04 February 2014

Kepada Alberthiene Endah


Mbak @AlberthieneE yang baik,

Aku lupa bagaimana sejarahnya bisa tahu kemudian jadi bagian dari salah satu followers akun twittermu. Menjadi pelupa (dan penidur) memang bakatku sejak lama. Tetapi aku selalu ingat bahwa ada satu akun yang tidak ingin aku lewatkan isi twitpic-nya, foto-foto kegiatan delapan anak yang sangat disayanginya. Iya, Mbak, Aku juga jadi ngefans sama Bruno, Karin, Elmo, Shiloh, Loco, Mochito, Rainbow, dan si pendatang baru, Max, karena linimasamu yang berisikan foto-foto mereka setiap hari.

Aku tidak mungkin bisa ngefans dengan mereka semua tanpa Mbak, beserta suami, sebagai orang tua telah menjadikan mereka bahagia. Cinta dan ketulusan yang Mbak berikan kepada merekalah yang membuat mereka nampak begitu lucu, sangat berhargaSampai sekarang aku masih membayangkan bisa memeluk Raden Loco si raksasa Alaskan Malamute nan tampan itu.

Aku sudah menjadi followers-mu lama sebelum Rainbowsi imut-imut Chow-chow yang berbulu gendut itumenjadi anak ketujuhmu. Jadi aku ingat sekali bagaimana kejadian Rainbow–si anjing lusuh bermuka sayu yang terbengkalai sosoknya di atas tanah karena ditinggal mantan pemiliknya entah ke mana. Sehingga kulit dan badannya menjadi tidak terurus, berpenyakit dan sangat kurusbergabung menjadi anggota keluargamu. Melihat fotonya kala itu, aku sangat sedih, Mbak. Kalau saja aku punya daya menjadikan Rainbow anggota keluarga seperti yang Mbak lakukan. Tindakan Mbak yang tanggap terhadap anjing yang disia-siakan mantan pemiliknya itu memberikan kami harapan bahwa masih banyak orang yang sangat "manusia" disamping orang-orang yang hanya mau enaknya saja menganggap hewan peliharaan sebagai mainan atau pelengkap isi rumah, maka jika sudah tidak terpakai bisa dibuang atau dilupakan.

Tiga bulan setelah diadopsi, Rainbow menjadi sehat dan menggemaskan, persis seperti Teddy Bear. Aku yakin hal itupun akan sama kejadiannya dengan Max, Golden yang engkau selamatkan dari kekang leher yang diikat pemiliknya sampai berbulan-bulan. Keadaan Max kala itu menurutku jauh lebih menyedihkan daripada nasib Rainbow dahulu. Lalu dengan tangan hangatmu itu, kamu lepaskan Max dari tali kekangnya, kamu jadikan dia anak paling bontot dikeluarga besarmu sekarang. Semoga Max semakin sehat dan bahagia! 

Betapa mereka pada akhirnya sangat beruntung bertemu dengan Mamahnya, seorang penulis biografi, vegetarian, penyayang binatang dan socialita yang supel dan apik. Aku doakan semoga Mbak terus sehat bersama keluarga, produktif menghasilkan buku-buku berkualitas dan selalu diberi keberkahan berlimpah.

Salam peluk untuk kedelapan anakmu,

4 comments:

  1. Hell Yeah! Hidup dog-lovers!!!! Damn, kepoin twitpict yang sama. :D

    ReplyDelete
  2. So sweet... terharu bacanya...

    ReplyDelete
  3. Semua Anjing buat saya adalah malaikat mungil berkaki 4 yang luar biasa...

    ReplyDelete

Hai, terima kasih sudah berkenan membaca dan berkomentar di postingan blog saya ini. Salam. :)