10 July 2014

I Want Lumia!

Semakin banyak pilihan membuatmu semakin sulit memilih.

Kata-kata di atas berlaku pada banyak hal, termasuk memilih gadget atau smartphone. Tidak seperti empat-lima tahun lalu, sebelum Andoid, iOS dan Windows Phone bersaing seperti sekarang ini, kebanyakan orang masih bergantung pada Blackberry sebagai alat hubung canggih mereka. Blackberry sebagai perangkat menjadi raja di pasar telepon selular atas keunggulannya menghadirkan konten real push email dan bbm serta paket data yang biayanya flat setiap bulan berapapun besar penggunaannya. Kemudian tiap merek perangkat selular berlomba, tidak mau kalah dalam berlari menghadirkan spesifikasi-spesifikasi yang selalu di-update untuk memenuhi selera pasar, untuk memenuhi keinginan dan imajinasi banyak orang terhadap teknologi telepon selular. Dengan terus menginovasi keunggulan-keunggulan terdahulu dan menghadirkan konten-konten yang bahkan belum terpikirkan oleh banyak orang, sekarang ini, perangkat telepon selular tidak hanya harus berkualitas tetapi juga harus punya banyak ciri khas agar tidak ditinggalkan penggunanya.

Saya sebagai pengguna telepon selular era Majapahit merasa perlu untuk meng-upgrade perangkatnya ke zaman Truk-bisa-berubah-menjadi-Robot-Alien agar tetap eksis. Tetapi... karena saking banyaknya merek dengan spesifikasi yang beragam tersebut, belum lagi sistem operasi yang tidak cuma satu, saya bingung untuk memutuskan akan mengganti handphone baru yang mana? Perangkat seperti apa yang sesuai dengan kepribadian saya? Belum juga habis euforia saya melihat handphone baru yang itu keluar, eh... sudah ada handphone baru anu lagi keluar, dengan harga yang tidak jauh berbeda.


Dalam kebigungan itu saya jadi meraba-raba banyak perangkat, saya membuat perbandingan pada banyak aspek sebelum memutuskan untuk meminang yang mana. Lalu sampailah saya pada toko handphone di salah satu Mal besar Jakarta. Saya melihat satu merek handphone yang sudah tidak asing, Nokia. Dengan jenis handphone-nya yang masih asing di telinga dan mata saya pada saat itu, Lumia. Pada merek Nokia, saya sudah tidak perlu meragukan lagi kualitas sparepart-nya. Sebelum melihat jeroan-nya, saya selalu peduli pada kemasan. Inginnya yang tangguh, bandel dan tidak mudah rusak (naluri wanita, nyari handphone kayak nyari Laki) baru kemudian spesifikasi menjadi pertimbangan. Saat itu juga mata saya langsung jatuh cinta pada warna-warni body yang aduhai, seru dan tidak terkesan murahan. Coba bandingkan saja body sexy Lumia dengan handphone ber-casing warna lainnya, pasti setuju dengan selera saya. Setelah diusut-usut ternyata produk Lumia dapat didaur ulang, sangat mendukung gerakan go green (ayo bilang Wow!). Jarang ditemukan sebuah brand memperhatikan aspek eco-friendly, selain laba.

Masih cerita saya soal pengalaman pertama kali memegang Lumia. Jari saya yang sudah terlalu nyaman dengan keypad qwerty ini, ketika diberi perangkat yang full touch screen jadinya ya ndeso. Niatnya cuma mau geser-geser kok jadinya malah kepencet, niatnya mau pencet yang kanan eh malah kepencet icon yang kiri. Kendala pergeseran dan perpencetan itu tidak saya alami di Lumia. Layar touch screen Lumia seakan-akan mengerti maunya jari-jari saya ini. Poin plus lagi buat Lumia!

Ciri khas paling unik dari Lumia sebagai Windows Phone adalah tampilan Live Tilesnya. Yaitu shortcut aplikasi kotak-kotak yang bisa kita sesuaikan ukuran serta warnanya. Live Tiles adalah perwakilan pribadi dan selera penggunanya. Saya jadi membayangkan aplikasi wajib apa saja yang akan saya buat di Live Tiles, ya? Untuk mempermudah tampilan supaya rapi, saya akan bagi baris Live Tiles menjadi 4 kategori:
  • Yang pertama, untuk pekerjaan.
Modal utama pekerjaan kantoran adalah aplikasi Ms. Office seperti: World, Excel, atau Power Point. Boleh berbangga hati sebagai pemegang smartphone Lumia, aplikasi Office-nya original dari Microsoft dengan tampilan yang sangat premium dan mudah digunakan. Sebagai blogger, hal apa saja bisa menjadi bahan tulisan maka MS Word pasti sangat berguna sebagai media penyimpan artikel dan tulisan sebelum kita memindahkannya ke postingan blog menggunakan browser paling update  internet Explorer 11. Outlook dan MS Exchange Active Sync bawaan juga membuat saya tidak perlu repot terima dan kirim email. Tidak perlu membawa Laptop ke mana-mana, pekerjaan bisa dilakukan di mana saja.
  • Hiburan
Setelah capek-capek kerja atau ada waktu senggang, hiburan paling mudah bisa kita dapat ya di handphone.  Di Lumia browsing berita online dari majalah Scoop atau Kompas bisa dibaca cuma-cuma, dan aplikasi forum terbesar Kaskus sudah available. Atau mau nge-game lucu yang bikin kita serasa punya gadget XBOX super mahal? Juga aplikasi Mix Radio dimana kita bisa memutar lagu kesukaan via streaming tanpa jeda iklan (berasa punya stasiun radio sendiri). Ditambah 18 juta lagu bisa di-download secara gratis. Modar!
  • Hobi
Karena cintanya saya pada lari (dan itu juga satu-satunya olahraga yang saya bisa, sih) aplikasi running track yang dapat mengukur jarak tempuh seperti adidas miCoach atau Endomondo Sports Tracker harus ada di Live Tiles saya! Tidak ketinggalan juga aplikasi seperti Children's books harus ditempel di Live Tiles dengan ukuran yang besar :D
  • Media Sosial
Aplikasi chatting seperti Line dan Whatsapp, serta media sosial seperti Twitter, Instagram dan juga Path yang sudah absen di Window Phone hukumnya wajib ada dan musti jadi raja aplikasi pada setiap smartphohe. Dimana kebutuhan pokok sekarang ini tidak cuma sandang, pangan, papan tetapi juga eksis!

Kelebihan Lumia selain material sparepart-nya, warna-warni yang aduhai dan touchscreen yang baik, yang sudah saya sebutkan di atas adalah kameranya. Sekilas info, handphone dengan kamera terbaik ada pada salah satu perangkat Lumia, dengan pixel 41 MP (ayo bilang Wow, lagi!). Dan yang membuat saya kaget, memotret menggunakan Lumia rasanya seperti sedang memegang kamera SLR. Detail sensitifitas cahaya di beberapa perangkat dapat diatur ISO-nya: 100, 200, 400 sampai 1600. Dari pengalaman saya dan teman yang memiliki Lumia, ketika membandingkan hasil kamera Lumia yang hanya 6 MP sanggup mengalahkan kejernihan kamera ponsel lain dengan pixel yang lebih besar ketika memotret pada malam hari. Seru, ya? Selfie jaman sekarang bisa dilakukan di tempat remang-remang. hehehe.. Oiya, saya juga bisa jadi raja jalanan sehari berkat HERE Maps si peta anti nyasar. Tanpa perlu terkoneksi internet, HERE Maps bisa memberi saya petunjuk ke manapun, ke pusat perbelanjaan, ke alamat suatu gedung, dengan lintasan tercepat di lebih dari 135 negara. What I can Only say about Lumia is..

Honestly, I want Lumia!


- Sumber gambar ada di sini: http://www.nokia.com/id-id/
- Postingan ini diikut sertakan dalam #HONESTLY GIVEAWAY Seru Bareng Lumia 1520 di Blog @RedCarra

10 comments:

  1. wih keren lumia btwmuka lo kurang jelas pri :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. ini namanya selfie malu-malu :p

      Delete
  2. Skrg ada fitur cortana di lumia loh smcam siri klo di buah yg kgigit sebelah itu... plus enaknya lumia ya hasil kamera udh gk diragukan lg carlz zeiss optic .. lu uda ngrasain sndiri kan numpang foto di lumia gw.. smg menang n dpt lumia yak.. kasian lu msh pk hp jaman Mpu Gandring masih pk sarung hahahahaha

    ReplyDelete
  3. buat gw minusnya lumia (windows) masih banyak aplikasi yg berbayar, padahal di android aplikasi tersebut free, contohnya aja kayak game yg suka gw mainin, hay day ;p
    kalo soal kamera sama sparepartnya sih gausa diraguin..

    saran gw sih pilih yg sesuai dengan hati dan budget, anda puas saya senang *loh :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, harus pake hati emang biar puas :p

      Delete
  4. samaaa, saya pengen pake Lumia...kameranya itu loooh, duuhh bikin ngiler...

    ReplyDelete
  5. Lumia memang keren ya....aku juga pingin lumia...
    selamat berlomba ya...
    keep happy blogging always...salam dari Makassar :-)

    ReplyDelete

Hai, terima kasih sudah berkenan membaca dan berkomentar di postingan blog saya ini. Salam. :)