APRIJANTI

story, hobby, and beauty blog

Lezatnya Tomyam dalam Batok Kelapa Muda


Dua minggu lalu, waktu hujan baru-baru mulai turun di Jakarta, saya dan Ibu di rumah tanpa makan malam. Kami berdua kelaparan tapi sama-sama malas ke dapur. Kepikiran juga masak indomie, hujan dan semangkok mie panas kan pasangan serasi. Tapi, lalu saya kepikiran lagi, kenapa enggak delivery order, ya? Sekarang kan order makanan sudah mudah berkat menu Go-Food di aplikasi Go-Jek. Tinggal pilih-pilih restoran di radius terdekat, atau yang agak jauh sekalipun, langsung beres.

Niat awal saya mau pesan makanan yang jarak Restorannya dekat dengan Kebayoran Lama saja, karena disuguhkan banyak Restoran dengan menu yang asyik-asyik, saya malah jadi pilih-pilih. Akhirnya saya nemu juga makanan yang unik dan cukup jarang ditemui, Tomyam di dalam batok Kelapa Muda, Tomyam Kelapa Saung Ibu namanya.


Piknik di Taman Suropati


Sabtu kemarin saya dan geng piknik santai di Taman Suropati. Sebenar-benarnya piknik, kami duduk-duduk di Taman sambil mengobrol apa saja dari petang sampai tengah malam. Mulai dari Taman riuh dengan suara tawa anak kecil dan ragam komunitas sampai dengan kegaduhan sirene polisi yang menertipkan parkir liar dan pedagang kaki lima di sisi Taman. Kami juga tidak lupa membawa alas bercorak vintage, bekal makan dan kudapan yang berlimpah serta mengenakan pakaian yang cerah agar menambah keceriaan piknik.

Piknik itu asyik tetapi tidak instan. Apalah arti piknik jika kita berpikir akan mudah mendapatkan semua hal yang patut dipersiapkan sebelumnya di lokasi piknik. Untungnya saya punya teman-teman yang tahu peran masing-masing untuk menghidupi piknik santai kita ini. Berikut hal-hal yang kami persiapkan sebelum tikar digelar.


#1Bulan1Buku Semangat Pemuda Pemudi Blogger Indonesia!

Terima kasih banyak untuk partisipasi teman-teman yang sudah ikut Giveaway ini.
Pemenang pada Giveaway ini adalah Celina Faramitha Yuwono dengan postingannya:
Nantikan Giveaway-giveaway yang akan datang, yah. Salam!
---------------------------------------------------------------------------------------------------- 

Mumpung masih dalam rangka Hari Blogger Nasional kemarin lusa, saya ucapkan Selamat Hari Blogger Nasional! Terus semangat menulisnya, ya, teman-teman Blogger se-Indonesia. Postingan ini saya tujukan untuk Giveaway bulanan. Saya sadar, makin ke sini program Giveaway 1 Bulan 1 Buku, kok, semakin tidak rutin saja. Awalnya sebulan sekali, jadi longkap-longkap dua bulan sekali. Saya enggak berharap Giveaway ini pudar terkikis kemalasan. Beneran. Mungkin kedepannya program Giveaway bakal saya buat dua bulan sekali, biar agak longgar dan enggak ada kesan "terpaksa". Tetapi hadiahnya akan saya variasikan. Kalau Giveaway kemarin cuma berhadiah Buku, maka Giveaway bulan ini dan bulan berikutnya tetap berhadiah buku, tetapi plus plus (kayak panti pijat).

Tiap bulan plus-nya beda. Bulan ini hadiah bukunya adalah Maryam by Okky Madasari dengan bonus CD, plus... Travel Kit Hada Labo dan Pulsa 20 ribu rupiah! *diiringi suara tepuk tangan penonton Silet Award*

Giveaway, Blog, Buku, Gramedia, Maryam, Okky, Hada Labo,
Hadiah Giveaway bulan Oktober, Buku Maryam, Hada Labo, dan Pulsa


Loewy dan Tukang Parkir

Di suatu kesempatan, rekan kerja saya, Jo, menantang saya untuk membelanjakan semua tabungan recehnya di restoran mewah di samping kantor kami, Loewy. "Kak Aprie aku kasih semua tabungan recehku, tapi buat makan ke Loewy, ya! Ini isinya lima ratus ribu ada kali." Kemudian dia diam dan berpikir, "eh. Enggak jadi, deh. Kamu kan anaknya enggak tahu malu." Sialan. Tiap hari ada saja bahan ledekan buat saya dari manusia unik satu ini.

Lantas saya menjawab, "jadi kalau ke Loewy nenteng recehan malu, ya? Mending ngutang pakai kartu kredit ketimbang nenteng recehan, gitu? Hmmm...,"

Buat Jo, recehan di restoran mewah identik dengan tidak tahu malu. Ya, saya tidak bisa menyalahkan Jo seorang, pun banyak yang punya pemikiran seperti itu. Tidak hanya pelanggan yang malu menenteng recehan ketika belanja, pelayan toko sampai owner restoran juga beberapa malas melihat pelanggannya bayar pakai uang receh.

back to top