20 June 2012

Pengalaman Traveling ke Bali untuk Pertama Kali


Bali, 11-14 Desember 2011

Sekitar pertengahan Desember tahun lalu, finally sampai juga tamasya ke tanah Bali. Terharu? iyaaa banget! Melihat kondisi dompet yang tidak setiap saat bisa nikmati liburan kayak orang-orang, lebih-lebih ke Bali atau luar negeri, tiket pesawat pun berkat usaha hunting diskonan dari awal bulan. Kebanyakan minat orang-orang ketika ada diskon tiket pesawat murah tujuannya pasti ke luar negeri, tapi saya pribadi belum minat keluar. Rasanya ada yang kurang kalau belum eksplor Indonesia, tanah kita sendiri yang menurut orang asing lebih baik dari tanah manapun. Tinggal lempar biji jeruk numbuh pohon rambutan (ya, kali?)

Perjalanan ke Bali selama empat hari tiga malam yang saya ingat sampai sekarang, sih, banyak ngenesnya.  Mulai dari ribut cari mobil travel untuk keliling Bali sampai salah jadwal pesawat pulang, alhasil saya bersama delapan orang lainnya beli tiket pesawat pulang lagi (nangis). Tapi semua pengalaman tidak enak itu luntur sama serunya water sport di Tanjung Benoa, main  di sini jangan lama-lama, dijamin gosong, panas banget cyinn! bisa dilihat dari semua kulit guide di sana luar biasa eksotis.


Atau Tanah lot dengan laut, tebing, dan sunset-nya yang so romantic, one of recommended place.

Lalu ada patung GWK, patung Dewa Wisnu menunggangi Garuda yang baru setengah jadi. Kalau patung itu utuh akan menjadi patung yang paling besar di dunia, entah mengapa sampai sekarang belum utuh juga. Selain itu, di kawasan GWK ada pentas drama musikal tradisional yang bisa di tonton setiap dua jam sekali, gratis dan bisa foto-foto dengan artisnya

 



Lalu Uluwatu dengan penghuni nakal mereka, om monyet. Konon katanya Uluwatu dulu adalah kerajaan monyet, setelah dibuat menjadi tempat wisata kehidupan monyet menjadi terancam. Mereka melakukan aksi protes balik dengan mencuri barang-barang pengunjung yang terlihat mencolok. Pengunjung biasanya di peringatkan oleh penjaga untuk melepas jam, kacamata, perhiasan dan berhati-hati dengan kamera. Sendal saya yang berwarna ungu terang dengan manik-manik khas Bali pun dilarang pakai oleh penjaga. Jadi sepanjang jalan saya hanya konsen dengan sendal, takut di copet monyet. Tapi kalau diperhatiin mereka itu cute lho! monyetnya banyak yang gendut. by the way kalau ingin lihat tari kecak api yang fenomenal disini tempatnya, sayangnya rombongan kami melewatkan itu.


Pasir halus DreamLand juga boleh dicoba, kalau ada kesempatan masuk Dreamland lagi mungkin saya akan pilih dreamland yang berbayar, karena yang free sudah terlalu banyak orang masuk, pantai kecil itu jadi tidak worth ketika penuh.

Kalau Kuta, tidak ada yang terlalu spesial dengan pantainya, sangat disayangkan kotor dan banyak sampah. Kebetulan hotel tempat kami menginap tidak jauh dari kuta, jalan kaki sekitar lima menit. Yang saya suka di Kuta adalah 24 jam tidak ada matinya, Jalan sempit Poppies land yang ramai, Junk food favorit tempat nongkrong anak-anak muda, Diskotek norak, Bar-bar kecil yang kece, semuanya itu jadi menarik.

Dan yang terakhir yang paling spesial buat saya, Danau Beratan dengan Pura kecil cantiknya di Bedugul. Entah mengapa bagi saya disini spesial. Mungkin karena danau, teduh. Mungkin karena bukan laut yang panas. Di depan danaunya ada gunung yang merayap ditutup kabut tipis-tipis. Pura di bedugul salah satu pura yang tidak boleh di masuki wisatawan, jadi terasa khidmatnya. Disekeliling taman pura banyak bunga warni-warni dan penakaran hewan-hewan khas Bali. Entah mengapa efek photo disini jadi bagus-bagus, semua orang di kamera jadi keliatan cakep-cakep, mungkin sugesti saya atau memang tempatnya yang buat cerah mata. Letak Bedugul di puncak bali, bisa dibilang Bogornya jakarta soalnya setiap hari selalu ada hujan.


Masih banyak tempat-tempat di Bali yang jauh lebih bagus dari ini. Sanur, Ubud, Pantai Lovina, Gilimanuk, Jimbaran dan pantai lainnya yang lebih sepi dan memukau. Saya berharap lain waktu bisa mampir lagi tapi tanpa tragedi. Syukur-syukur bisa nyebrang ke Lombok. I hope so.

PS: menurut referensi, danau di Gilimanuk keren punya loh.

No comments:

Post a Comment

Hai, terima kasih sudah berkenan membaca dan berkomentar di postingan blog saya ini. Salam. :)