APRIJANTI

story, hobby, and beauty blog

Manfaat Yakult untuk Keputihan

Wanita mana yang tidak pernah mengalami prahara keputihan? Sebenernya hal ini wajar saja, keputihan ada sebagai alarm tubuh wanita karena sedang ada sesuatu yang tidak beres di dalamnya. Sudah jadi hal yang kurang ajar jika keberadaannya menggangu, membuat lembab dan berbau tidak sedap.

Wanita jaman sekarang kebanyakan tidak mau repot, alias pengen yang serba praktis termasuk soal keputihan ini. Kebanyakan dari kita pasti lebih senang pakai pantyliner atau beli sabun pencuci daerah kewanitaan untuk menghentikan keputihan sementara. Praktis? Iya. Sehat? Belum tentu.

Walau saya sangat ketergantungan dengan pembalut ketika datang haid, tetapi sebisa mungkin saya tidak menggunakan pantyliner untuk kegiatan sehari-hari. "Bahan pabrikan baik pembalut dan pantyliner jarang ada yang sehat sekarang ini." Begitu nasehat Ibu saya ketika saya mendapat haid untuk pertama kalinya. Nasehat Ibu berhasil bikin saya enggak ketergantungan sama pembalut dan pantyliner. Ketika dapat haid, saya usahakan menggantinya sesering mungkin.

Mengenai keputihan tadi, saya mau berbagi sedikit tips yang saya dapatkan dari tabib Cina beberapa bulan lalu. Saya curi dengar ketika ada salah satu klien wanitanya mengeluhkan masalah si putih itu. Singkat cerita Si tabib menyarankan pasiennya untuk membilas (baca: cebok) area genital dengan Yakult sehabis mandi. Penasaranlah saya. Apa iya bakal berhasil? Ketika muncul Si Putih itu, akhirnya saya beranikan diri untuk coba.


I'v tried, and magically it works! đŸ˜
back to top