02 April 2013

#BeforeMidnight Sebut Saja Dia Sahabat

Dulu anak didik saya sering bertanya, "waktu usia sekolah, kakak paling suka berada di SD, SMP, atau SMA?" Saya mengerti pertanyaan itu timbul karena dia sangat menikmati kehidupan SMP-nya dan membandingkannya dengan kehidupan yang saya punya dulu. Pertanyaan itu juga timbul karena dia takut berpisah dari kekompakan teman-teman sekelasnya, takut tidak bisa lagi berprestasi seperti yang sudah diraihnya saat itu, dan takut kehilangan segala aktifitas yang memenuhi kehidupan bahagianya jika kelak masuk SMA. Karena itu saya mencoba menjawab pertanyaannya secara diplomatis dan berharap dia menikmati semua jenjang kehidupan sekolahnya tanpa kekhawatiran-kekhawatiran yang belum terjadi. Tapi ternyata saya tidak sediplomatis itu, dan anak saya selalu lebih pintar mencari tahu. Akhirnya saya katakan juga kepadanya bahwa saya amat menikmati kehidupan belajar waktu di SMA dulu. Jawaban itu bukan semata-mata ingin membesarkan hatinya bahwa kehidupan SMA kelak akan lebih bahagia, melainkan ternyata hal-hal yang membuat bahagia anak saya ketika dia di SMP terjadi waktu saya SMA dulu. Dia bertanya alasan kepada saya, "kenapa?"

Karena SMA adalah saat dimana saya menyukai matematika untuk pertama kalinya.

Karena SMA adalah saat dimana saya bisa berkompetisi secara menyenangkan.
(menjadi siswa yang paling rendah peringkatnya dalam satu angkatan tentu membuat stress. Lalu peringkat 10 besar atau 15 besar yang saya pertahankan sampai lulus menjadi luar biasa membanggakannya dibanding peringkat 1, 2 atau 5 pada jenjang sekolah sebelumnya)

Karena SMA adalah saat paling mengasyikan memiliki banyak teman dalam satu kesukaan.
(menemukan hobi, minat dan potensi diri rasanya seperti saya menemukan diri sendiri. Maka kalau ditanya orang mengenai cita-cita, saya akan dengan mudah menjawabnya. Terlepas dari apakah cita-cita saat itu menjadi kesampaian atau tidak saat ini)

Terakhir, hal lain lagi untuk pertama kalinya, saya memiliki seseorang yang betul-betul mengerti siapa saya. Sebut saja dia sahabat.

*Seseorang yang bukan sempurna, yang tanpa peduli apakah dia mengganggapmu begitu sepesial juga, yang penting dia tetap ada.

*Seseorang yang bisa tahan berlama-lama ada disampingmu, melakukan apa saja, membicarakan apa saja dari pagi sampai senja. Dan terus berulang keesokan harinya tanpa kenal bosan.

*Seseorang yang pertama kalinya mengejutkanmu "hei, tatap mata saya ketika berbicara!"
kemudian hal itu bukan menjadikanmu takut melainkan perasaan aman ternyata ada orang yang tanpa dijelaskan sudah memahamimu lebih dulu.

*Seseorang yang begitu sama mimpinya.

*Seseorang yang bahkan satu halpun tidak bisa kau tutupi darinya.

*Seseorang yang membuatmu ngeri membayangkan kehilangan hal-hal diatas tanpanya di kemudian hari.

Lalu  ketika sampai saat itu kalian menangis seperti kekasih ditinggal mati. Ya, kami menangis. Padahal cuma jarak yang membuat wajah kami tidak saling bersitatap, cuma jarak yang memberikan kesempatan kepada kami untuk menemukan teman baik lainnya, memberikan kesempatan kepada waktu untuk menjadikan mereka sahabat. Cuma jarak yang tidak pernah memberikan kami gelar kawan lama. Cuma jarak yang pelan-pelan menunjukkan kepada kami ada hal yang memang tidak tertahan selamanya.


Welcome home, Fany.




Kebayoran Lama, 300313

11 comments:

  1. ah jadi kangen SMA juga nih..
    mana teman-teman saya nyebar semua tuh di pulau jawa cuma akunya aja yang tinggal disini
    hohoh

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha, tapi sumatra jauh lebih indah :)

      Delete
  2. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  3. suka banget sama kata terakhirnya ! :) Cuma jarak yang tidak pernah memberikan kami gelar kawan lama. Silahkan mampir juga ka ke triasnurwana12.blogspot.com :)

    ReplyDelete
  4. jika itu adalah arti sahabat, maka istriku adalah sahabatku :D
    dia bertahan denganku berhari-hari, berjam-jam ngobrol dan bercanda :P

    ReplyDelete
    Replies
    1. wahh.. keberuntungan yang menyenangkan, selamat ya mas :D

      Delete
  5. Memang,berkumpul dengan kawan lama itu selalu menyenangkan dan dirindukan bisa sharing,bercanda bahkan sampe tertawa lepas.

    Salam kenal :)

    http://titisayuningsih.blogspot.com/ hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. salam mba, makasih kunjungannya :)

      Delete
  6. Saya juga sangat suka kehidupan SMA, mungkin karena itu suka nulis tentang anak-anak SMA ahahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. ditunggu release novelnya, Epi :p

      Delete

Hai, terima kasih sudah berkenan membaca dan berkomentar di postingan blog saya ini. Salam. :)