APRIJANTI

story, hobby, and beauty blog

Resolusi Tahun 2016, Banyak Membantu dan Lebih Peduli Sesama

Pernahkah kamu patah hati karena ingin sekali membantu tetapi belum mampu?
Pernahkah kamu kecewa karena merasa belum cukup berguna bagi sesama?

Saya pernah.

Suatu waktu, ketika saya masih kuliah dulu, teman baik saya menunjukkan selembar kertas kartu donor darahnya yang berisi banyak sekali daftar cap tanggal donor beserta catatan penghargaan. 10 kali mendonor, 20 kali mendonor, 30 kali mendonor. Banyak sekali! Sementara saya? Sekalipun belum pernah mendonor darah. Bukannya tidak berani mencoba tetapi, setiap kali daftar dan antri, selalu tolakan yang saya terima. "Berat badannya kurang, Dek." atau "Tensi darahnya terlalu rendah, jadi tidak bisa kami proses." Begitu jawab petugas PMI.

Sedih karena dianggap tidak mampu lantas tidak membuat saya berhenti mencoba. Ketika saya sudah lulus kuliah dan bekerja, saya mencoba daftar dan antri sebagai pendonor di acara amal tahunan kantor. Dari semua pendaftar, nyaris tidak ada yang ditolak, termasuk saya. Alhamdulillah, Akhirnya lolos juga!

Semacam titipan yang harus dikembalikan, ada kebahagiaan tersendiri ketika saya sanggup memberi sebagian dari apa yang sudah Tuhan anugerahkan. Apalah arti beberapa tetes darah yang hilang dibanding perjuangan hidup seseorang yang sedang meregang nyawa karena kekurangan darah. Memberi tidak akan mengurangi, bukan? Justru akan menambahkan dan membuat sehat si pemberi.

Perasaan bangga bisa menjadi pahlawan menutupi kekhawatiran saya akan tusukan jarum suntik. Pada mulanya proses donor berjalan lancar. Petugas PMI kala itu hanya memberi saran supaya saya banyak minum air putih karena darahnya agak kental. Padahal saya sudah yakin sehat dan fit hari itu. Lalu.... ketika proses pengambilan darah selesaiketika saya siap-siap kembali ke meja kerjabadan saya sempoyongan seperti orang mau pingsan, mata ini berkunang-kunang, dan kepala jadi begitu ringan. Saya tidak pernah merasa selemah ini bahkan ketika sakit. Orang-orang yang khawatir melihat kondisi saya, langsung datang menolong, menyuapi banyak makanan serta susu.


Produk Skin Care yang Wajib Digunakan Wanita Usia 20an

Mulai tahun 2016 nanti, saya niat banget mau bikin postingan rutin bergenre kecantikan. Awalnya sih kepalang basah karena ada beberapa artikel seputar kesehatan dan kecantikan di blog ini, akhirnya saya nekat nyebur sekalian jadi Beauty Blogger musiman. Maksudnya musiman? Nulis yang cantik-cantiknya tidak setiap saat, tapi saya jadwalkan setiap weekend minimal satu postingan. Isinya pun bukan cuma review produk, ada juga beauty battle (perbandingan dua/lebih produk sejenis), dan tips-tips cantik sesuai kemampuan dan kapasitas saya (ngeles aja ini mah, padahal enggak jago-jago amat)

Sebelum jauh-jauh ngomongin kecantikan. Saya mau sharing soal skin care harian yang biasa saya gunakan. Kenapa ngomonginnya skin care duluan? Karena selain percaya diri, kunci agar terlihat cantik adalah tekun merawat. Apalagi wajah. Produk makeup semahal apapun tidak akan berhasil menutupi kekurangan wajah karena kealpaan kita dalam merawatnya. Buat saya pribadi, lebih baik mengeluarkan biaya lebih mahal untuk membeli skin care dari pada makeup.

Skin Care, Makeup, Cleanser, Maker, Moizturaizer, SK-II

Membeli produk skin care pun ada aturannya, jangan sampai termakan godaan iklan atau ikut-ikutan teman. Sesuaikanlah dengan budget, kondisi, dan jenis kulit. Contohnya saya, kulit muka saya ini agak aneh, kelihatannya kering padahal kalau ditempeli kertas minyak bisa habis dua lembar. Jadilah saya menyimpulkan kulit muka saya ini termasuk jenis kombinasi, minyaknya numpuk di bagian pipi tapi kering di bagian dahi. Setelah tahu dan paham jenis kulit masing-masing, baru deh sesuaikan dengan jenis produk skin care yang akan dibeli.

So, produk skin care apa aja sih yang wajib digunakan wanita usia 20 tahunan secara rutin?


Pedoman Pendayagunaan TIK Bagi Perempuan oleh KPPPA, KEMKOMINFO, dan SEREMPAK

Judul postingan ini kok serius banget, ya? Padahal kegiatan Desiminasi Pendayagunaan TIK bagi Perempuan yang saya ikuti kemarin, tanggal 23 Desember di Ambhara Hotel Blok M, berjalan ramai dan asyik. Selain kami, perwakilan Blogger, yang diundang untuk menghadiri diskusi ini antara lain: perwakilan Forum Anak Nasional fan.or.id, perwakilan siswa dan guru SMA Jakarta, pelaku usaha wanita, organisasi pemerintahan seperti LIPI, Kemkominfo, dan organisasi swasta lainnya yang fokus pada isu perempuan dan anak-anak. Untuk apa sih kami semua diundang ke acara ini?

Sebelum menjawab pertanyaan di atas, saya mau nanya dulu nih ke teman-teman pembaca, khususnya wanita dan anak-anak. Selain digunakan untuk chatting dan social media, sudah seberapa maksimal teman-teman memanfaatkan fasilitas Internet? Hayo, ngaku! Kalau jawabannya, "cuma buat update status facebook aja nih, sis!" juga enggak apa, kok. Faktanya memang seperti itu.


Mbak Ary Fitria Nandini, narasumber pertama kami dari KEMKOMINFO, menyampaikan bahwa sampai akhir tahun 2014 pengguna TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) di Indonesia ada 88,1 jiwa dan akan terus berkembang ke depannya. Tujuan menggunakan fasilitas internet saat ini, jika diurutkan ke dalam 5 besar, adalah untuk: Social Media (Facebook, Twitter, Path, Instagram), Searching Info / Browsing, Instant Messaging (BBM, Whatsapp, Line), News and Articles, dan Video Streaming.

Kebiasaan Pagi yang Akan Membuatmu Jadi Awet Muda

*Ini adalah postingan berbayar. Informasi di dalamnya berdasarkan pemikiran dan pengalaman yang saya alami. Untuk keterangan lebih lanjut, silakan membaca disclosure

Wanita mana yang tidak gembira kalau mendapat pujian awet muda. Bahkan ada sebuah hasil penelitian yang menyatakan bahwa wanita lebih senang disebut awet muda daripada dipuji kecantikannya. Awet muda berarti tidak ada hal yang berubah dari wajah maupun tubuh dalam kurun waktu beberapa tahun belakangan ini.

Menjadi awet muda tidak bisa diperoleh dalam waktu semalam. Melakukan pola hidup dan kebiasaan sehat adalah alasan yang membuat seseorang bisa awet muda. Bahkan dimulai dari bangun pagi, kebiasan-kebiasaan sederhana ini akan membuatmu jadi awet muda jika dilakukan secara konsisten. Mau tahu apa saja rahasianya?

Lakukan Peregangan Saat Bangun Tidur
Jangan langsung terburu-buru mandi saat baru membuka mata di tempat tidur. Luangkan waktu beberapa menit untuk melakukan peregangan otot leher, tubuh, tangan, dan kaki. Meregangkan otot-otot di pagi hari akan membuat aliran darah menjadi lebih lancar. Wajah pun akan tampak lebih cerah dan bersemangat saat sistem peredaran darah menjadi lancar.

stretching, peregangan
 


Belajar Membuat Puisi Bersama Bapak Sapardi Djoko Damono

Menyambung postingan saya kemarin di acara Festival Pembaca Indonesia 2015. Kali ini saya ingin bercerita mengenai pengalaman saya mengikuti Workshop Kelas Puisi Pak Sapardi. Workshop ini sendiri termasuk dalam rangkaian acara Festival Pembaca Indonesia 2015.

Setelah bosan menukar buku dan mengelilingi berbagai macam stand, saya mencari suasana baru dengan naik ke lantai atas. ternyata di lantai atas hanya tersedia dua ruangan untuk workshop, tidak ada stand-stand buku seperti di lantai bawah. Ketika saya mendekati meja panitia untuk mencari tahu workshop apa yang akan berlangsung, terpampanglah banner tinggi dengan foto besar Bapak Sapardi Djoko Damono. Oh, tahulah saya jenis workshop apa yang akan berlangsung itu.

SAYA MAU IKUTAN!

Bagaimanapun caranya, saya harus ikut workshop itu. Saya ingin melihat sosok Sapardi. Saya ingin diajari langsung cara membuat puisi. Saya optimis pasti dapat kursi, walau panitia bilang, "workshop ini sudah penuh oleh peserta yang sudah mendaftar sebelumnya."

Tuhan mengabulkan doa saya, Pak Sapardi memasuki ruangan dan masih ada beberapa kursi kosong dibelakang. Tanpa persetujuan panitia, saya langsung duduk nyelonong.

Sungguh ini pengalaman menyenangkan, saya anggap sebagai sebuah rezeki, sayang sekali jika hanya saya simpan sendiri. Apa saja yang dikatakan Bapak Sapardi saat itu semoga dapat saya tuliskan dengan baik di sini.

Puisi, Goodreads, Sapardi


Event Festival Pembaca Indonesia 2015

Kalau anak gaul ngebet banget datang ke acara DWP, saya, kutu buku ngaku-ngaku ini sudah cukup bahagia bisa datang ke acara tahunan Festival Pembaca Indonesia yang digelar sama rutinnya dengan DWP. Setiap akhir tahun di bulan Desember, acara Festival Pembaca Indonesia berhasil membuat bulan Desember saya bewarna. Saya tidak peduli datang ke sana dengan teman atau sendirian, ketika sudah sampai lokasi, saya seperti menemukan taman bermain. Bukan taman dengan pepohonan sebenarnya, namun stand-stand berisi: pameran buku dari berbagai penerbit, komunitas buku fantasi, komunitas buku detektif, Komunitas Blogger Buku Indonesia KBBI, ruang bermain anak, belum lagi ada Bioskop mini yang memutar film dari adaptasi buku, dan Komunitas Penulis Books For Blind yang ikut meramaikan juga tahun ini, membuat saya adem.

Dua jam berputar-putar di tempat yang sama tidak membuat saya kelelahan. Bahkan, acara Talk Show bersama penulis dan acara puncak pembacaan Anugrah Pembaca Indonesia luput saya ikuti karena terhipnotis oleh buku-buku yang menggelepar dengan tidak sopannya di atas meja Book Swapkegiatan menukar buku ini.

Book, Swap, Literature, Goodreads, Event, Indonesia
Lihat ekspresi mereka yang sedang memilih buku untuk di-swap. :D

Hadiah Samsung Galaxy Gift Indonesia Bikin Keki Jadi Happy



"Katanya enggak mau beli handphone mahal?!" Sindir teman dekat saya Juli tahun lalu ketika dia lihat handphone baru yang saya tenteng-tenteng ternyata Samsung Galaxy S4.

Sebagai pengganti handphone lama, saya memang berkoar ke mana-mana enggak mau beli handphone mahal. Tiap ditanya mau ganti handphone apa, saya selalu jawab yang murah saja. Sebelumnya saya sudah bikin daftar semua handphone dengan budget maksimal 3 jutaan. Tinggal mengeliminasi satu persatu daftar handphone sesuai kebutuhan, saya sudah tahu handphone mana yang mesti dibeli. Tapi semua rencana saya buyar waktu adik saya bilang ada bazar Samsung murah di atrium utama Mall tempat dia bekerja, diskonnya bisa sampai satu jutaan. Wow! Atas sarannya dan beberapa teman yang saya tanya, jadilah saya ikut antri juga. Pulang-pulang sudah nenteng handphone baru, Samsung Galaxy S4 dengan potongan diskon yang lumayan, walau over budget. Sungguh rejeki yang bikin mikir.

Gimana enggak mikir? Ini handphone kan bukan cita-cita saya sejak awal. Saya musti belajar dan cari tahu lagi. Apa saja sih spesifikasinya? Kelebihannya? kekurangannya? Saya pelajari dengan detail walau tidak se-excited waktu saya memilah-milah handphone berbudget itu. Sekarang, saya bersyukur punya Samsung Galaxy S4 digenggaman, betul-betul memudahkan karena performanya bandel. Paling saya harus kebal dari sindiran yang bikin keki, "Cieee.. katanya enggak mau beli handphone mahal!"


Menjadi Cantik dan Profesional Bersama Blogger Perempuan

Blogger, Perempuan, Aprijanti.com


Cantik di sini bukan hanya soal Rupa dan Penampilan, melainkan juga Skill dan Attitude.


Begitulah kesimpulan besar yang saya dapatkan setelah mengikuti event Ngobrol Cantik bersama Blogger Perempuan Network bertema: Road To Professional Blogger - Insights from Advertiser & Social Influencer, 28 November lalu di Loop Station Jalan Mahakam.

***
Semenjak saya memutuskan untuk menjadi Blogger bahagiayang dapat menulis perihal apa saja seputar ide, hobi maupun tipssaya ingin terus bisa bersenang-senang dengan tulisan dan ngeblog. Saya ingin belajar bagaimana bisa menjadi blogger konsisten dan menghasilkan namun tetap menikmati proses menulis. Tapi, tanpa bantuan komunitas dan network, saya pikir akan sulit mewujudkan keinginan-keinginan saya itu. Saya berupaya mencari komunitas-komunitas baru yang sevisi dan sepertinya cocok dengan saya, lalu saya menemukan Blogger Perempuan secara kebetulan. Ketika mengulik websitenya bloggerperempuan.co.id lebih dalam, saya senang sekali dengan tampilan dan program-progamnya. Ibarat wanita, Blogger perempuan adalah wanita elegan yang rapi, cantik, manis, selalu optimis dan punya visi ke depan. Saat itu juga saya putuskan, saya ingin jadi bagian Blogger Perempuan. Dan tidak lama setelah saya bergabung, undangan event Ngobrol Cantik hadir. Tanpa pikir panjang saya langsung daftar, dan untungnya masih dapat seat.

Mari langsung menuju ke dalam rangkaian acara Ngobrol Cantik Blogger Perempuan, disingkat dengan hastag #NgobCanBP (sssttt... ada hadiah livetweet-nya, Handphone Lumia untuk 1 pemenang beruntung).

WAXHAUS, Pengalaman Waxing yang Fun dan Nyaman

review, waxing, waxhaus, jakarta, semanggi
Penampilan Waxhaus cabang Plaza semanggi. Cute!
Kebalikannya dari lelaki, urusan bulu-bulu di badan buat wanita bisa jadi perkara pelik. Apalagi sedang di situasi genting seperti akan menghadiri pesta, outbond atau traveling yang mengharuskan wanita tampil mulus dengan pakaian andalan mereka. Seringkali persiapan outfit saya sudah cukup oke untuk menghadiri acara formal atau pelesir pakai baju-baju "you can see", tetapi kok rasanya masih ada yang kurang, ya? Ketika dicek, ternyata saya belum/lupa waxing. Bakalan enggak PeDe nanti kalau bulu-bulu yang kurang enak dipandang di ketiak, tangan maupun kaki terekspos maksimal.

Solusi paling praktis sementara adalah dicukur atau dicabut dengan perkakas penghilang bulu yang banyak dijual di pasaran, tetapi sejak saya kenal sugar waxing beberapa tahun lalu, saya hampir tidak pernah lagi menghilangkan bulu-bulu di badan dengan cara menyukur atau menyabut. Pasalnya setiap saya menyukur bulu-bulu dengan alat cukur, mereka akan tumbuh lebih tebal dan kasar. Saya pribadi punya rambut dan bulu yang lumayan tebal, jadi ketika dicukur atau dicabut gampang sekali tumbuh kembali. Contohnya bulu ketiak saya ketika dicukur, tidak sampai dua hari sudah tumbuh lagi. Berbeda ketika di-sugar waxing, kurang lebih seminggu saya masih bisa menikmati ketiak bersih dan bebas bulu. Jadi PeDe pakai baju "you can see" atau dress tangan buntung di cuaca terik begini.


back to top