saya ada gunanya juga. *seka air mata*

Happy 1st Birthday, Althea!


Semenjak Korean Wave masuk ke Indonesia awal tahun 2010 lalu, kita jadi punya kiblat Beauty & Fashion Style baru bernama Korean Style. Mini dress dan setelan imut-imut sampai no makeup-makeup look jadi standar kecantikan cewek-cewek jaman sekarang. Kosmetik lokal yang agak "berwarna" tergeser ketenarannya sama kosmetik korea yang ringan dan flawless banget. BB Cream laris manis, disusul produk lainnya seperti lip tint dan blush on serta eye shadow warna-warna peach.

Namun sayangnya, produk kosmetik korea mahal sekaleee... sebut aja merek-merek seperti: Etude House, Tony Moly, The Face Shop, Missha, Laneige, The Saem, dan lainnya. Harga asli mereka di konter resmi bisa 2-4 kali lipatnya harga produk kosmetik lokal. Padahal mah di negara aslinya murah meriah. Makanya banyak online shop yang bikin sistem Pre Order (PO) khusus untuk menjual makeup korea langsung dari supplier-nya.

Dari dulu saya jarangggg banget beli produk kosmetik PO, selain enggak sabaran saya agak insecure sama keaslian produknya. "Mending nunggu diskon di konter daripada PO." begitu pikir saya. :D

Pengalaman Perawatan Face Rejuvenation di ZAP Clinic Menteng


Saking seringnya saya cerita soal jerawat, jadi bosen sendiri kalau ada temen yang tanya, "mukanya lebih bersih, deh. Pakai apa?" Jadi begini...

Sekitar akhir bulan April kemarin, saya dapat undangan untuk datang ke event ZAP Blogger Gathering. Seneng bisa dateng ke acara itu karena dapet insight dari cerita pengalaman Ownernya dan Dokter Senior yang biasa menangani pasien di ZAP Clinic. Saya juga diajak keliling cabang barunya yang ada di lantai basement Hotel Oria Menteng. Fancy banget, deh. Penampakan changing roomnya aja kayak gini.

Buku: Surat Kecil untuk Tuhan, The Story of Life

*Postingan blog ini disponsori oleh Falcon Publishing. Informasi di dalamnya berdasarkan pengalaman yang saya alami. Untuk keterangan lebih lanjut, silakan membaca disclosure.

review, novel, surat, kecil, agnesdavonar

SURAT KECIL UNTUK TUHAN : THE STORY OF LIFE
Penerbit: Falcon Publishing
Jenis: Novel
Tebal: 224 halaman
Harga: Rp 55.000


Pernahkah kamu membaca buku yang sama berulang-ulang? Saya hampir enggak pernah, lho! Walau itu buku favorit saya sekalipun, paling hanya disampul plastik biar awet. Makanya ketika disodori buku yang pernah saya baca, namun cover-nya beda, saya menolak. "Tapi ini ceritanya juga beda!" Kata seorang teman menyodorkan buku bersampul magenta.

Awal tahun 2011, saya ingat pernah membaca buku seorang teman dengan judul yang sama. Ceritanya tentang seorang remaja yang tiba-tiba terserang penyakit kanker ganas di wajahnya. Dari hari ke hari penyakitnya semakin parah. Operasi dan perawatan sudah dijalani tapi hasilnya nihil. Keke, nama dari remaja pengidap kanker itu, merasa hidupnya tidak adil. Ia, yang hanya tinggal dengan ayahnya, tidak menerima keadaan mengapa harus ia yang terkena penyakit? Mengapa bukan orang lain?

Nah, ketika saya membaca sinopsis di sampul belakang novel Surat Kecil untuk Tuhan edisi baru ini, ternyata ceritanya memang beda. Tokoh-tokohnya pun beda. Bukan cerita tentang Si Keke yang kena kanker melainkan...

Idul Fitri dan (Semoga) Lembaran Baru

Sebulan lebih, tepatnya beberapa minggu sebelum memasuki bulan Ramadhan, saya mengajukan surat resign dan fully approved bahkan dalam waktu beberapa hari saja (tidak sampai one month notice). Saya berhenti dari pekerjaan sebagai Marketing Associate di salah satu Ecommerce(?) Property Jakarta. Beberapa teman menyayangkan keputusan saya yang tanpa perhitungan matang itu. "Kan, sebentar lagi puasa!" "lu enggak sayang sama THR?"

Saya lebih sayang sama diri saya sendiri.

Saya ngeri, ketika saya bekerja di bulan suci, saya hanya ngedumel dan mengeluh tentang pekerjaan dan hal lain terkait kantor. Saya sulit membayangkan saya menjadi pribadi yang lebih buruk dari sekarang. Saya mundur, istirahat sejenak, enggak mau mikir apa-apa selain, "semoga Tuhan menolong saya untuk tetap memberikan saya rejeki selama bulan Ramadan atau sedikitnya selama saya mendapatkan pekerjaan baru."


Susahnya Ketemu Jodoh di UberPOOL

Tolong, jangan ada yang baper sama judul postingannya. Ini bukan cerita tentang saya yang lagi die hard nyari jodoh. Bukan. Tetapi tentang pengalaman saya naik Uber dan UberPOOL. *wing*


Waktu Uber sedang ramai-ramainya diprotes berbagai pihak, ditanya legalitas perusahaannya, bahkan sampai ada isu mau ditiadakan, saya jadi salah satu orang yang protes juga. Bukan protes untuk ikut-ikutan minta Uber ditutup. Tetapi, protes kenapa Uber diprotes? Nah, lho! Protes-ception.

Pasalnya, saya sebagai pengguna merasa sangat terbantu dengan adanya Uber di Jakarta. Maaf, bukan mau menjelek-jelekan pihak tertentu, namun sebelum ada Uber terasa sekali beratnya ongkos naik Taksi. Saban sebentar ngecekin argo, "udah berapa duit ya itu meteran?" Iya, enggak, sih? Apa saya aja yang begitu? Hahaha. Belum lagi ketakutan akan minimnya indetitas driver/pengemudi. Berkat inovasi dan kemajuan teknologi, kekhawatiran-kekhawatiran tersebut hilang.

uber, uberpool
image from: www.hafizlubis.com

Aplikasi Sakuku, Satu lagi Inovasi Terbaru Bank BCA

ngabuburit, blogger, bca, sakuku

Minggu-minggu terakhir menjelang Idul Fitri gini, kayaknya bukan cuma saya yang merasa undangan ngabuburit datang lebih banyak. Temen-temen juga, kan? Salahin aja THR yang mencair pas banget tanggal-tanggal gajian dan mepet-mepet Lebaran. Salahin! Kalau pengacara (pegangguran kebanyakan acara) kayak saya gini mah selow, paling bisik-bisik ke Si Pengundang, "tempat makannya yang murah-murah aja ya, Sis!" atau "tagihannya nanti bagi dua pakai aplikasi Sakuku, yaaa." :))

Untungnya, Selasa kemarin saya dapat undangan ngabuburit gratis. Tempatnya di Restoran Hotel berbintang lagi. Alhamdulillah rezeki anak kost.

One Day Tour ke Pabrik Pocari Sweat

Saya tidak menyangka petualangan kami ke Pabrik Pocari Sweat Sukabumi menjadi pengalaman yang begitu berkesan di bulan Ramadan 2016.

Belanja Baju Lebaran Lebih Asyik Melalui Online Shop

coral, shop, online

"Lebaran sebentar lagi..." begitu lagu yang sering dinyanyikan segerombolan bocah di depan rumah saya setiap bulan Ramadan. Kemeriahan Ramadan bukan cuma disambut bocah-bocah tetapi juga orang dewasa & remaja (kayak saya gini). Saat Ramadan, semua orang pasti punya momen sibuk buka puasa bersama dan belanja baju Lebaran. Yee, kaaan?

Ngomong-ngomong baju Lebaran, sejak beberapa tahun lalu saya sudah malas belanja-belinji baju baru. Selain faktor usia yang tidak lagi hebring ngomongin baju baru, saya pusing ngebayangin musti desak-desakan di pusat perbelanjaan. Mana puasa. Ngeri batal enggak, sih? Palingan saya hanya cari satu baju untuk dipakai berkunjung ke rumah keluar besar, itu pun lewat online shop. 

Yogurt, Camilan Sehat saat Sahur dan Buka Puasa

*Postingan blog ini disponsori oleh Heavenly Blush. Informasi di dalamnya berdasarkan pengalaman yang saya alami. Untuk keterangan lebih lanjut, silakan membaca disclosure.

yogurt, heavenly-blush, kesehatan

Kalau diperhatikan, kebanyakan penyakit zaman sekarang berasal dari makanan dan gaya hidup. Saya pun berkaca pada orang tua yang sering mengeluh sakit ulah makanan dan kebiasaan buruk yang tidak beliau kontrol sewaktu muda dulu. Makanya, mumpung masih muda (padahal?), saya pilih-pilih banget sama makanan, termasuk camilan. Tidak hanya harus enak dilidah tetapi juga sehat untuk tubuh.

"Makanan enak sekaligus sehat kan susah dicari?" Padahal mah enggak, asal kita jeli. Mudahnya, saya membatasi gorengan pinggir jalan, camilan dengan garam yang berlebihan, dan dairy produk yang mengandung banyak gula. Salah satu camilan sehat yang enggak pakai ribet dan saya suka banget adalah yogurt.

Tiga Seri Bedak Dual Action Cake Caring By Biokos

Menurut hasil terawangan saya, secuek-cueknya wanita sama kosmetik pasti punya satu bedak yang sering dipakai sehabis mandi atau mau jalan keluar. Iya kan? Gimana enggak, sejak bayi wanita sudah dicocolin bedak cemong (istilah untuk bedak tabur bayi) supaya wangi dan halus. Bahkan teman saya masih ada yang pakai bedak cemong setiap malam, kalau enggak doi susah tidur. Hihihi. Begitu akrabnya wanita dan bedak, sampai dewasa kita terus pakai bedak sesuai umur dan kondisi kulit.

4 Cara Ajak Mantan Balikan

Saya tau pasti ada beberapa teman saya yang cekikikan di luar sana saat baca judul postingan ini. "Oh... jadi Aprie belum move on?"

Saya akui, perkara move on memang susah. Banget. Kalau gampang mah, ada kemungkinan kamu atau si dia enggak pakai hati saat menjalin hubungan. Nah, gimana kalau kamu serius atau si dia beneran sayang? Apalagi dia mantan fenomenal, apalagi putusnya baik-baik, apalagi belum ketemu sosok pengganti, apalagi, apalagi... sampai kita sadari, sebenarnya kita sedang mencari alasan belum siap kehilangan. *yah... baper, kan.*

Tutorial Makeup ke Kantor Bersama Caring By Biokos

Kira-kira ada enggak ya wanita yang kurang suka diajak ngumpul sambil ngomongin tips kecantikan dan tutorial makeup, terus bisa ketemu artis, dan pulangnya dapat hadiah pula? Kalau ada, sini tunjuk tangan! Biar saya dandanin dan kasih lipstik baru. Hahaha. Saya sendiri mah enggak bakal nolak, terlalu bersemangat malah. Seperti event kece "Beauty Without Worry" yang saya hadiri jumat lalu di Jakarta Fashion and Food Festival 20016, Mall Kelapa Gading 3.

The Legacy Giordano, When Fashion Meet Heritage

Urban fashion disandingkan dengan pernak-pernik kemewahan, tentu sudah biasa. Tapi bagaimana kalau urban fashion disandingkan dengan kebudayaan lokal yang kental? Hmm.. rasa-rasanya jarang, kalau ada paling hanya satu dua.

Bobok-Bobok Ganteng di Zenrooms Cilandak

Liburan panjang awal bulan kemarin pada ke mana, guys?

Saya tahu Jakarta sepi banget saat itu, semua orang merayakan libur panjang, saya sendiri? Enggak punya rencana selain menulis dan istirahat, sampai... seseorang ngajak saya bobok-bobok di Hotel! 

Kurang ajar banget dia berani ngajak saya bobok-bobok di hotel. Kurang ajar kok enggak jauh-jauh hari ngomongnya! Hahahaa... setidaknya kan saya bisa siapin baju renang, tongsis, sunglasses, dan pernak-pernik penambah gaya semacamnya. *mau tidur di hotel apa syuting, Sist? :))

hotel, zenrooms, cilandak
Halaman Hotel Zenrooms Cilandak nan asri

4 Produk yang Saya Gunakan saat Puasa Skincare

avene, vitacreme-b12, cleanser, sunblock, sunscreen

Yuhuuu~ saya mau lanjutin postingan sebelumnya, nih. Kalau kemarin saya curhat panjang lebar tentang Puasa Skincare, kali ini saya mau cerita produk-produk apa aja yang boleh/bahkan harus saya gunakan ketika melakukan puasa skincare.

Menurut Dokter Sarah dari ZAP Clinic, ketika puasa skincare saya harus meninggalkan semua produk skincare (toner, pelembab, night cream/krim malam, serum, essense, BB/CC/DD cream, dan sejenisnya) kecuali sabun pencuci wajah dan sunblock. Kedua produk skincare itu esensial sekali, jadi enggak boleh enggak pakai, ya! Mending enggak pakai makeup deh daripada bersihin wajahnya enggak bener dan ke mana-mana tidak pakai sunblock/sunscreen. Efeknya jangka panjang, Mak! Ngeriii~


Kenapa Kita Harus Puasa Skincare?

source: http://www.344beautybar.com

Puasa Skincare? Kalau Puasa menahan hawa nafsu di bulan Ramadhan sih setiap tahun saya lakuin. Atau puasa Senin/Kamis yang kadang-kadang saya terapin ketika pengen irit dan kelihatan kurus. Hehehe. Kedua hal itu masih terbilang gampang buat saya. Lah, kalau disuruh puasa enggak boleh pakai skincare? Mana bisa!

Sejak tiga tahun lalu saya rutin jerawatan. Dari muka mulus sampai geradakan. Dari frustasi musti gimana dan pakai obat apa untuk menghilangkan jerawat sampai cuek bebek. Saya lelah, diapain aja kok ya jerawatnya enggak hilang-hilang. Saya ada di situasi pasrah—terserah deh kapan jerawat ini mau hilang, yang penting saya terus usaha nemuin skincare yang tepat.

Tidak ada usaha yang sia-sia, bukan?

Karena masalah jerawat, saya jadi rajin perawatan dan baca berbagai referensi tentang skincare. Walau hasilnya belum begitu kentara, minimal saya dapat pengetahuan baru. Saya jadi paham tipe kulit wajah saya, cara mencuci wajah yang tepat, cara pakai sunblock, pelembab, krim malam, dan sebagainya. Sampai akhirnya saya coba perawatan dokter tapi tidak berhasil juga. Saya STOP dan kembali menggunakan produk drugstore.


Ulang Tahun dan Harapan


Banyak hal yang saya anggap penting sewaktu kecil dulu, menjadi sepele seiring bertambahnya usia saat ini. Sebut saja anting-anting di telinga, baju baru di hari raya, pandangan orang lain tentang saya, teman nonton bioskop, dan perayaan ulang tahun.

Dua minggu lalu, usia saya genap 29 tahun. Tidak seperti ketika saya masih sekolah dulu, bahkan kuliah, saya masih merasa tanggal 24 April adalah keramat. Bukan hanya saya, kalau bisa keluarga, teman dekat, dan orang yang saya kenal harus ikut merayakan. Baik dengan hadiah ataupun sebuah ucapan, "selamat ulang tahun!" Saya bisa keki sendiri jika ada teman dekat yang lupa memberi selamat.

Mukka Kosmetik, Produk Makeup dengan Fungsi dan Bentuk yang Unik

mukka, kosmetik, lokal, murah, indonesia

Warna-warni, imut, dan unik. Begitu kesan yang saya tangkap saat melihat sekotak makeup merek Mukka tiba di atas meja. Ini bukan pertama kalinya saya melihat salah satu produk Mukka, lebih tepatnya yang kedua kali.

Jadi, ceritanya... sebelum tidur saya suka iseng nonton review makeup di youtube. Hari itu saya lagi nonton review "200K Makeup Challenge" dari berbagai beauty Vlogger dan sampailah ke channel Arsya Nafisa. Dari semua produk Makeup yang dia beli untuk direview, ada satu produk dari Mukka Kosmetik yaitu: Mukka Eyeshadow Palette 7016. Menurut doi, Eyeshadow Palette yang gambarnya ada di atas ini must-have-item banget karena pigmented, bagus, dan murah.

Ternyata, selain Eyeshadow Pallete 7016 tadi, Mukka punya banyak produk kosmetik yang tidak cuma bagus tetapi unik. Seperti tiga produk yang akan saya review ini. Boleh jadi cuma Mukka yang punya keunikan produk kosmetik seperti ini?

Tips Aman dan Tetap Gaya Saat Berkendara Ala Komunitas Queenrides

aprijanti, blog, queenrides
Foto by Queenrides

Postingan ini masih dalam rangka euforia norak saya yang kegirangan profilenya masuk media lain, www.queenrides.com. Mohon maaf bukan bermaksud jumawa, saya sekadar membagi informasi kalau profil kalian juga bisa masuk di website Queenrides.com lho! Karena program profil featured adalah salah satu benefit menjadi member komunitas Queenrides.

Apa sih Queenrides?

Menyalin informasi yang saya dapat dari media sosial mereka, Queenrides adalah "Lifestyle community portal for women who ride in Safety, Style and Beauty. Our mission is to change the behaviour of Indonesian toward road safety." Berangkat dari misi tersebut, Iim Fahima CEO Queenrides rela melepas status kepegawaiannya untuk fokus mengelola komunitas yang sangat peduli terhadap awareness pengendara, khususnya wanita Indonesia ini.

Featured: Queenrides.com

Untuk pertama kalinya profil saya dimuat di media lain, www.queenrides.com

Rasanya seneng campur bingung saat Emak Sumarti Saelan, koordinator Komunitas Emak2Blogger, menghubungi saya untuk menanyakan, "apakah saya bersedia untuk diangkat profilnya di website Queenrides.com?" Saya seneng …

My Daily Nude Lipstick

nude-lipstick

Kira-kira sebulan lalu, saya nekat mau warnai rambut dengan tone terang. Saya pikir momennya tepat, awal tahun ganti suasana baru biar makin semangat. Niatnya pengen ngecat rambut warna baby pink, keren kan tuh, tapi waktu sampai salon saya malah jiper. Ngeri, jangan-jangan pas masuk kantor nanti saya langsung disodori resign letter. Hahaha.

Akhirnya, setelah pertimbangan panjang yang bikin Mbak Salon lumutan kelamaan nunggu saya bolak-balik katalog, terpilihlah warna beige dari Shiseido (tanpa bleaching). Saya kira hasilnya bakal terlalu terang, ternyata enggak, saya suka! Cocok sama tone kulit. Efek sampingnya bikin wajah jadi cerah. Tapi... ada tapinya, nih. Karena wajah saya makin cerah, bekas jerawat jadi kelihatan banget, dan lipstik-lipstik bold saya jadi terlihat terlalu menor. :(

Begitulah ceritanya kenapa sekarang saya lebih memilih lipstik warna nude—warna-warna pucat hampir mendekati warna kulit—sebagai konsumsi harian. Saat ini, saya punya lima lipstik nude yang sering saya pakai bergantian. Here they are~


Arisan Cantik Sociolla Soirée with Avène


Sejak bergabung dalam program Sociolla Blogger, saya sudah beberapa kali dapat undangan event Sociolla. Terakhir, event Sociolla Soirée with Avène di Locanda, Sudirman.

Apa yang menarik dari event ini? Saya bisa ketemu Alodita. Fotografer dan Blogger Guru yang konten blognya selalu saya kagumi. Blog Mbak Alo adalah salah satu kiblat saya belajar membuat konten blog menarik dengan foto-foto yang ciamik. Selain itu, saya jadi bisa ketemu Sociolla Blogger lainnya. Meet up dengan Beauty Enthusiasts beresiko mengalami kecanduan informai seputar skincare, makeup, dan best product! Berani baca sampai habis? :D

Buku: Rahasia Gadis, A Girl's Secret Guidebook

Alkisah di negeri Antah Berantah, tersiarlah kabar akan kemunculan suatu buku fenomenal yang dapat membuat para gadis menjadi lebih berani, percaya diri, dan semangat mengejar impiannya. Buku itu bernama Rahasia Gadis.

review, buku, rahasia-gadis

Alangkah beruntungnya saya, ternyata buku itu berada tidak jauh dari sini. Saya jadi punya kesempatan melihat satu-dua halaman sebelum ketahuan orang lain. Sssttt... ini rahasia kita aja, ya! Tolong jangan bilang siapa-siapa. Saya takut gadis lain menjadi kalap mata dan berebut ingin memiliki juga.

Tips Praktis Meningkatkan Followers Youtube dan Instagram

Postingan kali ini merupakan lanjutan postingan sebelumnya, yaitu Belajar Membuat Video Kreatif Bersama Blogger Perempuan. Di sana, saya menuliskan keinganan saya untuk bisa menjadi salah satu peserta Event: Ngobrol Cantik with OPPO dengan tema Youtube and Instagram Strategies to Grow Your Audience. Alhamdulillah, berkat postingan tersebut, saya terpilih jadi salah satu peserta. Yay! Seneng banget.

Gol saya setelah ikut event ini, pulang-pulang harus bisa bikin konten blog kreatif dengan memanfaatkan media foto dan video. Apalagi pembicaranya, Linda Kayhz dan Lulu Elhasbu, adalah dua praktisi yang sudah sukses di masing-masing media, Youtube dan Instagram. Ilmu dari mereka pasti guna betul buat pemula macam saya.

event, blogger-perempuan, networking
Suasana #NobCanOPPO sebelum acara dimulai

Walau acaranya agak molor, jujur saya enggak keberatan cipika-cipiki, selfie sana-sini, sama member lainnya. Waktu luang itu pun kami pergunakan untuk keliling tempat berlangsungnya acara, 2 Madison Home Decor and Art. Setiap sudut ruangannya sangat foto-able. Baiknya, staf membebaskan pengunjung mengambil gambar apapun di manapun. Kebayang, kan? Ada tempat lucu + bebas foto + gerombolan cewek = Jeprat-jepret tanpa lelah tau-tau Nobita udah masuk SMP. :)))

Makeup Korea dengan Sulamit Kosmetik

sulamit, cosmetics, makeup


Apa saja sih faktor-faktor yang membuat wanita membeli produk kosmetik?
Kalau saya pribadi, pertama pastilah kebutuhan, lalu merek, harga, serta kemasan.

Gimana kalau ada suatu produk yang masih asing banget namanya, Merek lokal pula. Dalam hati pasti menduga, "merek abal-abal bukan, ya?" Karena banyak ragu enggak jadi beli, deh.

Tapi, tidak adil rasanya kalau saya langsung menghakimi tanpa mencari tahu kebenarannya dulu. Apalagi saya penasaran banget sama merek baru ini setelah melihat warna lipstiknya yang lucu-lucu, produknya lengkap mulai dari bedak sampai pelembab, BB cream sampai night cream. Makeup matanya juga banyak: pensil alis, eyeliner, maskara, sampai bulu mata. Ini sih namanya niat, bukan merek abal-abal.

Selain penasaran sama warna lipstiknya, saya berani coba kosmetik baru karena produknya aman dan sudah terdaftar Badan POM. Iya, Sulamit Cosmetics aman dan sudah terdaftar Badan POM. Kalau enggak percaya lihat aja sertifikat resmi di bawah ini.

back to top